Home / Urban / SISTEM GILA MENGUBAHKU JADI DEWA / 227. Chip telah habis...

Share

227. Chip telah habis...

Author: Al_Fazza
last update publish date: 2026-06-27 01:26:08

Seketika hawa membunuh dari Tuan Besar dan Jenderal Guan meledak secara bersamaan.

Tumpukan ratusan triliun chip kini menumpuk seperti gunung di tengah meja beludru hijau yang bersimbah darah Ariel. Kepungan tiga arah yang absolut. Triple As milik Luna, Triple Sembilan milik Jenderal Guan, dan potensi Royal Flush milik Tuan Besar.

Di hadapan kepungan maut yang secara matematis telah mengunci kemenangannya di bawah satu persen, Fang Zhe perlahan melepaskan chip yang sejak tadi ia putar di jemar
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • SISTEM GILA MENGUBAHKU JADI DEWA   344. Pengganggu datang.

    "Seribu Batu Spiritual Kelas Langit?!" Mendengar angka gila yang keluar dari mulut pedagang tua itu, mata Su Yin seketika membelalak lebar. Tanpa membuang waktu satu detik pun, jemari lentiknya langsung meluncur bagaikan kilat dan ZRAAP! "A-AWWW! Su Yin! Sakit, woy! Lepas, lepas!" meringis Fang Zhe sambil menggerak-gerakkan kepalanya, mencoba mengimbangi putiran jemari Su Yin yang memuntir telinganya 180 derajat tanpa ampun. "Sakit, katamu?! Otakmu itu dipasang di mana, hah?!" amuk Su Yin dengan wajah memerah menahan panas. Matanya mendelik tajam, bergantian menatap Fang Zhe yang meringis dan pedagang tua yang kini menyeringai culas. "Sudah kubilang bertubi-tubi kalau tempat ini penuh penipu licik! Dan kau... kau malah mendatangi lapak paling kumuh lalu memegang besi tua berkarat yang bahkan tidak pantas dipakai memotong kayu bakar!" Su Yin makin mengencangkan jewerannya. "Seribu Batu Spiritual Kelas Langit bisa dipakai untuk membeli Dua senjata Tingkat Bumi murni di Sekte! Tapi

  • SISTEM GILA MENGUBAHKU JADI DEWA   343.

    Sebelum Su Yin dan Ling Yin sempat menyahut, Fang Zhe sudah lebih dulu memutar tubuhnya dan melangkah santai menuruni tangga kapal terbang. Dengan kedua tangan melipat nyaman di belakang kepala, gaya berjalannya begitu santai seolah halaman luar Klan Bao yang dipenuhi para jenius angkuh ini tak ada bedanya dengan taman bermain di belakang rumah. "Ck, pemuda itu benar-benar tidak bisa diam sekejap saja!" omel Su Yin sembari menghentakkan kakinya kesal. Meski begitu, ia dan Ling Yin tetap melangkah cepat menyusul di belakang Fang Zhe demi memastikan pria itu tidak berulah. Begitu menyatu dengan lautan kultivator di jalan raya utama yang terbuat dari susunan ubin giok putih, mata Fang Zhe berbinar-binar. Ini adalah kali pertama ia benar-benar menginjakan kaki di pusat keramaian Alam Immortal setelah sebelumnya hanya menghabiskan waktu di lingkungan Sekte Lembah Perawan yang relatif terisolasi. "Gila... benar-benar gila," gumam Fang Zhe saat pandangannya melintasi berbagai lapak pedaga

  • SISTEM GILA MENGUBAHKU JADI DEWA   342. Tiba di klan Bao.

    Pertemuan di geladak kapal terbang itu pun berakhir dengan canggung sekaligus hening. Di bawah instruksi tegas Sang Ketua Sekte, Tetua Aula Hukuman langsung mengaktifkan formasi pendorong kapal hingga kapasitas maksimum. Cahaya pembatas bergetar hebat, membelah lautan awan dengan kecepatan kilat, meninggalkan wilayah rawan tersebut jauh di belakang sebelum Pemimpin Utama Perampok Sayap Hitam menyadari pembantaian yang telah terjadi. *** Satu Bulan Kemudian.... Satu bulan berlalu tanpa adanya hambatan yang berarti. Sepanjang perjalanan, tidak ada lagi perampok atau musuh yang berani mendekati kapal terbang Sekte Lembah Perawan. Atmosfer di atas kapal yang tadinya tegang perlahan melunak, meski pertengkaran-pertengkaran kecil antara Fang Zhe dan Su Yin masih sering menjadi hiburan tersendiri bagi Ling Yin dan para tetua. Hingga pada suatu pagi yang cerah, hamparan awan tebal di depan mereka perlahan menyibak, menampilkan pemandangan luar biasa yang membuat siapa pun menahan napas.

  • SISTEM GILA MENGUBAHKU JADI DEWA   341. Melanjutkan perjalanan ke klan Bao.

    Aura dingin yang berhembus dari Pedang Es Jiwa Salju Abadi mendadak memuncak hingga ke titik ekstrem. Udara di sekeliling Ketua Sekte Lembah Perawan tampak membeku bagaikan cermin kristal, sebelum akhirnya ia mengayunkan pedang Tingkat Kaisar itu dalam satu gerakan memutar yang sangat anggun dan leluasa. SRRRRRSHHH—! Bukan sekadar tebasan biasa, melainkan ribuan bayangan pedang es berbentuk kelopak bunga teratai raksasa yang mekar di tengah lautan awan. Cahaya keemasan dan keunguan saling melilit, membelah angkasa dengan kecepatan yang melampaui batas penglihatan mata telanjang. "TIIIDAAAKK—!" Pemimpin Perampok dan sisa-sisa anak buahnya bahkan tidak sempat melarikan diri atau memohon ampun. Saat gelombang tebasan teratai es itu melintasi tubuh mereka, suara jeritan mereka langsung terputus seketika. Dalam hitungan detik, tubuh belasan perampok hebat itu terpotong-potong menjadi kristal es halus sebelum akhirnya hancur lebur menjadi debu bercahaya yang sirna disapu angin malam. T

  • SISTEM GILA MENGUBAHKU JADI DEWA   340. Ketua sekte lembah perawan bertindak!

    Lautan awan di sekeliling kapal terbang mendadak terbelah secara paksa. Udara dingin yang sanggup membekukan sumsum tulang berhembus kencang saat bayangan telapak tangan es raksasa seukuran gunung itu turun menekan dari langit tertinggi! "Gila! Formasi! Bertahan bersama-sama!" teriak Pemimpin Perampok dengan mata melotot panik. Rasa percaya dirinya hancur berkeping-keping dalam sekejap. Belasan perampok Ranah Petarung Langit Bintang Lima menggelorakan seluruh Qi merah darah mereka. Benang-benang Qi berwarna merah pekat berpusar cepat, membentuk perisai darah raksasa berbentuk tengkorak di udara untuk menahan serangan dari atas. Namun, di hadapan kekuatan mutlak seorang Petarung Raja yang berada dalam kondisi puncaknya, usaha mereka tak lebih dari sarang laba-laba yang mencoba menahan laju batu gunung! BOOOMMM—! Benturan dahsyat mengguncang langit. Perisai tengkorak darah itu hanya mampu bertahan kurang dari satu detik sebelum retakan es biru menyebar di sekujur jalurnya. KRAAAGG

  • SISTEM GILA MENGUBAHKU JADI DEWA   339. Kemarahan ketua sekte Lembah Perawan.

    "Ranah Petarung Raja?!" Seruan tertahan lolos dari beberapa mulut perampok di barisan belakang. Pengepakan Sayap Qi merah darah milik mereka sempat tidak stabil selama sekejap akibat kibasan tekanan spiritual yang mendadak meledak dari tubuh Ketua Sekte Lembah Perawan. Udara di sekeliling kapal mendadak berat, memaksa beberapa perampok beransur mundur beberapa meter untuk menahan tumpuan kaki mereka di udara. Seorang ketua sekte dari sekte papan atas bukanlah praktisi sembarangan. Aura emas yang melingkupi Ketua Sekte berkobar bagaikan matahari fajar, menekan habis aura hitam busuk yang dibawakan oleh kelompok bertopeng tengkorak tersebut. Namun, kejutan itu hanya berlangsung beberapa detik. Pemimpin Perampok dengan luka parut di wajahnya tertawa terkekeh-kekeh. Matanya yang merah menyipit, menatap Ketua Sekte tanpa ada rasa gentar sedikit pun. Alih-alih takut, kilat ketamakan di matanya justru semakin membara. "Hahaha! Luar biasa! Ternyata Ketua Sekte Lembah Perawan sendiri yang

  • SISTEM GILA MENGUBAHKU JADI DEWA   4. Menjadi pengawal Erina hari pertama.

    Hening beberapa detik memenuhi kabin mobil yang bergerak halus itu. Fang Zhe juga tidak langsung menjawab.Di luar jendela, gedung-gedung kota Shange mulai menjulang tinggi. Dunia yang beberapa jam lalu terasa begitu kejam, kini seperti membuka celah kecil untuknya.“Kalau aku menolak?” tanyanya te

  • SISTEM GILA MENGUBAHKU JADI DEWA   3. Erina.

    DIIIIIING!Panel transparan berwarna biru muda muncul di hadapan Fang Zhe, hanya bisa dilihat olehnya. Di bawahnya, dua pilihan menyala terang.1. Bela Diri Dasar (Basic Combat Mastery).Meningkatkan refleks, kekuatan pukulan, teknik dasar pertarungan tangan kosong. Cocok untuk konfrontasi langsung

  • SISTEM GILA MENGUBAHKU JADI DEWA   2.Misi pertama dari system.

    Fang Zhe terdiam sesaat.Tatapan warga desa itu hanya singgah sebentar sebelum berlalu, meninggalkannya berdiri sendiri di pinggir jalan aspal yang sunyi. Angin pagi bertiup dingin, menyapu pakaian compang-campingnya yang masih berbau darah kering dan tanah lembap.Desa Mati. Nama itu terasa tidak

  • SISTEM GILA MENGUBAHKU JADI DEWA   1. Lahirnya dendam Fang Zhe.

    “Ayolah, bibi cantik. Jangan berpura-pura suci. Bukankah kau juga ingin hidup lebih baik?”Suara laki-laki muda terdengar sombong dan sedikit mabuk. Yang langsung membuat jantung Fang Zhe bergetar cepat.Ia mengenali suara itu. Zhao Ming Yao, tuan muda ketiga keluarga Zhao, pemuda itu terkenal arog

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status