تسجيل الدخولPada hari kami mendaftarkan pernikahan, Celine Raharja berkata bahwa suami dan istri pisah kamar selama lebih dari seminggu, secara otomatis akan dianggap bercerai. Oleh karena itu, setiap kali kami bertengkar, begitu dia mengambil bantal dan pindah ke kamar tamu, aku selalu langsung merendahkan diri dan meminta maaf. Kalimat itu dia gunakan untuk mengendalikanku selama tiga tahun penuh. Di hari ulang tahunku yang ke-28, dia kembali melewatkan janji makan malam denganku karena seorang anak magang. Setelah pulang ke rumah, aku tidak menyambut kotak berisi kancing manset berlian yang dia sodorkan kepadaku. Dia mengernyit sambil menatapku cukup lama sebelum akhirnya berkata dengan dingin, "Apa di matamu ulang tahun yang bisa dirayakan setiap tahun lebih penting daripada nyawa manusia?" "Setelah mengantar Elio ke rumah sakit, aku sudah berusaha pulang secepat mungkin. Tapi kau masih saja membuat masalah!" "Julian, rasa cemburumu benar-benar membuatku takut!" Setelah mengatakan itu, dia berbalik dan berjalan menuju kamar tamu. Hanya saja ... kali ini aku tidak lagi mengejarnya.
عرض المزيدMenyadari nada suaraku yang penuh ketidaksabaran, mata Celine memerah, sementara wajahnya dipenuhi kepedihan."Sayang, aku mengakui kalau aku nggak menjaga batasan saat berhubungan dengan Elio. Maaf, aku benar-benar salah.""Tapi aku bersumpah, dari awal sampai sekarang, satu-satunya orang yang ada di hatiku cuma kau. Tolong percayalah padaku."Sejujurnya, ini pertama kalinya aku melihat Celine serendah ini.Namun, semuanya sudah terlambat.Sejak dia kembali melewatkan ulang tahunku demi Elio, hubungan kami sebenarnya telah benar-benar berakhir.Melihat wajahnya yang pucat, aku tetap mempersilakannya masuk dan menuangkan segelas air hangat untuknya.Menatap gelas berisi air hangat di depannya, Celine langsung menatapku dengan penuh harap.Dia mengira hatiku mulai luluh.Namun, tanpa belas kasihan aku menghancurkan harapannya."Jangan salah paham. Aku cuma khawatir kalau kau pingsan di depan rumahku, orang tuamu nanti datang lagi mencariku.""Kau juga tahu sendiri betapa menyebalkannya
Setiap kali, rencana itu selalu gagal terwujud karena berbagai macam alasan.Namun, ketika Elio dengan santainya berkata ingin pergi ke Kota Buona untuk melakukan perjalanan dinas ....Pada bulan berikutnya, Celine benar-benar menerima proyek di Kota Buona, lalu membawanya terbang ke sana.Celine sudah berkali-kali mengatakan bahwa dirinya dan Elio tidak pernah melakukan sesuatu yang mengkhianatiku.Aku percaya.Namun, hatinya memang telah berpaling. Itu juga fakta yang tidak terbantahkan.Bahkan, perselingkuhan hati justru lebih sulit dimaafkan daripada perselingkuhan fisik.Untungnya, aku masih sempat menyadari semuanya.Berdiri di tepi pantai yang telah berkali-kali kubayangkan, aku menarik napas panjang.Ini adalah aroma laut, sekaligus aroma kebebasan.Setelah mengirim pesan kepada seorang teman untuk memberi tahu bahwa aku baik-baik saja, telepon darinya langsung masuk."Senang berada di pantai?"Tanpa berpikir panjang, aku menjawab, "Senangnya luar biasa."Di seberang telepon se
"Julian."Nada suara Celine terdengar datar, tanpa emosi."Kita perlu bicara."Aku mengernyit pelan."Kalau soal perceraian, kau bisa bicarakan dengan pengacaraku. Kalau soal yang lain, kurasa sudah nggak ada lagi yang perlu kita bicarakan."Setelah mengatakan itu, aku tidak lagi memandangnya dan langsung melangkah pergi.Namun, Celine segera meraih pergelangan tanganku."Julian, berhentilah bersikap seperti ini."Sampai detik ini pun, dia masih menganggap aku hanya sedang merajuk.Aku menoleh sambil tersenyum tipis."Celine, kita sudah bersama selama tujuh tahun dan menikah selama tiga tahun. Tapi ternyata kau benar-benar nggak memahamiku.""Aku bukan sepertimu, yang sedikit-sedikit mengucapkan kata cerai."Celine membuka mulut, tetapi pada akhirnya hanya berkata, "Sayang, kita sudah pisah kamar selama setengah bulan. Bagaimana kalau kita baikan saja?""Aku tahu kau keberatan dengan Elio. Aku sudah memecatnya. Sekarang kau puas, 'kan?"Aku terkekeh pelan."Aku nggak punya alasan buat
Meskipun aku sudah menghapus semua orang yang berhubungan dengan Celine dari daftar kontakku, foto dirinya yang menghadiri jamuan bersama Elio tetap dikirim seseorang ke ponselku.[Julian, kami semua tahu betapa besar cintamu pada Celine. Apa kau benar-benar rela menyerahkannya pada pria lain?][Jangan terus keras kepala. Kalau nggak, kau benar-benar bakal menyesal.]Tanpa ekspresi, aku menghapus foto dan pesan itu.Aku mencintai Celine selama delapan tahun penuh, tetapi pada akhirnya hubungan kami berakhir seperti ini.Apa aku rela?Tentu saja, masih ada sedikit rasa tidak rela.Saat melihat Celine dan Elio berdiri berdampingan dengan lengan saling bertaut, dadaku masih terasa sedikit sesak.Namun, sedikit rasa tidak rela dan nyeri itu sama sekali tidak cukup untuk menggoyahkan tekadku bercerai.Waktu adalah obat terbaik yang mampu menyembuhkan segalanya.Aku percaya, jika diberi sedikit waktu lagi, aku pasti benar-benar bisa melepaskan Celine.Namun, jika aku terus membiarkan diriku












Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.