Share

Bab 366

Penulis: Ayudia
Dia hampir saja merebut ponsel itu!

Raisa berkata, "Kali ini bukan foto, ini video, percaya nggak?"

"Percaya! Aku percaya!"

Tidak ada yang tahu siapa Sun sebenarnya secara pribadi.

Dina sangat ingin tahu sisi pribadi idolanya, apa yang dipakainya, apa yang dimakannya, dia pasti akan membeli barang yang sama.

"Apa kau masih akan menggangguku lagi nanti?"

Dina membayangkan jika dia berhasil mengundang Sun ke pesta ulang tahunnya, pasti bisa buat teman-temannya heboh, dirinya tidak ingin melew
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci
Komen (5)
goodnovel comment avatar
Cho Angelo
kox GK ngepos lagi🥹🥹🥹
goodnovel comment avatar
MAH AMAL
sgitu nya mirna.. apa kabar klu kamu di kgianati dan di campakkan klrga larasati... siapa yg kamu minta tolong... sisaka ug ada smkin menjauhi mu... gedek iih
goodnovel comment avatar
Sri Satriawati
terlalu panjang dan berulang konfliknya
LIHAT SEMUA KOMENTAR

Bab terbaru

  • Tak Ada Kata Maaf Untuk Mantan Suami   Bab 877

    Raisa menatap wajah Kevin yang hampir seperti orang gila, lalu bertanya, "Kenapa kau mengawasiku?"Emosi Kevin yang meluap-luap tiba-tiba terhenti seketika di hadapan pertanyaan tajam dan dingin Raisa.Kenapa mengawasinya? Tentu saja karena dia ingin mengikat Raisa di sisinya, membuatnya tidak akan pernah bisa lepas dari genggamannya!Sebenarnya, Kevin memang sudah menggunakan cara yang paling sederhana dan kasar sejak awal. Jika begitu, tidak akan ada begitu banyak kejutan seperti ini, dan dirinya pun tidak akan terpojok seperti ini, kehilangan kendali sedikit demi sedikit!Raisa melanjutkan, "Kau nggak bisa jawab, kan? Diam dulu saja."Begitu Raisa selesai bicara, dia akhirnya menatap Bravi.Perayaan satu bulan bayi-bayi itu baru berlalu tiga minggu. Tiga minggu yang lalu Raisa masih bertemu Bravi, saat itu dia hanya merasa sedikit asing. Hanya dalam dua puluh hari lebih tanpa bertemu, Bravi di matanya sekarang sudah berubah total."Bravi, aku tarik kembali semua kata-kataku yang dul

  • Tak Ada Kata Maaf Untuk Mantan Suami   Bab 876

    Kevin dan Adit pernah bertemu dengan Daniel.Adit tidak pernah menunjukkan ekspresi suka atau tidak suka saat berinteraksi dengan siapa pun, tidak peduli apakah dia menyukai lawan bicaranya atau tidak, Adit tetap bersikap sebagaimana mestinya, tidak memusuhi dan juga tidak menjilat.Tapi saat Kevin melihat Daniel, kesan pertamanya langsung dipenuhi rasa tidak suka.Meskipun Daniel dan Bravi adalah om dan keponakan, dari ujung kepala sampai kaki tidak ada satu pun yang mirip. Daniel jelas-jelas adalah tipe anak orang kaya yang tidak punya kemampuan apa-apa, tapi hanya mengandalkan latar belakang keluarga untuk bersikap sok, sama seperti sepupu-sepupu Kevin yang tidak punya masa depan.Tapi demi mengumpulkan informasi, Kevin terpaksa menahan diri untuk berurusan dengan Daniel yang energinya sangat tidak cocok dengannya.Daniel sangat senang bertemu dengannya. Dalam omongannya, dia berharap kedua bersaudara itu segera bertengkar, dia sangat ingin melihat Bravi celaka.Kevin bukanlah orang

  • Tak Ada Kata Maaf Untuk Mantan Suami   Bab 875

    Tetapi, sekarang Bravi justru menggunakan cara menculik anak-anaknya untuk memaksa Raisa kembali ke sisinya.Padahal masih ada cara yang lebih baik, kenapa harus dengan cara yang sulit diterimanya?Hati Raisa sangat lelah. Dia tidak ingin lagi menebak-nebak apa yang sebenarnya dipikirkan Bravi. Raisa hanya ingin melihat anak-anaknya, baik Bravi maupun Kevin tidak penting baginya!Tapi Rey bersikap jujur dan terbuka seperti ini, tidak memberinya tekanan apa pun. Apa pun yang dia pikirkan, Rey akan menuruti. Raisa menyukai hubungan seperti ini, karena tidak merepotkan, tidak ribet, dan tidak ada banyak masalah.Dia akan segera menemui Bravi untuk berhadapan langsung dan menuntut anak-anaknya. Jika ada satu orang di sisinya, Raisa akan punya lebih banyak keberanian."Oke."Raisa meninggalkan area perkotaan. Di sini tidak ada kamera pengawas dan batas kecepatan, jadi Raisa langsung memacu mobilnya.Rey mengira Raisa mengemudi secepat itu karena sangat khawatir pada anak-anak. Dia memegang

  • Tak Ada Kata Maaf Untuk Mantan Suami   Bab 874

    Melihat Raisa sudah tahu soal anak-anak, Richard pun memutuskan untuk jujur, "Bravi bilang akan memberitahumu setelah kau selesai dinas. Karena kau sudah tahu, nggak ada lagi yang perlu kusembunyikan darimu."Lalu dia mulai mengeluh tentang Bravi, "Raisa, kalau aku tahu lebih awal, aku pasti akan menghalanginya untukmu. Tapi aku berhasil atau nggak, itu lain cerita."Richard tampak kesal karena terpaksa membantu perbuatan jahat, lalu dengan wajah serius meminta maaf, "Raisa, kalau kau marah padaku, pukul atau maki aku saja, tapi aku benar-benar nggak tahu bagaimana semuanya bisa berkembang seperti ini. Aku sudah tanya Bravi, tapi dia nggak mau bicara apa-apa .…"Saat Richard terus mengoceh, raut wajah Raisa semakin muram.Rey menyuruh Richard segera diam.Richard merasa bersalah dan tidak berani berkata banyak. Ini mungkin aib terbesar dalam hidupnya. Selama ini Richard selalu setia pada teman-temannya. Dulu bahkan berjanji pada Raisa bahwa jika ada masalah, dirinya pasti akan datang k

  • Tak Ada Kata Maaf Untuk Mantan Suami   Bab 873

    Rey merebut ponsel Richard, dan saat berbicara dengannya, keduanya sudah saling bertukar kode rahasia.Mungkin Rey tahu Raisa akan segera menemukan Bravi, dan Raisa juga tahu kecerdasan emosional Rey yang tinggi, bahkan jika dia mengucapkan kalimat aneh, Rey akan segera menyadarinya, dan memang begitu adanya, mereka sangat kompak.Raisa langsung melacak lokasi Richard melalui panggilan telepon itu, lokasinya ada di Jerona. Raisa pun berpikir untuk terbang ke sana menemui Rey, sekaligus menghubungi Bravi untuk menanyakan dengan jelas soal pengawasan itu.Namun, saat hendak berangkat, Raisa menyadari ada sekelompok orang lain yang juga mengawasinya.Karena insiden Bravi, Raisa meningkatkan kewaspadaannya dan segera mencurigai sesuatu. Awalnya mengira itu masih Bravi, tapi ternyata Kevin.Raisa benar-benar tidak mengerti Kevin.Mereka berdua sedang bersama-sama mengasuh anak, kenapa masih mengirim orang untuk mengawasinya? Apa sebenarnya yang ingin dilakukan Kevin? Apa dua anak itu masih

  • Tak Ada Kata Maaf Untuk Mantan Suami   Bab 872

    Raisa tahu dari Rey bahwa dirinya diawasi, dan pada hari itu juga dia mulai menyelidiki informasinya.Raisa memiliki keahlian teknis yang mumpuni dan merupakan peretas kelas atas. Untuk memperoleh informasi, selama peralatannya memiliki daya komputasi yang memadai, dia bisa menemukan petunjuk dari lautan informasi dengan sangat cepat. Sekalipun pihak lawan menyembunyikannya dengan sangat baik, Raisa tetap dapat menghubungkannya dengan rekaman pengawasan lain untuk menganalisisnya.Dari rentang geraknya sejak tiba di Kota Suaga untuk urusan dinas, Raisa menemukan banyak rekaman pengawasan yang tumpang tindih, lalu menulis program kompleks agar sistem menganalisisnya secara otomatis, dan tak lama kemudian Raisa menemukan beberapa petunjuk.Dengan melacak lebih jauh ke belakang, Raisa berhasil mengidentifikasi orang tersebut.Itu adalah Bravi.Selama beberapa bulan setelah Raisa memutuskan hubungan dengannya, Bravi terus memantau setiap gerakannya.Tak heran jika saat Raisa berjalan sendi

  • Tak Ada Kata Maaf Untuk Mantan Suami   Bab 19

    Ucapan Suri memang benar. Raisa adalah Sun, seorang pembalap bawah tanah yang telah menghilang selama beberapa tahun.Setelah kecelakaan yang menimpa ibunya, Raisa tak mampu mengatasi kesedihannya dan mulai jatuh cinta pada berbagai olahraga ekstrem.Hanya ketika tubuhnya didominasi oleh kecepatan e

  • Tak Ada Kata Maaf Untuk Mantan Suami   Bab 36

    Obrolan itu berlanjut, "Terbukti? Apa Pak Kevin sudah muncul bareng istrinya?""Benar banget. Aku melihatnya dengan mata kepalaku sendiri. Mereka pasangan yang serasi. Kudengar istrinya itu teman SMAnya Pak Kevin. Dari sekolah hingga menikah, itu benar-benar luar biasa.""Dan istrinya bukan hanya ca

  • Tak Ada Kata Maaf Untuk Mantan Suami   Bab 43

    Tentu saja, itu adalah perintah spontan dari Bravi.Surya sendiri tidak begitu mengerti alasannya, dia hanya berkata, "Tugas yang diberikan Pak Bravi sangat penting. Lagipula, setelah selesai, waktunya juga hampir sore. Jadi, nggak perlu kembali ke kantor lagi."Pak Arini tidak bertanya lagi setelah

  • Tak Ada Kata Maaf Untuk Mantan Suami   Bab 18

    Ekspresi Dina tampak seperti bagaimana mungkin kamu menanyakan pertanyaan bodoh seperti itu, "Kalau aku nggak suka dia, emang aku menyukaimu?"Raisa terdiam."Kak, coba kamu bisa sebutkan apa yang bisa kusuka darimu? Kalau kamu bisa menyebutkan satu, aku akan segera mengubah ucapanku dan mengatakan

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status