Share

203. Nama yang sama

Author: kirito
last update publish date: 2026-06-19 08:55:45

“Aku bisa melihatmu, bahkan saat aku di pukuli tadi aku bisa melihatmu …. Kenapa roh sepertimu ada disini? Apa tujuanmu?” tanya tuan muda tersebut yang tampaknya sedang dalam keadaan sekarat, tapi dia tidak terlihat takut meski dirinya sendiri dalam jalan kematian.

“Aku ingin mencari tubuh untuk ditinggali sementara waktu!” kata Xiao Chen santai menceritakan apa yang ingin dilakukan, pria itu mendengar semuanya dengan ekspresi tenang tanpa ada sedikitpun terlihat tertarik ataupun merasa tergang
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Perjalanan Menjadi Dewa Terkuat S2   206. Kedatangan keluarga Su

    Sosok Xiao Chen tiba-tiba muncul di belakang tuan muda ketiga, dia memegang pundak tuan muda ketiga dengan ekspresi tenang. Ekspresi yang selalu di lihat oleh keluarga Xiao tapi kali ini mereka merasakan ancaman kematian dari ketenangan Xiao Chen itu. Tuan muda ketiga juga tampak gemetar dan dia merasa ada yang salah dengan Xiao Chen, hanya saja dia tidak paham dari mana salahnya? Pemuda ini jelas tidak punya apapun dan bakat sangat rendah, sampah dari sampah di dalam keluarga bangsawan. Tiba-tiba menjadi kuat seperti ini, tentu membuat tuan muda ketiga sangat terkejut apalagi tubuh yang seharusnya sudah rusak dan dia sangat yakin kalau Xiao Chen tidak akan bisa bangun setelah mengalami luka begitu parah. “Kamu … apa yang ingin kamu lakukan? Aku ini … agh!” Tanpa mengatakan apapun, Xiao Chen langsung menarik tangan tuan muda ketiga, tangan itu lepas dan rasa sakit serta darah bercucuran keluar dari sana.“Aku tidak perlu kamu bicarakan, karena kamu niat untuk menghancurkan ku … maka

  • Perjalanan Menjadi Dewa Terkuat S2   205. Memberikan eksekusi

    Dia sudah membantu Xiao Chen untuk tinggal tapi dia sekarang tidak punya alasan untuk mempertahankan lagi setelah para penatua sepakat membuang sampah tidak berguna itu. Sejak awal dia mempertahankan Xiao Chen karena merasa berhutang kepada ibu Xiao Chen tapi sekarang, dia tidak punya hak untuk mencoba mempertahankan lagi. Memang benar, meskipun dia pertahankan semua akan tetap sama daripada Xiao Chen menderita dalam keluarga. Biarkan dia mati di luar sana adalah pilihan yang bagus bagi kedua belah pihak, tidak membuat malu keluarga lalu pertunangan dengan keluarga Su bisa mereka atur kembali. “Maafkan aku Adik kedua, jika kamu di posisiku pasti kamu akan mengerti!” Kata Xiao Yingli dalam hatinya setelah cukup lama memikirkan bagaimana nanti nasib Xiao Chen. Hanya saja mereka tidak tahu kalau sekarang Xiao Chen bukan lagi Xiao Chen yang mereka kenal. Dan keputusan mereka sekarang ini akan jadi pemicu bagi keluarga Xiao untuk dipermalukan dan direndahkan oleh kerajaan bintang. Di dal

  • Perjalanan Menjadi Dewa Terkuat S2   204. Di buang dari keluarga

    Jadi, ada kemungkinan kalau hal ini membentuk mental energi yang kuat dan serta kokoh sampai-sampai semua yang dirasakan tidak ada arti bagi tubuh. Ini sungguh luar biasa, Xiao Chen mencoba memanggil Cerberus dengan kekuatannya yang sekarang. Tentu ternyata dia bisa memanggil Cerberus hanya saja Cerberus tidak bisa masuk ke tempat Xiao Chen sepenuhnya. Xiao Chen meminta agar cerberus membawa Pill serta beberapa senjata yang cocok untuknya pakai di alam yang lebih tinggi. Serta karena tubuhnya masih sangat lemah dan penuh luka, dia menginginkan Pill yang dapat memulihkan luka luar maupun dalam. Serta Pill yang dapat meningkatkan kultivasinya secepat mungkin minimal ke tingkat kaisar atau lebih tinggi. “Aku ingin … sangat cepat?” Cerberus hanya pergi beberapa menit saja dan sudah kembali lagi melempar cincin ke tangan Xiao Chen. Saat melihat cincin itu, Xiao Chen sontak sedikit terkejut karena ada pesan dari gurunya agar tidak menggunakan terlalu banyak sumber daya untuk sekarang. Apa

  • Perjalanan Menjadi Dewa Terkuat S2   203. Nama yang sama

    “Aku bisa melihatmu, bahkan saat aku di pukuli tadi aku bisa melihatmu …. Kenapa roh sepertimu ada disini? Apa tujuanmu?” tanya tuan muda tersebut yang tampaknya sedang dalam keadaan sekarat, tapi dia tidak terlihat takut meski dirinya sendiri dalam jalan kematian.“Aku ingin mencari tubuh untuk ditinggali sementara waktu!” kata Xiao Chen santai menceritakan apa yang ingin dilakukan, pria itu mendengar semuanya dengan ekspresi tenang tanpa ada sedikitpun terlihat tertarik ataupun merasa terganggu. Setelah Xiao Chen selesai bicara, pria itu pun mengatakan kalau dia akan mati sebentar lagi dan jima Xiao Chen benar-benar menginginkan tubuh, maka dia boleh mengambil tubuhnya.“Kamu boleh mengambil tubuhku tapi … Apa kamu bisa mengabulkan keinginanku?” Tanya tuan muda kedua tersebut dengan ekspresi santai dan tidak terlalu berharap kepada Xiao Chen yang baru saja dia temui.“Tentu saja, aku bisa mengabulkan keinginanmu dan selama itu tidak melanggar hati dao ku maka semuanya masih bisa aku

  • Perjalanan Menjadi Dewa Terkuat S2   202. Bisa melihat aku?

    “HM? Itu …. Energi kehidupannya sudah mulai habis! Dan, kenapa dia?” Xiao Chen yang sedang mengelilingi kota mencari wadah untuk roh nya menemukan ada sebuah rumah yang cukup besar. Disana ada seorang anak laki-laki berumur tujuh belas tahun yang tampaknya terluka cukup parah, dari pandangan Xiao Chen tubuh pemuda itu jelas dipenuhi berbagai macam luka. Seperti luka cambuk, lalu tukang kakinya berubah meskipun terlihat seperti sudah menyatu tapi itu membuatnya menjadi sulit berjalan. “Siapa yang melakukan hal sekejam ini?” tanya Xiao Chen dengan ekspresi yang tidak bisa dijelaskan. Kekejaman yang dilihat oleh Xiao Chen bukan kekejaman yang bisa di pandang sebelah mata. …….“Dasar sampah! Apa yang dapat kamu berikan kepada keluarga kita? Kamu hanya beban dan juga sampah yang membuat malu nama keluarga kita. Mati saja kamu!” Teriak seorang pria muda yang sangat tidak senang dengan pria di depannya. Pria yang penuh luka dan wajah penuh darah tidak mengatakan apapun, dia hanya diam tanp

  • Perjalanan Menjadi Dewa Terkuat S2   201. Memulai pemindahan

    “Kamu melakukan sesuatu lagi bukan nak?” Di alam bawah, lantai dasar, Xiao Chen kembali dengan ekspresi puas tapi naga hitam tampak memandang Xiao Chen dengan tatapan aneh.Dia tidak tahu apakah Xiao Chen ini memang sengaja atau tidak dengan menunjukan kekuatan devouringnya. Tapi hal ini mungkin akan membuat musuh menjadi waspada, dia sedikit menegur Xiao Chen hanya saja Xiao Chen malah tersenyum dan mengatakan kalau memang itu sengaja dilakukan olehnya. Tujuan Xiao Chen melakukannya agar musuh berhati-hati dan tidak melancarkan serangan terlalu terburu-buru. Dengan begini alam dewa punya waktu untuk bersiap lalu dia juga punya cara untuk menghancurkan mereka. Alasan ini dapat diterima oleh naga hitam tapi bukankah ini juga akan membuat langit sialan itu memandang Xiao Chen? Hal seperti itu kalau langit melakukan tindakan sama seperti sebelumnya mungkin mereka tidak bisa menyelamatkan Xiao Chen. “Tenang saja, dia pasti tidak akan percaya kalau aku mati. Tubuh yang dia benci, telah ha

  • Perjalanan Menjadi Dewa Terkuat S2   44. Memaksa menyadarinya

    “Haaa… Dia mungkin akan mencari tahu sendiri nantinya!” Kata tetua agung menghela nafas tidak berdaya saat melihat ke arah Xiao Chen yang sudah menghilang dari pandangannya tersebut. Mendengar ucapan dari tetua agung, ekspresi dari kedua tetua juga ikut menghela nafas. Mereka memang bisa melihat k

  • Perjalanan Menjadi Dewa Terkuat S2   42. Dua sekte super

    Suasana menjadi lebih tegang, ini karena mereka semua sekarang melihat dua sisi sangat tenang tapi jelas bisa saja terjadi sesuatu di antara kedua sisi itu. Mereka juga kagum dengan Xiao Chen yang tampak tenang tanpa terlihat ada sedikitpun merasa cemas atau takut. Ini karena Xiao Chen berdiri send

  • Perjalanan Menjadi Dewa Terkuat S2   41. Bertemu musuh

    “Baik tetua…!” Mendengar suara tersebut, mereka langsung patuh dan mundur tanpa menghalangi Xiao Chen lagi. Xiao Chen yang melihat hal tersebut langsung tersenyum dingin kepada murid sekte kegelapan itu. Jelas kalau tetua di sekte kegelapan tidak ingin murid-murid terlalu menonjol, apalagi dengan b

  • Perjalanan Menjadi Dewa Terkuat S2   33. Berangkat ke turnamen

    “Kalian semua sudah berkumpul? Biyu, adakah yang tertinggal?” tanya tetua agung pada Mu Biyu yang telah diangkat menjadi pemimpin murid. Mu Biyu memeriksa dengan hati-hati dan mengatakan kalau semua murid yang akan ikut dalam kompetisi telah berkumpul. Tidak ada yang kurang dan mereka semua sudah a

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status