ログインBegitu pintu batu tebal gua rahasia berdentum menutup rapat, ketiganya melangkah menyusuri lorong batu dingin menuju area kediaman utama Lembah Perawan. Suasana di sepanjang jalan diliputi keheningan yang canggung, sebelum akhirnya Tetua Hukuman berpamitan lebih dulu untuk mengurus kekosongan tugas sekte, meninggalkan Fang Zhe dan Su Yin yang berjalan berdua. Sampai di depan pintu bangunan kayu berukir indah yang merupakan kediaman Su Yin, langkah gadis itu mendadak terhenti. Ia berbalik cepat, menyilangkan kedua tangan di dada dengan raut wajah yang kembali mengeras, walau kemerahan tipis di pipinya masih belum sepenuhnya pudar. "Dengar ya, Fang Zhe!" tegas Su Yin, menunjuk dada pemuda itu dengan ujung telunjuknya. "Meski Guru secara resmi menyetujui keberadaanmu dan mengonfirmasi janji perjodohan itu... jangan harap kau bisa bertindak seenaknya di sini!" Fang Zhe menyeringai santai, menaikkan satu alisnya. "Lho, bukannya calon suami istri itu harus makin dekat biar makin akrab
"[ 1... ]" "TIDAAAK! GUE KAGAK MAU PERGI! GUE MAU MENGABDI DI SINI!" teriak Fang Zhe histeris, suaranya menggelegar memantul di sepanjang koridor gua rahasia. Dengan gerakan dramatis secepat kilat, Fang Zhe menarik kembali kakinya yang hampir menyentuh ambang pintu luar, lalu berbalik seratus delapan puluh derajat dan berlutut dengan satu kaki di hadapan Pemimpin Sekte. "Nyonya Ketua yang terhormat! Setelah memikirkannya matang-matang dalam tempo satu detik tadi, hati nurani gue bergejolak hebat! Bagaimana mungkin gue meninggalkan sekte yang begitu indah, murni, dan penuh kehangatan ini?! Sungguh dosa besar!" seru Fang Zhe seraya menepuk dadanya penuh drama. "Gue, Fang Zhe, dengan seluruh jiwa dan raga, menetapkan hati untuk mengabdi penuh pada Sekte Lembah Perawan! Tolong jadikan gue bagian dari sekte ini! Apakah Anda memperkenankan aku bergabung dengan sekte anda?" DIIIING! Tepat di hitungan terakhir, angka merah darah di jendela antarmuka transparan itu mendadak membeku, lal
Sepasang mata kristal Pemimpin Sekte terbelalak lebar, memancarkan keterkejutan yang jauh lebih dahsyat daripada saat Fang Zhe berhasil menganalisis racunnya. Tubuh anggunnya membeku, menatap pemuda di atas altar es itu dengan tatapan tak percaya. Pasalnya ia tersadar anomali yang terjadi saat ini... Sebagai seorang pimpinan tertinggi yang telah memimpin sekte besar selama puluhan tahun, ia telah menyaksikan ribuan jenius berbakat dari seluruh penjuru daratan timur. Namun, pemandangan di depannya benar-benar meruntuhkan seluruh logika dunia kultivasi yang ia ketahui! 'Bagaimana... bagaimana mungkin?!' batin sang Pemimpin Sekte menjerit campur aduk. Lompatan dari Ranah Penyatuan Qi dan Jiwa langsung melompati sisa bintang dan menerobos garis batas besar menuju Ranah Petarung Bumi bukanlah sesuatu yang bisa dicapai hanya dalam hitungan menit! Umumnya, seorang kultivator membutuhkan waktu bertahun-tahun, meditasi yang rumit, bantuan puluhan pil obat langka, serta perlindungan ketat h
*** Namun didalam ruangan.... Proses penyembuhan yang berlangsung di dalam ruangan rahasia terasa bagaikan siksaan tak berpenghujung bagi Fang Zhe. Selama dua jam penuh, ia harus terus mempertahankan fokus tingkat tinggi di tengah gempuran desahan lembut dan erangan pasrah dari wanita tercantik di Lembah Perawan yang berada hanya sejengkal di depannya. BZZZZZZT! Arus Energi Yin Es yang diserap Fang Zhe dari tubuh Pemimpin Sekte mengalir deras masuk melalui jalur meridian di tangannya, berputar hebat sebelum akhirnya mengendap di dalam Dantian milik Fang Zhe. Secara luar biasa, energi es murni tingkat tinggi tersebut tidak merusak tubuhnya. Sebaliknya, teknik kultivasi unik Fang Zhe bekerja secara ajaib, menyelaraskan dan mengasimilasi Energi Yin Es itu ke dalam fondasi kultivasinya sendiri! 'Luar biasa... Elemen Es di dalam tubuh gue meningkat drastis! Terasa lebih kuat dari sebelumnya!' batin Fang Zhe terperanjat gembira. Ia bisa merasakan fondasi Inti Es di dalam tubuhnya sema
Terperanjat oleh teguran bernada ancaman itu, Fang Zhe langsung tersentak kaget dan dengan cepat memalingkan wajahnya seraya berdeham keras. "Ehem! K-kagak ada! Gue cuma lagi... memetakan letak titik meridian lo secara akurat!" kilat Fang Zhe bersilat lidah, berusaha sekuat tenaga menguasai diri agar tidak kembali dihantam hingga tembus ke dinding batu. Sebelum sang Pemimpin Sekte sempat meluapkan kejengkelannya lebih jauh, raut wajah Fang Zhe berubah drastis menjadi sangat serius. Sikap main-mainnya sirna dalam sekejap. BZZZZT! Fang Zhe merentangkan tangan kanannya ke depan. Energi Qi berharga bertipe murni di dalam tubuhnya mendadak bergolak hebat dan mengalir deras menuju ujung-ujung jarinya. Dalam hitungan detik, pendar cahaya keemasan bercampur perak berkilau menyilaukan di udara. Secara menakjubkan, energi Qi murni tersebut memadat dan memadat, mengkristal hingga membentuk tujuh buah jarum energi yang sangat tipis dan tajam! Wuuuuush! Wuuuuush! Jarum-jarum itu melayang d
Namun, jawaban yang ia terima bukanlah permohonan maaf, melainkan hawa membunuh yang mendadak melonjak hingga ke titik puncak. Ruangan rahasia yang tadinya terasa intim seketika berubah menjadi neraka es yang mencekam. Sang Pemimpin Sekte berdiri tegak di tengah altar, jubah sutranya berkibar diterpa angin es buatan yang meletup dari tubuhnya. Binar kekaguman dan secercah harapan di mata kristalnya kini sirnah sepenuhnya, berganti menjadi kemarahan membara yang bercampur dengan rasa jijik yang sangat mendalam. Tekanan auranya memancar begitu dahsyat, membuat formasi pelindung di dinding bergetar hebat. "Lancang!" bentak Pemimpin Sekte, suaranya menggelegar penuh aura kepemimpinan yang sanggup menggetarkan jiwa. "Empat puluh tahun aku memimpin Sekte Lembah Perawan dengan menjaga kesucian dan martabat tempat ini! Dan kau... seorang pria asing, dengan beraninya mengucapkan kata-kata tak senonoh dan menyuruhku menanggalkan pakaian?!" Setiap kata yang keluar dari bibirnya bagaikan bela
Hening beberapa detik memenuhi kabin mobil yang bergerak halus itu. Fang Zhe juga tidak langsung menjawab.Di luar jendela, gedung-gedung kota Shange mulai menjulang tinggi. Dunia yang beberapa jam lalu terasa begitu kejam, kini seperti membuka celah kecil untuknya.“Kalau aku menolak?” tanyanya te
DIIIIIING!Panel transparan berwarna biru muda muncul di hadapan Fang Zhe, hanya bisa dilihat olehnya. Di bawahnya, dua pilihan menyala terang.1. Bela Diri Dasar (Basic Combat Mastery).Meningkatkan refleks, kekuatan pukulan, teknik dasar pertarungan tangan kosong. Cocok untuk konfrontasi langsung
Fang Zhe terdiam sesaat.Tatapan warga desa itu hanya singgah sebentar sebelum berlalu, meninggalkannya berdiri sendiri di pinggir jalan aspal yang sunyi. Angin pagi bertiup dingin, menyapu pakaian compang-campingnya yang masih berbau darah kering dan tanah lembap.Desa Mati. Nama itu terasa tidak
KLIIIIK!Suara notifikasi itu seperti petir yang menyambar jantung Fang Zhe.Ia membeku. Lalu perlahan menunduk menatap panel sistem.*Status Host: Fang ZhePekerjaan: Pengawal Pribadi CEOPoin Sistem: 0Kharisma: Tingkat 1 — Aura Ketampanan Tuan Muda Kota Shange.*“Apa?”Wajahnya seketika kaku.







