Se connecterPada awalnya hidupku berjalan dengan sangat lancar. Aku memiliki teman baik, keluarga yang utuh, dan kekasih yang sangat mencintaiku. Namun, tak ku sangka semua bisa berubah dalam sekejap. Hal ini diawali dengan putusnya hubunganku dengan sang pacar. Ia harus menikah dengan orang lain. Kukira kesedihan ini akan segera berakhir. Namun, semua semakin parah sebab aku adalah saksi kasus pembunuhan seorang penulis. Pelaku pembunuhan itu sekarang berusaha untuk membunuhku. Bagaimana aku bisa hidup tenang? Siapa yang bisa menyelamatkanku sekarang? Kaukah orangnya? Ku mohon biarkan aku hidup!
Voir plusGOODNOVEL VERSION
PROLOGUE
A fine bungalow apartment located in the woods somewhere in eastern Nigeria, it was dark and the stars had crowded the sky like fire flies having a feast, the forest was dark, cold and quiet, the light from the building brightened the open space around the house, the power of the light’s brightness reduces further and further away from the house with very little light touching on the trees and bushes, crickets singing aloud in the dark.Uzor had been up for so long studying some ancient books on Celestial beings, he had spent almost 400 thousand naira for these books to arrive Nigeria but still he was not satisfied, he was a great lover of the supernatural and existence beyond earth, the sound from his laptop keys being stroke by his fingers was a little louder since it was dark and quiet, he typed in quite a hurry—he was writing a book. He constantly moved his eye balls rapidly from one book to another and then return to the laptop to punch in some words, while paying so much attention to his work, he suddenly felt a mild vibration, he stopped typing then noticed the glass of water on the table vibrating lightly, the vibration got stronger and suddenly there was a loud thud like an explosion followed by a strong shaking, he immediately panicked as he fell off the chair, the shaking and thud had suddenly shut down the lights and darkness took over.In the darkness he searched for his phone but he noticed a bright orange light coming in from the windows, he looked outside the window and saw heavy flames in the distance inside the woods“Jesus Christ… a forest fire” he quickly ran out the house, he looked in the direction of the burning and it looked like something had fallen from the sky, he got down the stairs then ran towards the fire and stopped as he immediately noticed something moving inside the flame, he was stunned, for the first time he was witnessing a meteor rock fall. His surprise and excitement suddenly became worry as he watched somebody walking out from the flames, he stood there shocked as a man who Africans would describe as a white man walked out the flames completely naked, the flames engulfed his body but didn’t hurt his skin, he saw Uzor staring at him, he began walking towards Uzor as the flames on his skin began to quench into smoke, Uzor stood there, his feet planted to the earth by fear not knowing what to do…MARIAA beautiful brown skin woman, her face well modelled and feminine with a faintly rosy lips, she had dark shiny hair like strands lustrous glass and her beauty was wild and delightful. Maria was a gentle woman, wise and composed, she was happily married to Maxwell, a successful business man, their only problem is the absence of a baby’s cry in their multi million naira mansion and it bothered MariaAUDREYShe was a 30 years old light skinned spinster, her face fair and eager, exotic cheekbones, her lips full and rounded, she had brown hair that looked like fine dust, slim waist and rounded hips with high-pitched breasts, long bright thighs. She was a little wild, selfish but confident and she had a boyfriend in his early 20s known as Chinedu; she was independently rich and styledRACHAELThis dark brown, moderately chubby beauty had this slightly full cheek and soft red lips, she had fine hips and thick shaped thighs that were brown and smooth like chocolate, she had this rich black hair and sparkling eyes. But Rachael was dying from low self esteem, she was the most peaceful of all four ladies, gentle and delicate. Married to a man who is married to her money. I personally feel she is the most beautiful of all four; her eyes and lips are a breath taker but strangely she no longer sees that but why? What happened?YVONNEAnd here is my favourite of all four, she was glorified with beauty and a darker brown than Maria, her hair jet black like a starless night, her iris light brown that made her face glow with dark brows perfectly carved by her creator, she had a much redder lower lip and a fine set of teeth, her face shaped perfectly. Her slim waist and curvy hips and butts were unhidden. Yvonne was highly extroverted, playful, she carried herself with much confidence and had the habit of pampering herself, but quite the stubborn fellow, kind of fearless, daring greatly and wealthy too. Tied the knot with an obfuscating husband. Beautiful strong woman but emotionally weak.Avery membuka pintu depan rumah itu. Ia melihat selotip dan papan tulisan ‘disita’ di sekitar pintunya. Sierra di belakang membawa senter besar untuk menerangkan penglihatan mereka. Mereka masuk dengan perlahan. Mereka berdua tidak menyangka Vanilla berada di rumah ini. Mereka langsung dihadapkan dengan ruang tamu yang kosong. Mereka berdua menelusuri ruang-ruang sekitar untuk mencari Vanilla. Mereka tidak melihat Vanilla di ruangan mana pun. Mereka berdua mengerti bahwa mereka harus mencari dimana Vanilla sedang bersembunyi. Avery dan Sierra langsung tertuju pada sebuah kamar di lantai atas. Pasti itu adalah kamar Vanilla. Mereka membuka pintu yang tidak terkunci itu. Mereka melihat banyak boneka yang sudah berdebu. Interior kamar girly juga menunjukkan bahwa ini benar Vanilla. Di sana ada sesuatu yang janggal. Terdapat sebuah kursi yang terletak di atas sebuah meja. Diatasnya terdapat lubang kotak yang bisa digapai untuk masuk. Avery dan Sie
Saat Avery bangkit dari tempat duduknya, tiba-tiba tangannya ditarik ke luar ruangan oleh Sovann. Ia sangat terkejut, mengingat obsesinya yang meluap baru-baru ini terhadap pria itu. Avery masih coba menstabilkan raut mukanya di hadapan pria itu.Secara tak terduga, Sovann mengeluarkan tempat cincin berwarna merah dari saku seragamnya. Sovann membuka kotak cincin itu, lalu ia pun menunjukkan cincin itu ke depan Avery.“Kalau seperti ini, kau tidak akan pergi lagi ‘kan?” tanya Sovann dengan nada hati-hati.Avery tak menyangka. Pria yang dulunya sering menjahilinya tersebut kini melamarnya. Namun, Avery tidak lupa alasan mengapa ia pergi ke tempat ini. Ia ingin menyelamatkan sahabatnya terlebih dahulu.Tangan Avery menutup kotak cincin itu. Perlakuan tersebut sempat membuat Sovann kaget. Avery pun menjelaskan alasan ia belum bisa menerima cincin pemberian Sovann tersebut.“Aku ingin Vanilla selamat terlebih dahulu. Jika ia dit
Kebiasaan buruk setiap malam Avery adalah diam-diam melihat aktivitas Sovann di media sosialnya. Ia ingin pria itu menyesal setelah dirinya pergi jauh. Naasnya, tampak tidak banyak pengaruh kepergiannya terhadap kehidupan Sovann.Memang sudah saatnya ia berhenti memikirkannya. Avery pun hendak memblokir kontak Sovann guna menghentikan ketergantungannya setiap malam. Ia hanya tersiksa seorang diri hanya karena merindukan pria itu.Jam masih pukul 3 pagi. Avery masih belum bisa tidur sedari tadi. Ini memang tak sengaja melakukannya setiap hari. Insomnia susah dihilangkannya sejak ia pindah. Ia terus memikirkan bagaimana kabar Sovann yang selalu hadir di pikirannya.Namun di sisi lain, Avery tidak menyesal pindah ke kota ini. Jika ia tidak keluar dari zona nyamannya, mungkin hidupnya akan seperti itu-itu saja. Ia akan menjadi orang biasa di antara teman-temannya yang pintar itu.Kecantikannya juga tertutup oleh teman-temannya yang cantik itu. Ia setidaknya m
Saat Vanilla mengambil cutter itu, akhirnya ia juga membawa sebuah laptop untuk berjaga-jaga. Ia juga ingin memilih tempat yang aman untuk bunuh diri. Ia tidak ingin ditemukan di dalam kamarnya.Vanilla pergi ke rumah keluarganya yang dulu. Setelah sekian lama, akhirnya ia pulang. Kira-kira sudah dua tahun ia meninggalkan rumah ini.Dulu, rumah ini terasa seperti istana yang menahannya untuk keluar. Rumah ini seperti penjara, namun sangat nyaman. Sangat sedih melihat terdapat tulisan papan dan selotip yang bertulis ‘disita’ di beberapa bagian rumah.Rupanya rumah ini ikut ditangguhkan untuk membayar utang perusahaan orang tuanya itu.Rumah ini belum ada yang menempati lagi. Sepertinya, rumah ini akan terbengkalai sebagai aset perusahaan yang dihutanginya itu. Vanilla pun nekat masuk ke dalam dan cukup terkejut mengetahui pintu rumah ini sama sekali tidak terkunci.Ia mendapati potongan kayu yang seperti dicongkel dengan besi. Sepertinya
Empat orang gadis menghalangi jalannya. Vanilla bahkan tidak tahu siapapun nama dari sekelompok gadis itu. Vanilla sempat mengira bahwa mereka melakukan itu secara tidak sengaja. Namun, satu gadis yang paling depan itu tetap menghalangi jalan saat Vanilla hendak ke arah lain. “Kau masih be
“Kak Reivant, bisakah kau membelikanku tas merk itu lagi? Aku sangat butuh kali ini,” ucap gadis itu sambil memainkan kerah kemeja Reivant. Pria itu di sana hanya terus minum alkoholnya. Ia seperti tidak mendengarkan gadis-gadis tersebut.“Kak Reivant, malam ini kau akan m
“Sabtu besok kau ada acara?” tanya Reivant memecah keheningan di antara mereka.“Tidak ada,” ucap Vanilla dengan jujur. Ia mulai percaya pada pria itu. Dengar-dengar kemarin Reivant juga benar mengikuti kelas tambahan. Kabar itu membuat geger satu sekolah.&ldq
Vanilla memukul-mukul kepalanya. Tak ia sangka bahwa ia sempat berpikir untuk menyetujui tawaran Reivant untuk menjadi pacarnya. Vanilla pun berusaha untuk fokus pelajaran dan melupakan apa yang terjadi bersama Reivant.Namun, rasa tidak enak menyelimuti hati Vanilla karena pria bernama Rei






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.