Share

Bab 87 Masuklah

Penulis: Tusya Ryma
last update Tanggal publikasi: 2026-01-20 23:13:44

"Aku yang seharusnya bertanya padamu, kau mau pergi ke mana? Sudah kukatakan, tunggu kami! Jangan pergi ke mana-mana!" ucap Danendra tanpa rasa bersalah sedikitpun.

"Ayo kita pergi! Diego sedang menunggumu di rumah!" Tiba-tiba Danendra menggenggam tangan Marissa, lalu menariknya berjalan ke mobil yang ada di belakangnya.

Tapi, Marissa segera menolak.

"Pergi?" Ia menghentikan langkah kakinya, lalu menghempaskan tangan besar pria itu dari tangannya.

Marissa bertanya dengan malas, "Pergi ke mana?
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Terjerat Hasrat Bos Baru   Bab 361 Marissa Mau Kabur

    Pagi-pagi sekali, langit masih gelap, Marissa sudah mandi dan mengganti pakaian dengan pakaian baru yang dibawa oleh Zain tadi malam. Tanpa bersuara, Marissa melangkah keluar dari kamar, lalu turun ke bawah dan keluar dari vila mewah tersebut melalui pintu belakang yang biasa digunakan oleh pelayan. Sebelumnya Marissa tidak pernah melakukan percobaan untuk kabur. Dengan pasrahnya ia diam di dalam vila sambil menunggu Zain membawanya pulang ke Kota A. Mendengar suara pintu belakang dibuka, pelayan yang baru bangun pun segera melihat. Ia keluar dari kamarnya, lalu bergegas pergi ke dapur. "Siapa itu? Nona? Apa itu Anda?" teriak pelayan dengan sengaja. Ia ingin membuat seseorang yang membuka pintu itu takut. Di vila itu hanya ada mereka bertiga, pelayan, Zain, dan Marissa. Tidak mungkin majikannya keluar melalui pintu belakang. Dari luar, Marissa berjongkok, berjalan pelan-pelan menuju tanaman bunga yang ada di samping rumah. Dari dapur, pelayan membuka pintu. Pintu itu ben

  • Terjerat Hasrat Bos Baru   Bab 360 Akan Segera Menikah

    Di ruang keluarga, Danendra dan Josep duduk berdua. Mereka saling berhadapan dengan suasana yang sedikit canggung. "Begini Danen! Karena mungkin ini pernikahanmu yang kedua setelah berpisah dengan Lisa, aku ingin memberikan sesuatu yang paling berharga dan tidak akan kalian lupakan," ucap Josep dengan serius, juga sedikit lemah. Ada sesuatu di dalam tubuhnya yang membuat kesehatannya sedikit terganggu. "Enh ... apa itu?" tanya Danendra dengan kening yang mengkerut. Ia melipat kakinya dengan tangan yang berpegang ke lutut. Danendra tidak sabar ingin segera mendengar "Sesuatu yang berharga" itu dari mulut ayahnya. "Masalah pesta pernikahan, aku sudah menyiapkan semuanya. Dari mulai gedung, catering, kartu undangan, semuanya sudah aku siapkan. Sekarang tinggal pakaian untuk pengantin, terutama untuk Marissa. Kalau ada waktu, hari minggu besok ajak wanita itu ke butik langganan mamamu. Kita harus segera membuat gaun pengantin untuknya, karena waktunya tidak banyak lagi! Jangan sam

  • Terjerat Hasrat Bos Baru   Bab 359 Masih Belum Ditemukan

    Di gedung Ini House Residen, Danendra berdiri di depan pintu apartemen Zain sambil menekan bel. Ia terus menekan bel walau tidak ada yang membuka pintu. Dari belakangnya, Luna melihat sambil berdiri di pintu miliknya. "Danen! Aku bilang juga apa, tetanggaku tidak ada! Marissa juga tidak ada! Sepertinya mereka tidak ada di sini!" ucap Luna dari belakang. Saat ini, Luna tidak tahu apa yang sedang dilakukan oleh Danendra. Pria itu hanya meminta Luna untuk mengawasi pintu di depannya. Kalau ada Marissa, Luna harus segera menghubungi Danendra. "Aishhh! Sial!" Danendra memaki. Ia menggigit jarinya untuk menahan kekesalan. Entah mengapa, semakin lama dia semakin mencemaskan Marissa. Wanita itu pergi dari semalam, sampai sekarang belum kembali. Ditelepon pun masih tidak aktif. 'Apa aku harus melihat rekaman CCTV di gedung?' Tadi Danendra sudah mencari Marissa lewat rekaman CCTV yang ada di gedung apartemennya. Dan sekarang, mungkin dirinya harus melihat rekaman CCTV di gedung

  • Terjerat Hasrat Bos Baru   Bab 358 Marissa Menghilang

    Hari ini terasa sangat cepat, jam pulang kerja akan segera tiba. Di ruang kerja presdir, Danendra duduk sambil menunduk, membaca banyak dokumen yang harus ditandatangani. Di tangan kanannya ada pena untuknya menulis. Dari depannya, tiba-tiba seseorang datang lalu mengetuk pintu ruangan itu. Tanpa menunggu sang pemilik ruangan mengizinkannya masuk, Asisten Anas sudah membuka pintu dan masuk ke dalam. Ia berdiri di depan Danendra sambil mengatakan sesuatu. "Tuan! Kata petugas di biro catatan sipil, untuk pendaftaran pernikahan Anda dan Nona Marissa, itu sudah tidak perlu lagi! Anda dan Nona tidak punya surat resmi perceraian dari pengadilan. Itu artinya, secara hukum kalian belum resmi bercerai," jelas Asisten Anas sesuai dengan informasi yang dia dapatkan dari biro catatan sipil. Asisten Anas segera mengembalikan berkas untuk pendaftaran pernikahan. "Lalu, surat cerai yang sudah dibuat oleh pengacara Mama, apa dulu tidak didaftarkan ke pengadilan?" tanya Danendra dengan heran

  • Terjerat Hasrat Bos Baru   Bab 357 Ketahuan

    Tiba di gedung Ini House Residen, Marissa segera masuk ke dalam. Ia pun naik ke lantai atas dan langsung ke tempat Zain. Di depan pintu, Marissa terdiam dengan ragu. Tangannya terasa kaku untuk menyentuh angka-angka yang biasanya ia tekan. Kali ini, Marissa menekan bel, lalu menunggu seseorang membuka pintu dari dalam. TIT! Tiba-tiba pintu itu terbuka. Marissa melihat pria itu ada di depannya, lalu menyuruhnya untuk masuk. Dengan ragu, Marissa masuk ke dalam. Di ruangan yang nampak terang karena semua lampu dinyalakan, Marissa mengikuti Zain ke ruang keluarga. Mereka duduk sambil menonton acara di TV. "Zain!" panggil Marissa dengan pelan. Ia pun bertanya dengan sedikit basa-basi. "Ba-bagaimana dengan kakimu sekarang? Apa sudah lebih baikan?" Marissa bingung harus membahas apa dengan Zain. Mau membahas masalah tadi malam pun, Marissa tidak berani kalau bukan Zain yang membahasnya lebih dulu. "Baik! Kakiku sudah jauh lebih baik! Apalagi setelah diterapi, rasanya sangat enteng

  • Terjerat Hasrat Bos Baru   Bab 356 Penyakit Apa?

    "Danen! Apa kau yakin ingin menikah dengan wanita itu lagi?" tanya Josep yang sekarang sudah lebih tua dari sebelumnya. "Iya, Ayah, aku yakin! Selain karena Marissa adalah wanita yang aku cintai, juga karena dia adalah ibu dari kedua anakku! Kami ingin kembali bersama sebagai sepasang suami istri, dan sebagai orang tua bagi Izela dan Michael!" jawab Danendra dengan serius. Di depannya, awalnya Ambar ingin menentang hubungan mereka. Tapi setelah dipikir-pikir lagi, ia sudah berjanji pada Danendra akan menerima Marissa setelah dilakukannya tes DNA. "Lakukan saja kalau itu yang kau inginkan! Tapi, jangan menyesal kalau nanti penyakit wanita itu kambuh lagi!" "Penyakit apa?" tanya Danendra sambil mengerutkan kening. Ia tidak mengerti dengan apa yang ibunya katakan. "Apalagi kalau bukan penyakitnya yang suka berselingkuh dengan pria lain!" jelas Ambar dengan sinis. "Tidak, Ma! Marissa tidak punya penyakit aneh seperti itu! Waktu itu, Mama hanya salah paham saja! Ke depannya, ke

  • Terjerat Hasrat Bos Baru   Bab 121 Di Mana Sekarang?

    Di dalam mobilnya, Danendra sudah memakai sabuk pengaman. Ia menelepon memakai headsetnya di telinga. Bukannya Marissa yang menjawab, ini malah suara operator wanita yang berbicara dengan suara tegas namun sopan. "Sial! Kenapa Marissa malah mematikan ponselnya?" Danendra menjadi kesal. Ia senga

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-29
  • Terjerat Hasrat Bos Baru   Bab 117 Tentu Saja!

    Pukul setengah enam sore, Ray dan Fanny sudah duduk di rumah Marissa. Di atas meja sudah ada beberapa makanan dan minuman yang tadi dibeli oleh Ray ketika dirinya berjalan menuju rumah itu. Sambil makan dan minum, Marissa dan Fanny hanya terdiam dan saling pandang. Keduanya tidak ada yang memulai

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-29
  • Terjerat Hasrat Bos Baru   Bab 122 Yaitu Aku!

    Ucapan Mario yang membahas tentang panggilan Danendra itu membuat Darius menjadi marah. Ia menghampiri Marissa, lalu menarik paksa tangan kecil Mario dan menyeretnya ke depan. "Apa katamu tadi??? Papa Danen? Siapa Papa Danen?" Darius berteriak. Ia melempar tubuh anak itu ke samping hingga Mario

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-29
  • Terjerat Hasrat Bos Baru   Bab 112 Menjelaskan

    "Danen! Apa yang kau lakukan? Lepaskan!" Marissa berusaha melepaskan diri dari dekapan pria itu. Namun, Danendra tidak bergerak sedikitpun. Marissa ditekannya ke dinding hingga ia tidak bisa menghindar lagi. Danendra mengunci tubuhnya dengan kedua tangan yang disatukan ke dinding. Sedangkan ponse

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-28
Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status