Share

Bab 366

Auteur: Ayudia
Dia hampir saja merebut ponsel itu!

Raisa berkata, "Kali ini bukan foto, ini video, percaya nggak?"

"Percaya! Aku percaya!"

Tidak ada yang tahu siapa Sun sebenarnya secara pribadi.

Dina sangat ingin tahu sisi pribadi idolanya, apa yang dipakainya, apa yang dimakannya, dia pasti akan membeli barang yang sama.

"Apa kau masih akan menggangguku lagi nanti?"

Dina membayangkan jika dia berhasil mengundang Sun ke pesta ulang tahunnya, pasti bisa buat teman-temannya heboh, dirinya tidak ingin melew
Continuez à lire ce livre gratuitement
Scanner le code pour télécharger l'application
Chapitre verrouillé
Commentaires (5)
goodnovel comment avatar
Cho Angelo
kox GK ngepos lagi🥹🥹🥹
goodnovel comment avatar
MAH AMAL
sgitu nya mirna.. apa kabar klu kamu di kgianati dan di campakkan klrga larasati... siapa yg kamu minta tolong... sisaka ug ada smkin menjauhi mu... gedek iih
goodnovel comment avatar
Sri Satriawati
terlalu panjang dan berulang konfliknya
VOIR TOUS LES COMMENTAIRES

Latest chapter

  • Tak Ada Kata Maaf Untuk Mantan Suami   Bab 873

    Rey merebut ponsel Richard, dan saat berbicara dengannya, keduanya sudah saling bertukar kode rahasia.Mungkin Rey tahu Raisa akan segera menemukan Bravi, dan Raisa juga tahu kecerdasan emosional Rey yang tinggi, bahkan jika dia mengucapkan kalimat aneh, Rey akan segera menyadarinya, dan memang begitu adanya, mereka sangat kompak.Raisa langsung melacak lokasi Richard melalui panggilan telepon itu, lokasinya ada di Jerona. Raisa pun berpikir untuk terbang ke sana menemui Rey, sekaligus menghubungi Bravi untuk menanyakan dengan jelas soal pengawasan itu.Namun, saat hendak berangkat, Raisa menyadari ada sekelompok orang lain yang juga mengawasinya.Karena insiden Bravi, Raisa meningkatkan kewaspadaannya dan segera mencurigai sesuatu. Awalnya mengira itu masih Bravi, tapi ternyata Kevin.Raisa benar-benar tidak mengerti Kevin.Mereka berdua sedang bersama-sama mengasuh anak, kenapa masih mengirim orang untuk mengawasinya? Apa sebenarnya yang ingin dilakukan Kevin? Apa dua anak itu masih

  • Tak Ada Kata Maaf Untuk Mantan Suami   Bab 872

    Raisa tahu dari Rey bahwa dirinya diawasi, dan pada hari itu juga dia mulai menyelidiki informasinya.Raisa memiliki keahlian teknis yang mumpuni dan merupakan peretas kelas atas. Untuk memperoleh informasi, selama peralatannya memiliki daya komputasi yang memadai, dia bisa menemukan petunjuk dari lautan informasi dengan sangat cepat. Sekalipun pihak lawan menyembunyikannya dengan sangat baik, Raisa tetap dapat menghubungkannya dengan rekaman pengawasan lain untuk menganalisisnya.Dari rentang geraknya sejak tiba di Kota Suaga untuk urusan dinas, Raisa menemukan banyak rekaman pengawasan yang tumpang tindih, lalu menulis program kompleks agar sistem menganalisisnya secara otomatis, dan tak lama kemudian Raisa menemukan beberapa petunjuk.Dengan melacak lebih jauh ke belakang, Raisa berhasil mengidentifikasi orang tersebut.Itu adalah Bravi.Selama beberapa bulan setelah Raisa memutuskan hubungan dengannya, Bravi terus memantau setiap gerakannya.Tak heran jika saat Raisa berjalan sendi

  • Tak Ada Kata Maaf Untuk Mantan Suami   Bab 871

    Wajah Bravi tampak beku dan sangat dingin, lalu berkata, "Kau bisa tanya sendiri pada Pak Adit, apa kau bisa merebut anak-anak dari tanganku."Beban dan tekanan dari kalimat itu begitu nyata, hingga Adit merasa Bravi ini benar-benar gila, dan itu adalah jenis kegilaan yang membuat orang tidak berdaya.Karena dia kebal terhadap apa pun, sekeras dan sehina apa pun kata-kata yang dilontarkan padanya tidak membuatnya bergeming. Tidak ada rasa puas sama sekali, yang ada hanya keputusasaan dan rasa frustasi yang mendalam. Inilah yang benar-benar disebut tidak berdaya.Orang tanpa kelemahan itu sangat menakutkan. Adit benar-benar merasa urusan ini sudah tidak ada harapan.Setelah memikirkannya, Adit menoleh ke Kevin, tak tahu apakah Kevin masih akan tetap bersikeras?Sebenarnya sudah tidak bisa memaksakan lagi, kan? Wajah Kevin yang pucat pasi menunjukkan bahwa dia juga menyadari hal itu, memang sudah tidak ada jalan lagi.Namun tiba-tiba, Kevin mengeluarkan ponselnya dan mengirimkan sebuah

  • Tak Ada Kata Maaf Untuk Mantan Suami   Bab 870

    Begitu pintu mobil terbuka, Kevin langsung turun.Adit segera menyusul keluar, diikuti oleh beberapa rombongan mobil di belakangnya. Para pengawal yang mengenakan setelan jas pun turun satu per satu, membuat suasana di sekitar menjadi dingin dan mencekam.Kevin melihat Bravi yang duduk di kursi belakang melalui kaca depan. Pertemuan terakhir mereka adalah saat Bravi mencium Raisa secara paksa.Kevin sama sekali tidak bisa menahannya, saat itu wajahnya memerah karena amarah. Dan sekarang, Bravi telah merebut anak-anaknya. Seharusnya Kevin merasa lebih marah, tapi kali ini, dia justru ingin melihat ekspresi asing di wajah Bravi.Setelah mengenal Bravi selama bertahun-tahun, baru setelah Bravi merebut anak-anaknya dan berencana membesarkannya hingga dewasa, Kevin seolah baru pertama kali melihat Bravi yang sesungguhnya, dan seolah tidak pernah benar-benar mengenalnya di masa lalu.Perasaan ini sungguh mengerikan. Jika tidak memahami musuh, itu berarti dirinya berada dalam bahaya. Kevin sa

  • Tak Ada Kata Maaf Untuk Mantan Suami   Bab 869

    Kevin menjawab, "Langsung rebut saja, sesederhana itu. Nggak ada lika-liku yang rumit antara aku dan Bravi."Adit berkata, "Bravi itu sudah nggak peduli dengan harga dirinya. Dia memaksa mau membesarkan anak-anakmu, mana mungkin kau bisa merebutnya semudah itu?"Kevin menyadari bahwa dia tidak takut pada sikap dingin Bravi atau kesulitannya yang tak diketahui orang, tapi takut kalau Bravi tidak tahu malu. Sebab, begitu Bravi mulai tidak tahu malu, Kevin justru tak berdaya.Namun, jika dipikirkan sebaliknya, Kevin juga sama tidak tahu malunya. Seandainya anak-anak tidak menjadi alatnya, sebenarnya Bravi pun sudah tak berdaya terhadapnya.Itulah sebabnya, dia sendiri yang sudah memaksa Bravi sampai pada langkah mencuri anak-anak.Hubungan antara Kevin dan Bravi benar-benar tak masuk akal.Tapi sampai pada titik ini, Kevin tidak menyangka karena terlalu banyak berada dalam posisi pasif, hal itu membuatnya benar-benar sangat marah!Begitu Kevin menemukan bukti bahwa Bravi yang melakukannya

  • Tak Ada Kata Maaf Untuk Mantan Suami   Bab 868

    Suara Rey terdengar, dan rasa gelisah aneh di hati Raisa pun mereda, membuatnya merasa jauh lebih tenang. Dengan suara yang dalam, dia berkata, "Aku juga sangat merindukanmu."Suara Rey bertanya dengan lembut, "Akhir-akhir ini kau lagi nggak senang ya?"Raisa tiba-tiba tertawa sinis, menatap layar komputer dengan tatapan dingin dan muram, lalu berkata, "Iya, aku lagi nggak senang.”Rey tersenyum lebih lembut lagi, suaranya pun semakin merdu dan menenangkan. "Tunggu aku. Aku segera datang menemanimu, dan pasti akan membuatmu bahagia lagi."Yang diinginkan Raisa memang sesederhana itu, seorang pria yang tidak memberinya tekanan apa pun. Tentu saja, dirinya dan Rey punya kecocokan yang entah dari mana asalnya. Dia menekankan, "Cepat, ya."Rey menyunggingkan sudut bibirnya dan berkata, "Tenang saja, demi membuatmu cepat bahagia, aku akan cari cara."Raisa berkata lagi, "Kalau kau butuh bantuan di sana, bilang saja padaku."Rey mengedipkan mata, lalu berkata, "Nggak masalah, kan aku sudah b

  • Tak Ada Kata Maaf Untuk Mantan Suami   Bab 701

    Timelock System membutuhkan data dalam jumlah besar untuk meningkatkan Lugi-X. Data adalah bahan bakar untuk Kecerdasan Buatan, dan mendapatkannya sangat sulit.Mereka sebelumnya telah bekerja sama dengan perusahaan layanan data, tetapi masalah muncul, sehingga mereka harus mencari perusahaan teknol

  • Tak Ada Kata Maaf Untuk Mantan Suami   Bab 706

    Dokter itu tidak mengenal Kevin, dia merasa sangat ketakutan dan ingin segera melarikan diri dari tempat itu."Raisa sudah mengurus semuanya. Dia meneleponmu cuma buat meminta pertanggungjawaban." Rey berkata sambil mencengkeram lengan dokter itu, mencegahnya pergi. "Setidaknya rapikan dirimu dulu s

  • Tak Ada Kata Maaf Untuk Mantan Suami   Bab 714

    Jika tadi jantungnya berdebar kencang, sekarang semakin berdebar kencang. Raisa terkejut. Apa ini kata-kata yang bisa keluar dari mulut Bravi? Dia terdengar seperti orang yang benar-benar brengsek."Sekarang menyesal juga sudah telat." Bravi menggenggam tangannya. "Aku nggak bisa menahannya."Raisa

  • Tak Ada Kata Maaf Untuk Mantan Suami   Bab 21

    Meskipun sudah bisa dibayangkan kalau dia pasti berwajah tampan, namun tetap saja takjub bagaimana seorang pria bisa memiliki fitur wajah yang begitu halus dan lekuk tubuh yang sempurna ketika melihat seluruh penampilannya dari depan.Ini bukan pertama kalinya Raisa melihat pria setampan itu, namun

Plus de chapitres
Découvrez et lisez de bons romans gratuitement
Accédez gratuitement à un grand nombre de bons romans sur GoodNovel. Téléchargez les livres que vous aimez et lisez où et quand vous voulez.
Lisez des livres gratuitement sur l'APP
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status