Short
Di Balik Tembok, Tak Ada Cahaya yang Menungguku

Di Balik Tembok, Tak Ada Cahaya yang Menungguku

작가:  Naila완결
언어: Bahasa_indonesia
goodnovel4goodnovel
22챕터
5조회수
읽기
보관함에 추가

공유:  

보고서
개요
장르
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.

Sejak kecil aku tumbuh di panti asuhan. Selama sepuluh tahun, aku hanya bisa menatap penuh iri ke arah rumah Keluarga Sebastian di balik tembok. Baru setelah ulang tahunku yang kedelapan belas, aku mengetahui kenyataan pahit bahwa Paman Angga dan Bibi Desi ternyata adalah orang tua kandungku. Mereka sudah tahu keberadaanku sejak lama. Namun, karena takut anak adopsi mereka, Chelsea Sebastian, tak bisa menerima kenyataan tentang asal-usulnya, mereka sengaja membiarkanku mendekam di panti asuhan selama delapan belas tahun penuh. Di hari pertemuan keluarga itu, Chelsea langsung memeluk mereka sambil bermanja-manja, sementara aku berdiri canggung bagai orang asing yang tak sengaja menerobos masuk. Dadaku sesak hingga terasa nyeri. Aku berbalik dan berlari keluar rumah, lalu tewas tertabrak truk yang melaju kencang. Saat membuka mata kembali, aku sudah kembali ke usia sepuluh tahun. Tepat di hari pertama Kak Brian, seorang relawan, datang mengunjungi panti asuhan. Di kehidupan sebelumnya, setiap bulan dia selalu datang membawakan makanan enak dan mainan. Dia adalah satu-satunya cahaya di masa kecilku yang kelam. Kali ini, aku tak akan lagi menunggu Keluarga Sebastian datang mengakuiku. Aku memeluk erat lengannya, menangis memohon agar dia membawaku pergi. Tatapan matanya tertuju pada pergelangan tanganku yang penuh luka. Dia terdiam cukup lama, lalu akhirnya seolah mantap dengan keputusannya, dia menggenggam tanganku. "Oke, Kakak bawa kamu pulang." Namun, makin jauh dia menuntunku, jalanan yang kami lewati justru terasa makin familiar. Hingga Chelsea langsung memeluknya dan memanggil "Kakak" dengan manis. Saat itulah aku baru sadar, Kak Brian ternyata adalah anak Keluarga Sebastian yang bekerja di luar kota. Dia tetap melindungiku. Di hari pertama kami sampai di rumah, dia bahkan memasakkan iga asam manis, makanan kesukaanku. Namun, begitu mata Chelsea memerah, dia langsung memindahkan piring itu ke kamar gadis itu. "Yasmin, Chelsea lagi kurang sehat. Kamu ngalah dulu, ya." Malam itu juga, aku melangkah keluar dari rumah Keluarga Sebastian seorang diri. Lampu di belakangku menyala sepanjang malam, tetapi aku tak sekali pun menoleh. Lagi pula, jika cahaya lampu itu tak pernah benar-benar dinyalakan untukku, maka orang-orang di balik cahaya itu dan rumah tersebut, tak ingin kupunya lagi.

더 보기

1화

Bab 1

Aku baru saja sampai di ujung gang, lenganku sudah dicengkeram erat.

Brian dan Bibi Desi.

Bibi Desi tak bertanya kenapa aku menangis. Dia langsung menyalahkanku begitu membuka mulut.

"Begitu kamu masuk, Chelsea jadi nggak nafsu makan. Kabur tengah malam begini, mau bikin tetangga ngira Chelsea nggak bisa terima kehadiran kamu?"

Brian mengerutkan kening. "Ibu, Yasmin 'kan baru sepuluh tahun ...."

"Terus Chelsea bukan adikmu?"

Dia langsung terdiam, lalu berjongkok dan mengusap wajahku.

"Yasmin, Kakak selalu tahu kalau kamu adik kandung Kakak."

"Tapi, Chelsea belum bisa nerima kenyataan ini. Kamu ngalah dulu sama dia, ya?"

Selalu tahu.

Jadi, selama ini, setiap bulan dia mengupaskan jeruk untukku dan melihat luka di tubuhku yang kian bertumpuk, dia juga sudah tahu.

Ternyata, dia sadar aku dipukuli selama sepuluh tahun, tetapi tetap saja merasa Chelsea lebih takut sakit.

Aku tetap dibawa pulang.

Paman Angga bahkan tak mendongak.

"Besok Chelsea ulang tahun kesepuluh. Para kerabat dan fotografernya sudah diundang. Kalau kamu kabur sekarang, orang luar bakal bilang Keluarga Sebastian nggak bisa terima anak panti asuhan."

"Di depan orang luar, kamu cuma anak asuh yang kami bantu. Jangan sembarangan panggil Ayah Ibu."

Brian sempat ingin membantah, tetapi akhirnya hanya berkata, "Kamu pakai kamar kecil di bawah dulu ya, ngalah sebentar. Nanti Kakak pindahkan ke kamar yang lebih besar."

Kamar itu dulunya hanya dipakai untuk menumpuk barang-barang bekas dan jendelanya persis menghadap ke tembok panti asuhan.

Selama sepuluh tahun, aku hanya bisa menatap iri ke arah sini dari balik tembok itu.

Kini aku sudah pindah ke sisi ini, tetapi tetap saja masih terhalang oleh tembok yang sama.

Keesokan harinya, saat sesi foto keluarga, sang fotografer mengira aku juga anak Keluarga Sebastian. Dia tersenyum sambil melambaikan tangan. "Dik, sini berdiri di sebelah Kakakmu!"

Brian tersenyum dan menarikku masuk ke dalam bingkai foto.

Aku menggenggam erat ujung bajunya, jantungku berdebar begitu kencang hingga rasanya ingin melompat keluar dari dada.

Ini adalah pertama kalinya aku berdiri dalam sebuah foto keluarga.

Namun, Chelsea tiba-tiba melepas mahkota ulang tahunnya. Matanya memerah.

"Kak, Yasmin 'kan adik kandung Kakak .... Posisi ini harusnya aku serahkan ke dia."

Brian menunduk menatap Chelsea, lalu perlahan mengurai satu per satu jari-jariku yang mencengkeram ujung bajunya.

"Yasmin yang baik, hari ini ulang tahun Chelsea. Kamu ngalah dulu, ya."

Aku terdorong pelan ke luar bingkai foto.

Kilatan flash menyala. Dia merangkul Chelsea, sementara Paman Angga dan Bibi Desi berdiri di kiri dan kanan. Sebuah keluarga berempat yang utuh dan sempurna.

Fotografer itu tampak kasihan melihatku. "Gimana kalau kalian foto berdua aja sama kakaknya?"

Aku buru-buru mengambil sebuah kursi.

Belum sempat kuletakkan dengan benar, Chelsea sudah memegangi dahinya dan mengeluh sakit kepala.

Brian langsung menggendongnya dan berjalan ke lantai atas, seraya menoleh dan berkata, "Yasmin, tunggu Kakak sebentar, ya."

Tak lama, terdengar suara Brian membujuk Chelsea minum obat dari lantai atas. Suaranya lembut sekali.

Aku menunggu cukup lama, lalu perlahan mendorong kursi itu kembali ke tempatnya.

"Nggak usah foto lagi."

"Aku … nggak mau foto ini."

펼치기
다음 화 보기
다운로드

최신 챕터

더보기

독자들에게

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

댓글 없음
22 챕터
좋은 소설을 무료로 찾아 읽어보세요
GoodNovel 앱에서 수많은 인기 소설을 무료로 즐기세요! 마음에 드는 작품을 다운로드하고, 언제 어디서나 편하게 읽을 수 있습니다
앱에서 작품을 무료로 읽어보세요
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.
DMCA.com Protection Status