Beranda / Fantasi / Pengendali Sistem Terkuat / 785. Kaki tangan World Government

Share

785. Kaki tangan World Government

Penulis: Rendi OP
last update Tanggal publikasi: 2024-06-08 06:57:07
Entah apa yang ada dalam benak Martis, sehingga ia berbohong dan mengatakan bahwa ia adalah suami dari wanita tersebut.

"Kau suaminya? Bagus, kalau begitu kami tidak perlu repot-repot mencarimu. Ayo teman-teman, segera tangkap dia juga!"

Sedangkan wanita yang dikepung itu sempat bingung dengan kehadiran Martis. 'Siapa dia? Kenapa dia begitu bodohnya mengaku sebagai suamiku? Apakah dia tidak tahu, kalau orang-orang ini adalah kaki tangan World Government?' tanya wanita itu dalam hati.

Keada
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Pengendali Sistem Terkuat   1027. BAYANG-BAYANG KEHANCURAN

    Pendaran cahaya perak di langit perlahan menyusut, menyisakan kehangatan matahari yang lembut di atas Hutan Bambu Emas. Di dalam gubuk kayu yang kini terasa jauh lebih hidup, Martis perlahan melepaskan pelukannya, menuntun Mia untuk duduk di atas pembaringan rumput. Martis berbalik menatap dua sahabatnya yang masih berdiri di ambang pintu. Dengan senyuman hangat yang jarang sekali terlihat di wajah sang Penguasa Api, Martis merangkul bahu raksasa Estias dan melambai pada Rafaela. "Mia, perkenalkan," ujar Martis seraya menunjuk raksasa di sampingnya. "Ini Estias, sahabat terbaikku di Ranah Atas. Dia raksasa yang sedikit konyol, tapi memiliki keteguhan hati sekeras zirah batunya. Dan di sebelahnya adalah Rafaela, keturunan Suku Cahaya Purba." Mia mendongak, menatap Estias dan Rafaela dengan binar mata penuh rasa terima kasih. Ia membungkukkan badannya dengan anggun. "Salam kenal, Estias, Rafaela... Terima kasih telah menemani dan berjuang bersama Martis selama ini." Estias yan

  • Pengendali Sistem Terkuat   1026. REUNI DI BAWAH LANGIT MERAH

    Langit merah darah yang menggantung di atas Benua Utama terus bergulung dahsyat, memancarkan gelombang tekanan yang membuat seluruh pepohonan Bambu Emas tertunduk kaku. Udara di sekeliling Martis, Estias, dan Rafaela mendadak dipenuhi oleh energi misterius yang menggetarkan fondasi ruang dan waktu. Estias pasang kuda-kuda kokoh dengan memasang badan di depan Rafaela, mata raksasanya menatap liar ke arah pusaran awan merah. "Martis! Apakah ini sisa-sisa sekte musuh?! Kenapa aromanya rasanya seperti hukum alam yang dipaksa robek?!" Martis tidak langsung menjawab. Mata Penglihat Kehampaan milik Martis berpendar terang, menembus lapisan awan merah menyala tersebut. Di saat yang sama, antarmuka Sistem di dalam benaknya berkedip-kedip cepat dengan warna biru yang tidak pernah ia lihat sebelumnya, bukan peringatan bahaya pemusnah, melainkan modul rekognisi memori tingkat tinggi. [Sistem: Menganalisis Fluktuasi Energi Dimensi...] [Hasil Analisis: Tidak Terdeteksi Aura Kehampaan Maupun

  • Pengendali Sistem Terkuat   1025. LANGIT MERAH DARAH

    Sinar matahari fajar yang hangat menembus celah-celah daun bambu keemasan, membiaskan pendaran cahaya sejuk di atas gubuk kayu tersembunyi. Di dalam gubuk, suasana terasa tegang namun penuh harap. Estias tak henti-hentinya berjalan mondar-mandir dengan langkah raksasanya yang canggung, sementara Rafaela duduk bersila seraya menyatukan kedua tangannya, memanjatkan doa tulus untuk keselamatan sang pahlawan api. "Estias, duduklah... kau membuat gubuk ini berguncang," bisik Rafaela lembut, meski matanya sendiri kerap mengarah ke pintu luar. "Bagaimana aku bisa duduk?!" balas Estias seraya menepuk dadanya panik. "Martis bertarung sendirian melawan Hantu Hitam itu! Kalau dia sampai lecet sedikit saja, aku tidak akan pernah memaafkan diriku—" BOOM! Sebuah deru angin hangat mendadak berembus dari luar, menghentikan kalimat Estias. Pendaran cahaya keemasan yang menenangkan merayap masuk melintasi celah jendela gubuk. Sesosok pria melangkah masuk dengan santai. Pakaian tempurnya yan

  • Pengendali Sistem Terkuat   1024. RAHASIA KEHAMPAAN

    Langit di atas Pusat Kota Abadi telah melampaui batas kehancurannya. Pertarungan yang berlangsung selama berjam-jam tanpa jeda itu telah meratakan seluruh bangunan benteng, menyisakan kawah raksasa yang membara oleh benturan energi emas dan hitam. Udara di sekitarnya terdistorsi hebat, memancarkan gelombang panas bercampur tekanan dingin yang membekukan darah. CLANG! BANG! BOOOM! Di angkasa, Martis melayang cepat, melayangkan serangkaian tinju berbalut Api Suci Abadi Tingkat Dewa. Namun sosok bayangan misterius itu secara lincah meleleh menjadi lautan benang hitam, menyerap sebagian daya hantam pukulan Martis sebelum menyatu kembali di sudut lain dan melancarkan tebasan balasan yang merobek bagian tepi pakaian tempur Martis. "Hahaha! Percuma, Martis!" suara ghaib sosok bayangan itu bergema garing dari segala arah. "Tubuhku adalah Kehampaan murni! Tidak ada wujud padat yang bisa kau hancurkan! Setiap serangan apimu hanya akan terserap dan menjadi bahan bakar bagi kekuatan abadi

  • Pengendali Sistem Terkuat   1023. KIBASAN PEMURNI DAN ADU KEKUATAN ANGKASA

    Langit di atas Pusat Kota Abadi tidak lagi berwarna biru, melainkan berubah menjadi lautan kegelapan pekat yang membeku. Di puncak menara tertinggi kota, formasi sihir Kehampaan Abadi berputar liar, menyedot partikel kehidupan dari tanah dan udara di sekitarnya. Di tengah-tengah alun-alun benteng utama, telah bersiaga puluhan ribu prajurit elit Sekte Bayangan Abadi. Mereka terdiri dari para algojo bertopeng, komandan zirah hitam, hingga raksasa-raksasa hasil eksperimen energi kehampaan. Senjata-senjata mereka yang beracun memancarkan pendaran ungu pekat, membentuk lautan prajurit yang tampak tak tertembus. Di atas puncak menara, melayang sosok bayangan misterius. Wajahnya yang tanpa bentuk padat tersenyum sinis saat merasakan gelombang panas yang mendekat dari angkasa. "Kau datang juga, Martis..." bisik sosok bayangan itu dengan suara ghaib yang bergema gading. "Tetapi datang seorang diri menghadapi puluhan ribu pasukanku adalah bentuk kebodohan tertinggi—" BOOOOOOOOOOMMMM!

  • Pengendali Sistem Terkuat   1022. KEPUTUSAN DI BAWAH BAYANG BAMBU

    Angin sejuk berembus lembut melintasi Hutan Bambu Emas, menggoyangkan dedaunan yang memendarkan pantulan cahaya keemasan. Di dalam gubuk kayu yang tenang, kondisi Rafaela tampak semakin membaik secara fisik. Rona di wajahnya kian segar, tetapi tatapan matanya masih kerap menyipit ketakutan setiap kali mendengar kepakan sayap burung atau derit batang bambu yang bergesek. Penyiksaan berpuluh-puluh tahun di dalam penjara bawah tanah yang gelap telah menorehkan trauma jiwa yang amat dalam pada diri wanita dari Suku Cahaya Purba tersebut. Setiap kali bayangan hitam melintas, tubuh kurusnya akan gemetar hebat, dan ia refleks berusaha meringkuk di sudut ruangan. Martis berdiri di ambang pintu gubuk, menatap lanskap Pusat Kota Abadi yang tampak samar di horizon jauh. Pendaran Mata Penglihat Kehampaan di mata keemasannya menangkap gumpalan aura kegelapan yang kian membesar di atas langit kota, sebuah tanda bahwa sosok bayangan misterius tengah menyempurnakan ritual terakhirnya setelah ke

  • Pengendali Sistem Terkuat   808. Kutukan

    Hari ini adalah hari di mana hati dan pikiran Martis dipenuhi tanda tanya. Namun, untuk saat ini Martis tidak mau terlalu pusing dengan keadaan dan situasi saat ini. Pikirnya, yang terpenting setidaknya ia dapat menghilangkan rasa rindunya pada keluarga kecil yang amat dicintainya. Setelah mereka s

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-04-02
  • Pengendali Sistem Terkuat   827. Makhluk aneh

    Si Topi Merah sangat yakin bahwa kali ini ia berhasil menghabisi Martis. Namun keyakinannya itu runtuh setelah ia melihat bahwa yang ia hantam hanyalah lantai, tanpa ada tubuh Martis di sana. "Ke mana dia...?" Si Topeng Merah melihat ke sekelilingnya guna menemukan keberadaan Martis. Akan tetapi s

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-04-02
  • Pengendali Sistem Terkuat   780. Terjerat

    Martis kemudian mendekatkan wajahnya pada Mona. Martis memperhatikan kedua bola matanya. Dan akhirnya, Martis menemukan sesuatu yang terasa janggal. "Tunggu...! Siapa namamu?" tanya Martis, ia segera menarik tangan Mona yang hendak berbalik badan kemudian pergi. Jantung Mona berdebar lebih cepat sa

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-04-01
  • Pengendali Sistem Terkuat   783. Suku Senyap

    Martis yang terus ditatap oleh Mona dengan cara tidak biasa akhirnya merasakan tatapan itu. "Ada apa, Mona? Kenapa kau menatapku seperti itu?" tanya Martis secara langsung, ia justru mendekatkan wajahnya pada Mona. Mona yang tersadar langsung terkejut. "Eh, anu, itu, aku..., tidak, tidak! Tidak ad

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-04-01
Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status