共有

Titisan Setan

作者: Nona Senja
last update 公開日: 2026-06-27 18:16:25

Setelah menyelesaikan mandinya, Alesha keluar hanya dengan handuk yang melilit di tubuhnya. Dia kesal sendiri karena handuk yang diberikan oleh Alvino terlalu kecil, hingga panjangnya saja hanya sampai di paha atasnya. Betapa terkejutnya Alesha ketika baru saja membuka pintu, Alvino sudah berdiri bersedekap dada di depannya.

"Kenapa sih Om suka banget ngagetin orang, hah!?" protes Alesha sambil memegangi ujung handuknya yang hampir saja melorot jika tidak ditahan.

"Lho, memangnya aku mengagetka
この本を無料で読み続ける
コードをスキャンしてアプリをダウンロード
ロックされたチャプター

最新チャプター

  • Suami, Ayo Bercerai!    Titisan Setan

    Setelah menyelesaikan mandinya, Alesha keluar hanya dengan handuk yang melilit di tubuhnya. Dia kesal sendiri karena handuk yang diberikan oleh Alvino terlalu kecil, hingga panjangnya saja hanya sampai di paha atasnya. Betapa terkejutnya Alesha ketika baru saja membuka pintu, Alvino sudah berdiri bersedekap dada di depannya."Kenapa sih Om suka banget ngagetin orang, hah!?" protes Alesha sambil memegangi ujung handuknya yang hampir saja melorot jika tidak ditahan."Lho, memangnya aku mengagetkanmu? Aku hanya berdiri sambil menunggumu di sini. Aku bahkan tidak bersuara untuk mengagetkanmu, Ale. Kamu saja yang terlalu lebay!" Mata Alesha membola tidak terima dikatakan lebay oleh Alvino. Setelah membenarkan posisi handuknya, Alesha sekuat tenaga memukul kepala Alvino kemudian berlari meninggalkannya. "Rasain!""Ale! Ini masih pagi, kamu sudah membuatku emosi saja!" 'Dasar Devil Wife!' batin Alvino kemudian masuk ke dalam kamar mandi. Dia ingin segera mandi dan segera pulang ke rumah b

  • Suami, Ayo Bercerai!    Bagaimana Kalau Kita Melakukannya Lagi

    Mata Alesha mengerjap-ngerjap perlahan, maniknya menelisik ke langit-langit kamar, kejadian semalam membuat seluruh tubuhnya terasa panas. Dia tidak menyangka kalau Alvino akan melakukannya dengan sangat gila. Alesha menutup wajahnya yang terasa panas dengan kedua tangannya menahan malu. 'Astaga, aku sudah tidak gadis lagi!' teriak Alesha membatin.Tepat ketika Alesha ingin berbalik menghadap kanan, kedua bola matanya menangkap makhluk yang sudah mengambil ke-gadisannya malam tadi. Bukannya segera mengalihkan tatapannya, tapi Alesha malah mengunci tatapannya tepat di wajah Alvino, dia menelusuri seluruh inci di wajah Alvino tanpa tersisa sedikit pun. Alesha akui kalau Alvino memang pria yang sangat tampan, tapi mengingat kejadian semalam lagi-lagi membuat Alesha ingin membabi-buta Alvino."Kenapa? Aku tampan?" tanya Alvino yang sebenarnya sudah terbangun sejak tadi."Apaan sih, Om!" Alesha membantah ucapan Alvino. Alesha merasa begitu malu karena tercinduk tengah memperhatikan Alvin

  • Suami, Ayo Bercerai!    Malam Pertama

    "Ahh ... akhirnya acaranya selesai juga. Sumpah, kakiku pegel banget seharian berdiri, Om!" ujar Alesha seraya menghempaskan tubuhnya ke atas tempat tidur empuknya. Hari ini Alesha seperti merasakan sedang melakukan pentas seni di depan banyak orang, tapi dia pun tersadar kalau ternyata itu bukanlah pentas seni, melainkan pernikahannya dengan Alvino. "Itu aja dirasain. Lemah.""Sewot banget sih, Om. Nggak bisa ya sekali aja biarin orang bahagia?""Nggak bisa.""Mati aja deh, sana!" balas Alesha yang sudah duduk seraya menatap tajam ke arah Alvino.Alvino memilih untuk tidak membalas perkataan Alesha. Dia berjalan ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya yang sudah lengket karena seharian berdiri dengan senyum yang dia paksakan terbit. Pikiran Alvino seketika melayang-layang ke Queenna, sang kekasih. Alvino benar-benar masih mencintainya, dia juga belum ingin ditinggalkan oleh Quenna yang selama ini selalu ada untuknya; selalu mengerti dirinya, selalu tahu semua kebutuhan hidupnya.

  • Suami, Ayo Bercerai!    Wedding Day

    Alesha duduk di depan cermin seraya wajahnya dipermak oleh sang make over terkenal, tentu saja make over itu pilihan dari Ghiska yang menginginkan acara pernikahan puteranya perfect. Bukan hanya acaranya saja, tapi penampilan sang mempelai juga harus ikut perfect, dia tidak ingin ada satu hal pun yang tidak sempurna di acara besarnya Alvino.Sekitar tiga puluh menitan duduk diam saja dan mengikuti intruksi dari Gita---Make over---yang mempermak wajahnya se-sempurna mungkin, akhirnya sudah berada di tahap finishing dengan mengoleskan lipstik di bibir tipis Alesha. "Nah, sempurna. Coba kamu lihat diri kamu di pantulan cermin itu, Alesha. Maaf kalau kamu kurang suka hasil make up, Mbak."Alesha yang memang jarang sekali memakai make up tebal pun merasa takjub dengan kecantikan dirinya di dalam pantulan cermin. Dia sampai tidak percaya kalau yang di depan sana adalah dirinya. Mulut Alesha terbuka takjub, matanya pun 'tak berhenti memandangi dirinya sendiri."Ini bener-bener Ale ya, Mbak?

  • Suami, Ayo Bercerai!    Peringatan

    Setelah kejadian di ruang tamu, berakhirlah Alesha dan Alvino berada di kamar milik Alvino berdua. Alesha yang baru memasuki kamar bernuansa abu itu pun terus saja merasa takjub dengan semua isi rumah milik keluarga Malik."Ayo, masuk, ngapain bengong coba? Mau cosplay jadi patung, hah!?" Alvino menegur Alesha yang masih saja berdiri di ambang pintu seraya maniknya menelusuri semua isi kamar Alvino."Biasa aja dong, Om, nggak usah ngegas gitu!" Alesha berjalan menghampiri Alvino tentu saja dengan membawa barang-barang bawaannya. Alesha meletakkan barang-barangnya di meja dengan begitu keras hingga menimbulkan bunyi yang tidak mengeenakkan, membuat sang pemilik kamar menatap tajam ke arahnya."Setahun saja kamu di rumah ini, bisa-bisa semua barang-barang kamu hancurin dengan tangan kasar kamu itu. Heran juga aku sama kamu, kamu ini cewek tapi kenapa kasar banget, sih? Bisa nggak sih lembut sedikit, Alesha Shaqia?"Alesha membalas tatapan tajam dari Alvino dengan tatapan menantang sert

  • Suami, Ayo Bercerai!    Musuh Baru

    Sesampainya di dalam, Alvino mengajak Alesha ke ruang tamu yang ukurannya sangatlah luas, mungkin luasnya setengah rumah Alesha. Alesha menatap sekeliling dengan mata takjub. Berbagi guci mahal terpajang di setiap sudut ruangan dengan rapi. "Kak, Vi---" Asheeqa Mazaya Malik---Adik Alvino---terdiam di tempat setelah melihat kehadiran Alesha di sana. Raut wajahnya berubah tidak suka ketika beradu tatap dengan Alesha."Jadi bener Kakak akan menikah dengan gadis ini? Astaga, kenapa selera mama sama papa se-rendah ini sih, Kak?" tanya Asheeqa berdecih tidak suka. Asheeqa benar-benar merasa tidak suka melihat Alesha yang akan menjadi bagian dari keluarga Malik."Mana Kakak tahu, toh Kakak cuma ikutin kemauan mereka doang, padahal mah Kakak aja nggak mau nikah sama modelan gadis kayak, Alesha," balas Alvino menyetujui ucapan Asheeqa, sang adik.Alesha merasa dipojokan oleh kakak-beradik di hadapannya saat ini. Alesha merasa mendapat musuh baru. Alesha benar-benar tidak mengerti kenapa Ashee

  • Suami, Ayo Bercerai!    Be Better

    Sudah dua hari sejak hari dimana Alesha memutuskan untuk menerima pernikahan paksa dengan anak tuan Malik yang bernama Alvino. Dalam dua hari, Alesha sudah menyiapkan mental serta hatinya. "Ale, hari ini tuan Malik bersama dengan istrinya juga Alvino akan datang ke sini untuk melamar kamu secara

  • Suami, Ayo Bercerai!    Gaun Pernikahan

    Tanpa sadar, mereka mulai dekat meski dengan perdebatan-perdebatan kecil. Alesha merasa cukup nyaman dengan keberadaan Alvino meski Alvino menyebalkannya sangat tidak ketulungan. Mobil silver Alvino terparkir rapi dengan mobil-mobil yang lain. Alesha turun lebih dulu setelah mobil Alvino terparkir

  • Suami, Ayo Bercerai!    Kenapa Bukan Orang Lain Saja?

    "Bunda, Ayah, cukup!" tegur Kenandra Athariz---Kakak Alesha---seraya berjalan menghampiri dua orang yang tengah asik memarahi adik kesayangannya. "Kenan," ucap mereka serempak dan tentu saja terkejut. "Kalian apa-apaan, sih? Kenapa kalian bisa-bisanya menuduh Ale akan menjual dirinya hanya demi

  • Suami, Ayo Bercerai!    Candaan Semesta

    Ayah, Bunda, Alesha nggak mau nikah diusia Alesha yang masih sangat muda ini, terlebih dengan seseorang yang nggak pernah Alesha temui sama sekali!" tolak Alesha dengan bersimpuh di hadapan kedua orang tuanya disertai deraian air mata yang terus mengaliri pipi berisinya tanpa henti. Kedua orang t

続きを読む
無料で面白い小説を探して読んでみましょう
GoodNovel アプリで人気小説に無料で!お好きな本をダウンロードして、いつでもどこでも読みましょう!
アプリで無料で本を読む
コードをスキャンしてアプリで読む
DMCA.com Protection Status