/ Romansa / Terjerat Hasrat Ayah Mertua / Bab 57. Selimut Mertua

공유

Bab 57. Selimut Mertua

작가: Cececans
last update 최신 업데이트: 2026-01-06 21:39:01

Raja masuk ke kamar Aina saat menantunya itu sudah tertidur pulas.

Wajah Aina tampak begitu damai dan cantik di saat terlelap seperti ini.

Raja pun segera bergerak mengunci pintu kamar pelan, lalu bergabung dengan Aina di atas kasur.

Dia sengaja menyelinap masuk ke dalam selimut Aina.

Setelahnya, Raja memeluk pinggang ramping Aina dan membenamkan kepalanya di antara payudara Aina untuk mencari kehangatan.

"Papa ...." Aina seketika tercekat begitu melihat Raja ada di dalam selimutnya.

Aina baru saja terbangun karena ada pergerakan di dadanya yang membuatnya geli.

Di saat dia mencoba menyibak selimut. Betapa terkejutnya Aina saat melihat Raja sudah ada di balik selimutnya.

Sejak kapan Raja berada di situ?

Seolah mengerti kebingungan Aina, Raja mendongak menatap Aina dan berkata, "Sedari tadi Tari rewel terus seperti bayi. Jadi, saya baru bisa datang ke kamar kamu sekarang."

Aina mendesah dengan lega. Berarti ayah mertuanya itu belum tahu kalau perut Aina tadi sempat keroncongan.

Darip
이 책을.
QR 코드를 스캔하여 앱을 다운로드하세요
잠긴 챕터

최신 챕터

  • Terjerat Hasrat Ayah Mertua   Bab 66. Mata Ganti Mata, Gigi Ganti Gigi

    Ponsel Raja berdering di saat dirinya dan Aina sedang tiduran di atas kasur.Raja segera mengambil ponselnya dari atas meja, dan berderap keluar kamar untuk menerima panggilan dari Dodik. Supaya tidur Aina tidak terganggu.Sejak sore hingga keesokan paginya, Raja terus menggenjotnya. Sehingga Aina kelelahan dan butuh waktu beristirahat banyak."Kalau tidak penting saya tutup teleponnya."Baru saja panggilan Dodik dia terima, Raja sudah melontarkan kalimat yang menohok. Padahal, Dodik belum berucap sepatah kata pun.Raja paling tidak suka waktunya dengan Aina diusik. Apalagi itu untuk hal yang tidak penting."Tunggu dulu, Pak Raja!" teriak Dodik yang kemudian buru-buru berkata lagi. "Aku sudah menemukan dalang di balik penusukan Anda. Aku kirimkan identitasnya ke emailnya Pak Raja."Sesudah Dodik berucap, Raja langsung menutup teleponnya.Dia segera memeriksa isi emailnya, dan tatapannya berubah penuh kemarahan."Jadi si sialan ini dalangnya. Berani-beraninya dia cari masalah dengan sa

  • Terjerat Hasrat Ayah Mertua   Bab 65. Mulai Curiga

    "Wah .... Pantainya indah sekali, Pa," pukau Aina saat melihat hamparan pantai pasir putih di depannya.Deburan ombak tampak bergulung-gulung dengan lembut.Aina sangat terpesona dengan pemandangan indah pantai pribadi milik ayah mertuanya itu. Apalagi pantai ini sangat bersih dan terawat. Tidak ada seonggok sampah pun terlihat."Kamu senang, Aina?" tanya Raja menyejajarkan diri dengan Aina yang tatapannya masih terpaku ke depan dengan sorot mata berbinar-binar."Senang banget, Pa," balas Aina menoleh pada Raja. Senyum cerianya membuat Raja tanpa sadar ikut tersenyum."Pantai ini sengaja saya khususkan hanya untuk keluarga saya. Tapi, kamu adalah orang pertama yang saya ajak ke sini," tukas Raja menyelipkan kedua tangan ke dalam saku celana sambil mendesah santai.Kata-kata Raja memang sederhana, tapi berhasil membuat Aina sangat bahagia."Benarkah, Pa? Jadi, aku orang pertama yang Papa ajak ke pantai ini?" tanya Aina tidak percaya."Iya," balas Raja mengangguk mengiyakan.Aina merasa

  • Terjerat Hasrat Ayah Mertua   Bab 64. Manja Seperti Bayi

    "Bantu saya minum obat dengan mulutmu, Aina!" tukas Raja mengangsurkan strip obatnya ke depan Aina.Sekali lagi Aina dikejutkan dengan sikap Raja.Ayah mertuanya itu menyuruhnya meminumkan obat dengan mulutnya. Bagaimana bisa?"Papa, aku tidak tahu caranya bagaimana," balas Aina membuat Raja menghembuskan napas kasar."Saya akan ajari kamu, Aina," balas Raja yang memberikan segelas air putih pada Aina."Pertama-tama kamu minum air putih ini tapi jangan kamu telan. Pertahankan dalam mulutmu," tambah Raja.Aina mengangguk mengerti. Dia melakukan persis seperti perkataan Raja. "Setelahnya ambil satu tablet obat, lalu masukkan juga ke dalam mulut kamu," ucap Raja meletakkan satu tablet obatnya ke atas telapak tangan Aina.Menantunya itu dengan patuh melahap obat itu."Lalu yang terakhir ...." Raja menggeser posisinya mendekat pada Aina. "Buka mulut kamu perlahan."Aina pelan-pelan membuka mulutnya sesuai titah Raja.Dan ketika mulut Aina sudah terbuka separuh, Raja dengan sigap menyambar

  • Terjerat Hasrat Ayah Mertua   Bab 63. Raja Manja

    "Ahh .... Papa." Aina tidak tahu sudah berapa kali Raja menyemburkan cairan kenikmatannya di dalam rahim Aina.Ayah mertuanya itu terus menggenjot Aina tanpa ampun. Dan tanpa istirahat.Sampai Aina merasa kelelahan."Pa, berhenti dulu. Aku udah capek," ucap Aina pada Raja yang masih semangat menggenjotnya di atas meja makan.Kini Aina duduk di atas meja makan, sementara Raja berdiri di depannya dengan kejantanan pria itu masih ada di dalam kewanitaan Aina.Raja tidak membalas ucapan Aina sama sekali. Dia masih belum ingin berhenti.Bahkan tujuh kali ronde belum membuat Raja puas."Papa, aku capek," ucap Aina lagi setelah tak mendapatkan respon dari ayah mertuanya itu."Sebentar, Aina. Tunggu saya keluar sekali lagi," tukas Raja mencengkeram pinggul Aina erat yang kemudian dia gerakkan naik turun menyesuaikan ritme hunjamannya.Desahan keras keluar dari bibir Raja saat dia mencapai klimaksnya. Sementara, Aina melentingkan tubuhnya ke belakang. Aina memang sudah lelah sekali. Tapi, di

  • Terjerat Hasrat Ayah Mertua   Bab 62. Lima Ronde Pagi Ini

    Raja sengaja memberikan tiket liburan ke Singapura pada Tari, Ilham, dan Della agar dirinya bisa menghabiskan waktu berduaan dengan Aina saja di rumah.Dia juga berbohong pada Tari kalau dia sangat sibuk di perusahaan karena harus mengurus proyek baru.Padahal nyatanya belum ada proyek baru di Wisnu Group.Semua itu Raja lakukan supaya dirinya bisa memulihkan lukanya tanpa adanya drama dari Tari, Ilham, dan Della yang baginya memuakkan.Hanya bersama Aina, Raja merasa hari-harinya menjadi lebih menarik."Dodik, belikan pizza dan coca-cola sekarang. Bawa semua itu ke apartemen saya," tukas Raja pada Dodik di telepon.Malam ini Raja tidur di apartemennya. Hingga besok pagi.Setelah Dodik mengantarkan Tari, Ilham, serta Della ke bandara besoknya. Barulah Raja akan pulang ke rumah."Baik, Pak Raja," jawab Dodik yang sambungan teleponnya langsung ditutup Raja secara sepihak.Selepas meletakkan ponselnya ke meja, Raja menyandarkan punggungnya ke sandaran sofa sambil menghela napas berat.Di

  • Terjerat Hasrat Ayah Mertua   Bab 61. Luka Tusukan

    "Bagaimana keadaan Pak Raja, Aina?" tanya Dodik pada Aina begitu dia sampai di depan UGD di mana Raja masih ditangani.Aina duduk dengan wajah tertunduk di kursi tunggu sendirian. Terlihat beberapa air matanya menetes mengenai tangannya yang terjalin di atas pangkuan.Aina mengangkat kepala pelan untuk menatap Dodik. Lalu dia hanya bergeleng samar menjawab pertanyaan sekretaris ayah mertuanya itu.Melihat raut wajah sedih Aina, Dodik jadi bisa mengambil sebuah kesimpulan. Kalau keadaan Raja tidak baik-baik saja. Atau bisa dikatakan buruk."Bagaimana bisa Pak Raja terluka, Aina?" tanya Dodik turut duduk di samping Aina.Dia tidak bisa menahan diri untuk tak bertanya soal kecelakaan tadi, meski Aina masih tampak shock.Aina mengusap air mata di pipinya, kemudian mulai menceritakan semuanya pada Dodik. Tanpa ada yang terlewat sedikit pun."Apa? Lalu orang itu pergi begitu saja?" teriak Dodik tak bisa menyembunyikan keterkejutannya.Lalu, dia memelankan suaranya karena sekarang dia berad

더보기
좋은 소설을 무료로 찾아 읽어보세요
GoodNovel 앱에서 수많은 인기 소설을 무료로 즐기세요! 마음에 드는 책을 다운로드하고, 언제 어디서나 편하게 읽을 수 있습니다
앱에서 책을 무료로 읽어보세요
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.
DMCA.com Protection Status