Pengkhianatan Suami & Ibu Tiri

Pengkhianatan Suami & Ibu Tiri

last updateLast Updated : 2023-06-12
By:  DELEPUOngoing
Language: Bahasa_indonesia
goodnovel18goodnovel
10
3 ratings. 3 reviews
22Chapters
4.3Kviews
Read
Add to library

Share:  

Report
Overview
Catalog
SCAN CODE TO READ ON APP

Saat hamil besar, Alea Rahardja memergoki suaminya, Carlos, berselingkuh dengan Fiona—ibu tiri yang selama ini ia hormati.  Pengkhianatan itu ternyata hanya awal dari mimpi buruk. Ayah Alea tewas, hartanya diincar, dan bayinya yang terlahir prematur diburu untuk disingkirkan. Dalam pelarian, Alea terpaksa menyerahkan putranya kepada seorang pria asing. Namun kecelakaan kereta membuat semua orang percaya bayinya telah mati. Terjebak di rumah sakit jiwa dan dipaksa kehilangan akal sehat oleh Fiona, Alea berusaha bertahan. Satu-satu alasan Alea hidup karena keyakinan bahwa bayinya selamat.  

View More

Chapter 1

Pengkhianatan Tengah Malam  

“Suamimu lebih memilihku daripada kamu, Alea. Dan sekarang, aku sedang mengandung anaknya.”

Alea terbeliak melihat dua tubuh polos yang bersenggama di atas sofa. Nampak tubuh polos Fiona, ibu Alea, sedang menunggangi tubuh polos Carlos, menantunya sendiri.

Air mata Alea menetes. Kakinya lemas. Alea kaget sekaligus shock melihat pengkhianatan yang dilakukan ibu dan suaminya.

Bab 01 — Pengkhianatan Tengah Malam

Angin malam berhembus membawa udara dingin, Alea Rahardja terjaga saat rasa dingin menyergap tubuhnya.

Alea berbalik. Merapatkan selimut. Tangannya terulur ke sisi ranjang, mencari kehangatan tubuh suaminya.

Kosong.

Alea membuka mata dengan rasa kantuk yang mendera. Bantal Carlos di sebelahnya masih rapi. Tidak ada sedikitpun jejak seseorang yang pernah tidur diatasnya.

“Carlos?” panggil Alea lirih.

Tidak ada jawaban.

Pandangan Alea jatuh pada jam digital di atas nakas. Pukul 23.15. Sudah hampir tengah malam, tetapi Carlos belum juga masuk kamar.

Akhir-akhir ini, Alea memang sering tidur lebih awal. Kehamilannya telah memasuki trimester ketiga, tetapi kondisinya justru mengkhawatirkan. Dokter mengatakan Alea mengalami solusio plasenta dan harus banyak beristirahat. Obat-obatan yang diresepkan membuatnya mudah mengantuk.

“Carlos pasti masih bekerja,” gumam Alea.

Dengan hati-hati, ia menurunkan kaki dari ranjang. Satu tangan menopang perutnya yang membuncit, sementara tangan lainnya berpegangan pada sisi kasur. Bayi dalam kandungannya bergerak kecil, membuat Alea meringis.

“Jangan nakal, Sayang. Mama cuma mau cari Papa.”

Alea berjalan keluar kamar menuju ruang kerja Carlos. Namun, lampu ruangan itu padam. Pintu sedikit terbuka, tetapi bagian dalamnya gelap dan kosong.

Kening Alea berkerut.

“Tidak di ruang kerja?”

Perasaan tidak nyaman mulai mengusik. Alea pun beranjak menuruni tangga.

Rumah besar keluarga Rahardja sunyi, tetapi saat Alea hampir mencapai lantai bawah, ia mendengar suara samar dari arah ruang keluarga.

Suara napas berat. Lalu, sebuah rintihan pelan.

“Carlos…”

Tubuh Alea membeku. Suara itu sangat dikenalnya.

Dengan langkah goyah, Alea berjalan menuju ruang keluarga. Jantungnya berdegup keras. Dunia Alea hancur melihat adegan dihadapannya.

“Carlos? Mamah? Apa yang kalian lakukan?!”

Alea terbeliak melihat dua tubuh polos yang bersenggama di atas sofa. Nampak tubuh polos Fiona, ibu Alea, sedang menunggangi tubuh polos Carlos, menantunya sendiri.

Air mata Alea menetes. Kakinya lemas. Alea kaget sekaligus shock melihat pengkhianatan yang dilakukan ibu dan suaminya.

“Biadab kalian! Kalian selingkuh di rumah ini?!”

Dua insan tanpa busana itu terperanjat.

Carlos segera mendorong Fiona, lalu menyambar jubah tidur untuk menutupi kepolosannya. Sementara Fiona dengan santainya meraih tisu, lalu mengusap cairan kental yang keluar dari selangkangannya. Tanpa rasa malu sedikitpun.

“Alea, Sayang, dengarkan aku,” Carlos berkata tergesa-gesa sambil melangkah mendekat.

“Jangan mendekat!” bentak Alea, melangkah mundur. “Kalian berdua binatang!”

Alea memalingkan wajah, barulah ia menyadari satu sosok lain yang berada di ruangan itu.

Andrean, ayah Alea, duduk di kursi roda di sudut ruangan. Wajah pria tua itu pucat. Air mata mengalir dari kedua matanya saat memandang putrinya.

“Papah…” suara Alea lemah.

Dada Alea semakin sesak. Bukan hanya karena Carlos dan Fiona mengkhianatinya, tetapi karena mereka tega melakukan semua itu di hadapan Andrean yang tak berdaya.

"BIADAB KALIAN! BINATANG!"

Alea menerjang tubuh Carlos dan memukulinya dengan membabi buta.

Tangis Alea pecah seiring pukulan yang mendarat di tubuh suaminya.

Carlos pun tidak tinggal diam, dia mencengkram tangan Alea, lalu memeluk tubuh istrinya dengan paksa.

"Tenang sayang! Aku bisa menjelaskan semuanya. Tolong jangan seperti ini!"

Carlos mencoba menenangkan, namun Alea berontak keras. Berusaha melepaskan diri.

"Lepas! Kamu sangat menjijikkan Carlos! Aku benci kamu!”

Plak!

Satu tamparan keras mendarat di pipi Alea.

Alea terpaku.

Wajahnya menoleh ke samping. Tidak peduli pada pipinya yang terasa panas. Ia menatap Fiona yang baru saja memukulnya dengan mata penuh luka.

“Hentikan kegilaanmu, Alea!” bentak Fiona. “Beraninya kamu mengganggu kenikmatanku dan memukul kekasihku!”

Mulut Alea terkatup. Kakinya melangkah mundur. Alea tidak menyangka Fiona memukul dan membentaknya.

Fiona bukan ibu kandung Alea. Dia hanya ibu tiri. Selama lima tahun, Fiona selalu bersikap baik dihadapan Alea. Karena itu Alea menghormati dan menerimanya sebagai ibu.

Andrean menikahi Fiona setelah Arumi, ibu kandung Alea, meninggal dunia. Namun tidak lama setelah pernikahan itu, Andrean mengalami kecelakaan hingga membuatnya lumpuh permanen.

“Suamimu lebih memilihku daripada kamu, Alea.” Fiona berkata tanpa rasa bersalah. “Kami saling mencintai.”

“Fiona, cukup!” Carlos membentak.

Namun Fiona malah mendekat kepada Carlos. Ia menempelkan tubuhnya pada pria itu, sengaja ingin menyakiti Alea.

“Biar istrimu tahu, Carlos.” Fiona bicara sambil tersenyum sinis, “apa yang kita lakukan setiap malam ketika dia tidur.”

Alea terdiam.

Setiap malam?

Kalimat itu terasa lebih menyakitkan daripada tamparan Fiona sebelumnya. Alea paham perbuatan mereka bukan hanya terjadi sekali. Tapi saat Alea tertidur dalam kondisi lemah, Carlos dan Fiona sudah berkali-kali mengkhianatinya.

“Kami saling mencintai!” Fiona kembali bicara. “Dan kamu tidak bisa memisahkan kami.”

Fiona tanpa malu meraup wajah Carlos, lalu mencium bibirnya dengan bringas. Carlos memberontak, tapi Fiona mengerahkan seluruh kekuatannya untuk menahan.

“BIADAB!”

Kepala Alea berputar. Pandangannya mengabur.

“ALEA!”

Carlos berhasil melepaskan diri dari Fiona. Dia melangkah panik dan segera meraih tubuh Alea begitu melihatnya terhuyung.

Alea jatuh terduduk di lantai, satu tangan memegangi perut, sementara air mata terus mengalir.

Sebelum kesadarannya hilang, Alea sempat menoleh ke arah Andrean.

Ayahnya menangis.

“Pa… pah,” bisik Alea.

Lalu, semuanya gelap.

Beberapa jam kemudian…

Prang!

Suara benda pecah membangunkan Alea. Kepalanya berat, tapi Alea langsung mengenali ruangan tempatnya berada.

Alea berada di kamar tidurnya. Bukan lagi di ruang keluarga, tempatnya memergoki Carlos dan ibu tirinya berselingkuh.

“Aku akan bercerai dari tua bangka itu, Carlos!” suara Fiona terdengar tajam. “Dan kamu juga harus menceraikan Alea!”

Alea memejamkan mata. Tubuhnya yang masih lemah kaku mendengar perkataan Fiona.

“Kamu gila, Fiona,” balas Carlos. “Aku tidak akan pernah Bercerai dari Alea. Urusan kita berakhir setelah bayi itu lahir.”

Bayi?

Jantung Alea seperti berhenti.

“Tidak!” Fiona tertawa pahit. “Aku dan bayi ini membutuhkanmu, Carlos. Kamu tidak bisa meninggalkan kami!”

Alea menahan napas. Tangis kembali mengalir di pipinya.

Fiona hamil.

Dan anak itu adalah anak Carlos.

“Sayang, kamu sudah bangun?” Carlos mendekat saat sadar Alea sudah membuka mata. “Apa ada yang sakit?”

“Jangan sentuh aku,” kata Alea dengan suara parau seraya berusaha bangkit dari posisinya.

Carlos berlutut di hadapan Alea. “Tolong dengarkan penjelasanku, Sayang. Beri aku kesempatan untuk bicara.”

“Kamu pengkhianat,” desis Alea, beringsut mundur menghindari Carlos. “Kalian menjijikkan.”

“Baguslah, akhirnya kamu bangun!”

Fiona mendekat sambil membawa sesuatu ditangannya. Tanpa peringatan, ia melempar benda itu ke hadapan Alea.

Dua garis merah terlihat jelas pada testpack yang baru saja dilempar Fiona.

“Aku hamil anak Carlos. Dokter bilang usia kandunganku sudah delapan minggu,” ujar Fiona penuh kemenangan.

Dunia Alea kembali runtuh.

Tiga tahun menikah, baru pada tahun ketiga Alea mengandung anak Carlos. Namun pada saat yang sama, perempuan yang ia panggil Mamah juga mengandung anak dari suaminya.

Alea tidak bisa membayangkan sudah berapa lama Carlos dan Fiona mengkhianatinya?

“Kamu harus menerima anak ini,” kata Fiona sambil menatap Alea dengan senyum dingin. “Bersiaplah berbagi suami denganku. Carlos akan jadi ayah dari bayi kita.”

Expand
Next Chapter
Download

Latest chapter

More Chapters

To Readers

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

reviews

Cilon Kecil
Cilon Kecil
bertukar suami di up disini juga dong thor
2024-10-01 08:50:27
0
0
NURUL LAILI MUFIDA
NURUL LAILI MUFIDA
mana kelanjutannya thor bagus loh ceritanya
2023-01-28 20:54:51
1
0
Latem Schot
Latem Schot
bertukar suami pindah sini donkk thorr...
2022-12-16 06:07:32
1
1
22 Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status