홈 / Fantasi / Perjalanan Petualang Terkuat / 35. Panggilan Darurat!

공유

35. Panggilan Darurat!

작가: Ideabadar
last update 게시일: 2025-02-24 23:15:09

Wira memberitahu kepada Anton, salah satu tentara yang belum punya skill. Dia diminta bersabar karena dua hari lagi kemungkinan akan ada kesempatan kedua bagi manusia yang belum memiliki skill. Anton sangat senang mendengar hal itu dan tidak akan menyia-nyiakan kesempatan tersebut.

”Kamu tahu dari mana Wira?” tanya Bisma penasaran.

”Dari notifikasi Petualang. Memangnya, kamu tidak dapat?” Wira balik bertanya.

”Tidak ada.”

Wira sedikit kaget, tapi dia tahu sekarang. Setiap orang memiliki notifik
이 작품을 무료로 읽으실 수 있습니다
QR 코드를 스캔하여 앱을 다운로드하세요
잠긴 챕터

최신 챕터

  • Perjalanan Petualang Terkuat   58. Deklarasi Penyerangan Balik

    Suara itu!Wira merasakan ancaman yang siap mencabik-baiknya dengan suara itu. Namun, dia juga mengingat suara itu pernah dia dengarkan saat di Asguard. Portal raksasa bergetar hebat karena kekuatan suara yang dikirimkan sang Celestial. Kekuatan sang Dewa Celestial dan perencana perombakan dunia, pasti sedang menunggu dan siap membunuh para pemberontak yang ingin bebas dari cengkeramannya.Bisma! Wira melihat Bisma memegangi kedua lututnya, dia merasakan kekuatan yang menekan hingga menembus portal. Senyuman yang dingin terlihat dari bayangan gumpalan di balik portal kea rah Aethel, siapa saja yang melihatnya mendapatkan tekanan seperti ditusuk energi jarum yang menembus seluruh tubuh.“Kekuatan yang mengerikan, apakah itu dewa yang akan kita hadapi? Kekuatannya bahkan jauh di atas kekuatan Jenderal Kastor sebelumnya.”Pangeran Harry bergumam begitu saja, dia merasakan seluruh tubuhnya gemetar dengan tekanan itu bahkan sulit digerakkan untuk beberapa detik."Makhluk Aethelgard," jawab

  • Perjalanan Petualang Terkuat   57. Pintu Dimensi Aethel

    Wira tidak perlu lagi menggunakan sistemnya atau mengandalkan penyerapan terhadap core musuh yang dibunuhnya. Kemampuannya alami dan melalui dagger Matic, dia mampu merasakan energi core bintang lima dari jenderal Kastor dan menyerapnya untuk memperkuat kekuatannya secara mandiri.Ini sangat luar biasa! Sangat berbeda ketika harus bergantung pada sistem yang diberikan dewa dan seolah harus meminta izin. Namun sekarang, dia mampu merasakan energi sekecil apapun yang ada di sekitarnya.Lembah Kabut menjadi saksi pertempuran besar antara manusia melawan para celestial. Sisa-sisa para dewa yang melihat kematian Jenderal Kastor melarikan diri dan terbang ketakutan. Celah dimensi yang terbuka dari langit sebelumnya, yang memberi karpet merah pada para dewa untuk membunuh manusia. Kini telah mulai hilang dan bekas pertempuran terlihat puing-puing yang hancur atau bebatuan yang meledak di sekitar para manusia.Matic berdenyut setelah Wira menyerap core dahsyat milik Kastor. Dagger Matic juga m

  • Perjalanan Petualang Terkuat   56. Domain Pembunuh Angin

    ”Ugh!”Cengkeraman tangan berlapir armor cahaya milik Kastor begitu kuat sehingga Wira terlihat kesulitan bernapas. Tangan Kastor itu bagaikan cepitan baja yang kuat dan mendominasi. Leher Wira terasa terbakar dan menembus hingga pembuluh darah hingga meresap ke seluruh jalur mana milik Wira.Di bawah, Bisma dan Lylia berteriak sambil terus bertempur melawan pasukan celestial.”Bagaimana manusia rendahan! Apakah kamu merasa bahwa kami memang kuat dan abadi! Memohonlah ampun dan aku akan membunuhmu dengan cepat dan tanpa rasa sakit.” Tombak petir di genggaman tangan Kastor lainnya bersiap untuk membunuh Wira dengan tanpa halangan.Namun, bukannya panik. Tiba-tiba, Wira tersenyum kecil dan sejak tadi berpura-pura kesakitan. Sepasang mata Wira menyala dan dia menatap tajam pada dua mata jenderal Kastor.Wira tidak lagi mau melihat angka stat atau status, meskipun dirinya sedang di ambang kematian. Namun, kini dia percaya bahwa semua status itu dibuat oleh mereka para dewa. Jadi, untuk men

  • Perjalanan Petualang Terkuat   55. Resonansi Empat Elemen

    Jenderal Kastor menekan dengan kekuatan celestial yang kuat, tekanan gravitasi yang menghantam Wira dan rekan-rekan lainnya membuat mereka merasakan tekanan. Di Lembah Kabut itu mereka benar-benar bertemu dengan seorang dewa yang sangat kuat. Udara di sekitar Wira seolah membeku dan berisi energi yang membekukan, energi yang membelenggu kekuatan lawan dalam radius domain gravitasi yang dibentuk Jenderal Kastor.Kastor sang Bintang Lima dari celestial tersenyum sinis, dia menganggap bahwa kekuatannya mampu menghancurkan para semut itu. Namun, Wira masih berusaha sekuat tenaga menahan kekuatan tekanan Kastor dan berdiri tegak. Wira segera memunculkan dagger Matic miliknya dan menyerap sisa-sisa hembusan angin di sekitarnya. Dia sedang mengkoordasikan elemen angin dan kekuatan asassin yang sudah dipelajarinya sejauh ini.WOSH!”Langkahi mayatku dulu, jenderal sialan!” Wira menerjang dan suaranya mendesing keras, memantul di antara bukit di lembah tersebut.Jenderal Kastor marah dan menggu

  • Perjalanan Petualang Terkuat   54. Manifestasi Bintang Lima

    Proyeksi dari wajah sang Ibu, Rania di depan Wira perlahan menguap hilang. Pesan terakhir itu benar-benar menampar kesadaran Wira. Semua hal yang selama ini tidak diketahui tiba-tiba menjadi sulaman kisah yang harus dia pahami dengan cepat. liontin tua peninggalan ibunya yang menampilkan pesan terakhir ibunya kini tersisa batu oval biru emas yang mengalirkan energi di tangan Wira. Setelah pesan dari Rania, tampat itu menjadi hening dan semua orang mencerna apa yang baru saja disampaikan Rania.Liontin itu didekap Wira, itu adalah kenang-kenangan dari Ibunya sebelum pergi melawan para celestial. Tekadnya yang semula hanya bertahan hidup, kini harus mencari cara untuk menemukan ibunya. Sejak kecil, tak ada yang memberikan kehangatan dan cinta untuknya, dia mengira kalau dia dibuang. Namun, sang Ibu mengorbankan dirinya untuk mempertahankan bumi dan bertarung sendirian mencoba menghancurkan sang penghancur, yaitu para dewa.”Jadi ... karena inilah Ibu harus meninggalkanku?” Wira mengepalk

  • Perjalanan Petualang Terkuat   53. Sinyal dari Pengawal Tua

    Nyala dari simbol rune itu adalah tiga pedang yang saling bersilangan dan memantulkan cahaya keemasan biru ke langit di atas Lembah Kabut. Simbol itu terlihat cukup jelas hingga akhirnya pudar, hilang tertiup angin. Rune itu menandai dengan berakhirnya bau busuk dari bangkai parasit yang telah dimusnahkan oleh serangan Wira sebelumnya.Wira bertanya tentang Faksi Guardian yang disebutkan pemandu Avatar, kata-kata Guardian seolah pernah didengar Wira dari seorang rekannya saat di kampus. Benar, itu adalah penjelasan dari Martha!Pertanyaan Wira membuat Avatar berbalik dan terlihat berpikir sejenak. Pria yang sudah terlihat tua dengan rambut perak itu akhirnya berdehem dan melankah maju hingga dekat dengan tebing yang berada tidak jauh dari air terjun.”Wira, ikuti aku. Ada sesuatu yang tidak bisa aku katakan padamu di langit yang terbuka. hal itu karena mata para dewa celestial itu terus mengintai apapun yang ada di seluruh bagian dunia yang terbuka.”Wosh!Pemandu Avatar tak menunggu j

  • Perjalanan Petualang Terkuat   6. Selamat, Anda Resmi Menjadi Pembunuh

    Makhluk tinggi itu datang ke arah Wira, benturan tubuh mereka terjadi dan membuat para mahasiswa lainnya ada yang menutup matanya.Slap!Brush!Wira terdorong ke belakang dan tubuh monster kurus tinggi itu menimpa Wira, suaranyanya terdengar menyayat.KUUUUKKKKK! (Sakit, sakit ....)Bruk! Kepala mo

  • Perjalanan Petualang Terkuat   5. Saatnya Menyala, Bisma!

    Klap![Status petualang; Wira][Bertahan hidup adalah tujuan anda di awal kehancuran dunia. Tingkatkan kekuatan anda dan naikkan kemampuan anda untuk mempersiapkan tahap kehancuran dunia selanjutnya]Wira membaca status jendela dengan kemampuannya sebagai Petualang. Saat itu, empat orang yang sela

  • Perjalanan Petualang Terkuat   4. Petualangan Baru Dimulai

    ”Cepat keluarkan senjatamu, Wira! hadapi monster-monster belalang itu!” Bisma memegangi lengan Wira cukup kuat.Capit-capit tiga belalang besar itu terus bergerak, terbuka dan tertutup. Suara bertemunya antar ujung capit terdengar menyeramkan dan ruangan kelas itu menjadi mencekam karena suara capi

  • Perjalanan Petualang Terkuat   3. Kemampuan Manusia Aktif

    Wira telah melakukan pelanggaran karena memilih dua kotak, tapi Wira tidak peduli dengan hal itu.[Anda memilih kemampuan, Elemental Angin dan Pembunuh]Splash!Tulisan di atas adalah tulisan terakhir yang dilihat Wira, dan matanya menjadi nanar karena gelap kembali menyelubung di depannya. Ruangan

더보기
좋은 소설을 무료로 찾아 읽어보세요
GoodNovel 앱에서 수많은 인기 소설을 무료로 즐기세요! 마음에 드는 작품을 다운로드하고, 언제 어디서나 편하게 읽을 수 있습니다
앱에서 작품을 무료로 읽어보세요
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.
DMCA.com Protection Status