Home / Romansa / TEMAN TIDUR CEO / PERBURUAN BERDARAH

Share

PERBURUAN BERDARAH

Author: Catatan Ayra
last update Last Updated: 2025-08-30 21:18:11

Malam terasa begitu panjang, jalanan sepi hanya diterangi lampu jalan yang berderet samar. Suara mesin mobil hitam itu menjadi satu-satunya pengiring perjalanan. Grace duduk di kursi belakang bersama Lucas, sementara Alex mengemudi dengan wajah tegang.

“Gudang tua di pinggiran kota! sudah berapa kali kau bertemu orang ini, Alex?” tanya Lucas, matanya menatap lurus ke luar jendela.

“Dua kali,” jawab Alex singkat lalu berlata lagi. “Dia selalu muncul kalau ada uang. Dan dia tidak suka ditunggu lama.”

Grace menggenggam erat tangannya sendiri, mencoba menahan rasa cemas. “Kalau dia hanya peduli uang… apa yang membuatmu yakin dia tidak akan menjual kita ke pihak lawan, kepada pihak Karina?”

Alex melirik sekilas lewat kaca spion. “Tidak ada yang bisa menjamin itu. Justru itu sebabnya aku bilang nyawa kita taruhannya.”

Lucas tersenyum tipis, wajahnya tetap tenang. “Kalau dia berniat berkhianat, maka dia akan tahu, bahwa aku tidak akan memberinya kesempatan kedua utnuk mengacaukan keluarga Sm
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • TEMAN TIDUR CEO   PERBURUAN BERDARAH

    Malam terasa begitu panjang, jalanan sepi hanya diterangi lampu jalan yang berderet samar. Suara mesin mobil hitam itu menjadi satu-satunya pengiring perjalanan. Grace duduk di kursi belakang bersama Lucas, sementara Alex mengemudi dengan wajah tegang.“Gudang tua di pinggiran kota! sudah berapa kali kau bertemu orang ini, Alex?” tanya Lucas, matanya menatap lurus ke luar jendela.“Dua kali,” jawab Alex singkat lalu berlata lagi. “Dia selalu muncul kalau ada uang. Dan dia tidak suka ditunggu lama.”Grace menggenggam erat tangannya sendiri, mencoba menahan rasa cemas. “Kalau dia hanya peduli uang… apa yang membuatmu yakin dia tidak akan menjual kita ke pihak lawan, kepada pihak Karina?”Alex melirik sekilas lewat kaca spion. “Tidak ada yang bisa menjamin itu. Justru itu sebabnya aku bilang nyawa kita taruhannya.”Lucas tersenyum tipis, wajahnya tetap tenang. “Kalau dia berniat berkhianat, maka dia akan tahu, bahwa aku tidak akan memberinya kesempatan kedua utnuk mengacaukan keluarga Sm

  • TEMAN TIDUR CEO   PAPA AKAN MENJAGA MAMA

    Suara detik jam dinding terdengar jelas, seolah menghitung mundur waktu sebelum badai berikutnya datang.Alex yang sejak tadi berdiri terdiam, akhirnya angkat bicara. “Jika ingin benar-benar serius mencari Karina, ada satu hal yang sangat penting untuk diketahui.”Grace menoleh tajam. “Apa itu, Alex?”Assisten Lucas itu menghela napas panjang, lalu duduk. “Informasi ini tidak lengkap kalau hanya dari foto dan dokumen. Karina punya koneksi yang lebih dalam dari yang kita kira.”Lucas mengetukkan jarinya ke meja, ekspresinya dingin. “Katakan saja langsung. Di mana dia sekarang?”Alex menatap Lucas serius. “Aku tidak tahu lokasi pastinya. Tapi, aku tahu seseorang yang bisa membawa kita ke arahnya. Hanya saja, orang itu bukan sosok yang bisa dipercaya begitu saja. Dia informan bayaran. Kalau kita ingin tahu, kita harus siap dengan risikonya.”Grace mencondongkan tubuh. “Risiko apa?”Alex menatap keduanya bergantian. “Nyawa kita.”Keheningan kembali menyelimuti. Grace menggenggam foto Kari

  • TEMAN TIDUR CEO   APA KAU TIDAK TAKUT?

    Pagi berikutnya, kediaman Smith masih diselimuti suasana kaku. Grace duduk di meja makan dengan wajah dingin. Tangannya sibuk menuang teh, seolah-olah keberadaan Lucas di ruangan itu tidak berarti.“Selamat pagi,” ucap Lucas, berusaha mencairkan suasana.“Pagi,” jawab Grace singkat, tanpa menoleh.Lucas duduk di hadapannya. “Aku memikirkan perkataanmu semalam. Kau benar, aku harus belajar menahan diri.”Grace mengangkat wajah, menatapnya dengan sorot kecewa. “Belajar saja tidak cukup, Lucas. Kau harus mengubah caramu memperlakukan orang lain. Aku, Stefan, atau siapa pun. Kau tak bisa untuk membatasi.”Lucas terdiam, genggamannya pada gelas kopi semakin erat. “Aku tidak berniat menyakiti.""Aku hanya takut kehilanganmu.” Kata Kucas dalam hatiGrace menghela napas. “Justru karena sikapmu itulah, aku merasa semakin jauh darimu.”Ucapan itu menghantam Lucas, membuat dadanya sesak. Dia ingin meraih tangan Grace, namun ditolak halus.“Grace, dengarkan aku”“Aku tidak ingin mendengar alasanm

  • TEMAN TIDUR CEO   MESKIPUN DUNIA MENENTANG

    Lucas langsung berdiri ketika melihat Grace memeluk Stefan, matanya terpaku pada sosok keduanya. DIa melihat bagaimana Grace tersenyum lembut, untuk memeluk Stefan.Sekejap, sesuatu bergejolak di dadanya. Rasanya seperti bara kecil yang tiba-tiba tersulut. Pandangannya mengeras/ Napasnya terasa lebih berat. Meski mulutnya terdiam, pikirannya penuh dengan pertanyaan. “Mengapa begitu dekat? Mengapa harus ada pelukan itu?Meski Memahami Lucas tahu, mungkin itu sekadar sapaan hangat ucapan terima kasih atau tanda persahabatan. Namun, logika kalah oleh rasa. Kecemburuan menyesap pelan, seperti racun yang tak kasatmata. Dia menunduk sebentar, mencoba menenangkan diri, tapi bayangan pelukan itu terus berputar dalam benaknya.Dalam hatinya, Lucas tidak marah pada Grace, saat ini dia justru takut kehilangan, takut tidak lagi menjadi satu-satunya tempat pulang bagi wanita yang dicintainya. Kecemburuan itu adalah cermin dari betapa dalam cintanya, meski sering kali dia tak tahu bagaimana harus

  • TEMAN TIDUR CEO   TEMPAT DI HATIKU

    Alex tersenyum nakal, ketika mendengar godaan dari Vivian. Hatinya pun luluh lagi oleh wanita yang berhasil menaklukan hatinya. Bekerja bertahun-tahun dengan Lucas, sedikit banyak dia tertular dengan sikap dingin Tuannya itu.Pada saat ini di kediman Smith, Grace baru saja masuk ke kamarnya yang dulu. Dia sedikiti tersentak. Tidak ada yang berubah dari pengaturan yang dulu, hanya saja kali ini di beberapa sudut kamar terlihat rangkaian bunga mawar merah muda yang indah.Grace berdiri di depan jendela kamarnya yang besar. Memikirkan kilas balik dulu. Menimbang hatinya tentang rasa, tentang Lucas. Tiba-tiba dia tersentak ketika ada yang memelukna dari belakang, “Sedang memikirkan apa?”“L-lucas…!” imbuh Grace terbata.“kau sedang memikirkanku?” kata Lucas sambil mengkecup tengkuk leher Grace.Tubuh Grace meremang, Dia berusaha melepaskan diri dari Lucas. “Jangan seperti ini…!”Lucas tidak ingin memaksa, dia pun melepaskan pelukannya. “Apa kau membenciku!”Grace membalikan badannya, mata

  • TEMAN TIDUR CEO   MEMBUATMU MENGGEBU

    Masih mengingatnya dengan jelas. Supir itu menelan ludah. Tangannya terasa dingin di setir. Jantungnya berdegup tak karuan, seolah dia sedang menyaksikan sebuah adegan dari kisah cinta rahasia. Dia merasa kikuk, bahkan ingin menurunkan kaca jendela agar suara-suara itu tertiup keluar, tak sampai menempel di telinganya.Namun dia tak bisa membohongi dirinya sendiri, ada sesuatu yang hangat menjalar ke dadanya. Tuan yang selama ini dingin, keras, dan tak tersentuh, kini bicara seperti pria biasa yang sedang memohon agar cintanya tetap utuh.Sesekali supir melirik kaca spion. Dia melihat tangan Tuannya masih menggenggam tangan istrinya. Tatapan yang biasanya tajam kini teduh, seolah seluruh dunia mengecil dan hanya menyisakan wanita di sampingnya.Supir itu buru-buru kembali menundukkan pandangan, wajahnya terasa panas meski AC mobil menyala. Dia merasa seakan ikut menjadi bagian dari rahasia yang sangat pribadi.Hening kembali mengisi kabin mobil, nam

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status