LOGINTangis Karin pecah ketika ia membawa surat kelulusan sekolah namun rumahnya malah berantakan dan dikepung oleh puluhan mafia. Pak Arnold selaku sang ayah berlutut di sebelah pria gagah yang menggunakan pakaian serba hitam beserta kacamata hitam. "Itu putrimu?" ucapnya dengan suara gagah. "Jangan ganggu putriku dia tidak ada sangkut pautnya dengan apapun yang aku lakukan tuan, tolong hukum aku dengan semua kesalahanku tapi jangan usik putriku tuan, Eriko." ucapnya dengan nada memohon. "Tapi aku suka dia dan kamu tetap akan menerima semua ganjaran atas pengkhianatanmu!" Dor! "Papa!" Karin berteriak histeris. Sejak hati itu Karin tak dapat melupakan luka yang terjadi di depan matanya. Namun yang paling membuat ia putus asa dirinya kini menjadi tawanan mafia kelas kakap yang ditakuti semua aliansinya. "Jika mau ibumu berumur panjang, layani aku perempuan jala**!"
View MoreMelihat sang ajudan ingin mendekat membuat Karin melemparnya dengan guci antik berharga puluhan juta rupiah. Prank! "Ah!" sang ajudan meringis kesakitan ketika guci itu menghantam kepalanya hingga berdarah. "Mampus!" Karin tersenyum puas.Kemudian ia berlari mencari jalan keluar agar bisa keluar dari tempat itu.Tetapi seperti yang sudah bisa ditebak usahanya tidak pernah membuahkan hasil karena di setiap ruangan banyak penjaga berjas hitam yang berjaga."Aduh!" Karin mengeluh kesal. Ia yang ingin mencari jalan lain, berbalik badan tapi dirinya malah menabrak tubuh seseorang. Bruk!"Ya Tuhan." Karin mundur beberapa langkah."Luar biasa, aku tidak menyangka kalau kamu masih bisa hidup padahal sudah di kurung di dalam sarang ular'." suara sang mafia membuat Karin makin kesal. "Sssst!" Karin mendongak, lalu menatap marah pada pria yang sudah merusak masa depannya."Lepaskan aku!" Karin membentak mafia itu."Tidak akan." sang mafia tersenyum kagum karena seorang gadis muda seperti
'Bisa-bisanya perempuan gila ini mengabaikan, aku?' batin Eriko memendam rasa marah. Eriko yang kesal memicingkan matanya lalu berkata dengan nada mengancam. " Jangan coba-coba melawan Padaku. Aku bisa saja membunuhmu, aku belum melakukannya karena aku masih sangat membutuhkanmu," ucapnya dengan suara dingin. "Seandainya aku adalah kamu, aku tidak akan pernah menyentuh seseorang yang aku benci. Aku juga akan malu melakukan hal keji dengan cara licik dan kekerasan." ucap Karin dengan nada menghina. "Apa?!" Eriko yang semakin marah mendengar isi hati gadis malang itu. Kemudian Eriko yang di kuasai emosi melompat ke atas ranjang dan menampar wajah Karin dengan keras. Plak! Eriko menampar wajah kiri dan kanan gadis itu secara bergantian, tamparan itu tentunya meninggalkan rasa perih yang mendalam. "Minta ampun, kalau tidak aku nggak akan berhenti menyiksamu!" pekik Eriko. "Aku tidak mau, aku tidak melakukan kesalahan apapun tapi aku harus dihukum." Karin menatap tajam wajah Erik
"Sa, sakit ...tolong aku!" Isabella berteriak histeris. "Pergi sekarang juga dari sini atau nyawamu akan melayang." ucap Eriko dengan tenang. "Ba, baiklah Tuan!" Isabella berlari terbirit-birit karena ia trauma jika kena letusan untuk yang kedua kalinya. Setelah wanita elegan itu pergi Eriko kembali memandangi Karin yang masih terbaring di atas jalan aspal. "Kamu mau satu tembakan? Pelurunya masih banyak nih!" Eriko memainkan senjatanya hingga membuat wajah Karin pucat. "Te-terserah Tuan saja, ucap Karin. "Angkuh juga ya kamu, padahal nyawamu sudah di ujung tanduk tapi gengsimu masih setinggi langit." Setelah itu Eriko menoleh ke arah Leonardo. "Kenapa kamu membiarkan dia pergi?" "Saya sudah melarangnya, Tuan. Bahkan saya sudah mengatakan tuan dalam perjalanan pulang tapi gadis ini tetap bandel dan ingin kabur bersama Isabella." Leonardo menjelaskan situasi yang sebenarnya. "Oh, jadi seperti itu?" Kemudian Eriko menggoyang telunjuknya. Menyuruh Karin untuk berdi
Karin yang dibentak seketika sadar kalau yang ada di hadapannya pasti wanita penghibur mafia kejam itu."Maaf, Anda siapa ya?" tanya Karin."Kamu bertanya? Kamu bicara padaku seolah-olah aku ini adalah adikmu? Di mana sopan santunmu perempuan perusak hubungan orang???" Isabella mendekat lalu menjabat rambut hitam panjang Karin."Lepaskan aku." Karin mencoba melepaskan cengkraman wanita cantik nan elegan, namun sifatnya menyeramkan."Tidak, dengar ya! Sebelumnya aku tidak pernah datang ke sini karena tidak pernah diundang oleh kekasihku, tapi aku memberanikan diri melanggar perintahnya karena aku tidak tahan saat mendengar cerita kalau ada perempuan yang bersarang di sini." Isabella yang emosional makin mengencangkan cengkramannya hingga gadis muda itu kesakitan."Maafkan aku kalau sudah menyakitimu tapi ...aku juga tidak mau di sini, kalau kamu memang ingin aku pergi, bantu aku keluar dari tempat ini," pinta Karin."Baik, akan aku lakukan." setelah itu Isabella melepaskan cengkramanny
"Kalau kamu tidak mau mengakhiri hidupku, maka aku yang akan melakukannya!" ujarnya sambil mengarahkan mata pisau tersebut ke dirinya sendiri. Leonardo yang menyaksikan kejadian itu tidak bisa berdiam diri karena ia langsung teringat pada adiknya yang mengakhiri hidupnya 20 tahun yang lalu. Kemudi
Tindakan itu membuat Karin merasa tidak nyaman, terlebih karena ada Leonardo dan beberapa pelayan di sana.Dalam upaya untuk melepaskan diri, Karin mendorong dada kekar sang mafia dengan kedua tangannya.Kemudian Sang mafiapun segera menghentikan ciumannya dan memicingkan matanya"Tidak sopan!" ser
Leonardo tersentak dengan keberanian Karin. "Apa yang kamu lakukan? Apa kamu gila?" tanyanya sambil mendorong kasar tubuh Karin. "Aku menyukaimu, Tuan," ucap Karin, penuh harap bahwa pria yang ada di hadapannya bisa membawanya keluar dari istana yang terasa seperti neraka untuknya. "Jernihkan pik
"Bapak, saya yakin pekerjaan kotor ini sudah berlangsung selama puluhan tahun, Saya dengar dari pihak berwajib banyak laporan orang hilang mulai dari 21 tahun yang lalu, Saya rasa 5 miliar itu nggak seberapa karena yang beredar di masyarakat, lewat jalur resmi saja harganya minimal 2 miliar rupiah."
Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.