Beranda / Romansa / The Werewolf's Bride / Bab 123. Luz dan Lio

Share

Bab 123. Luz dan Lio

Penulis: Bayang Wiradipa
last update Tanggal publikasi: 2025-11-27 14:14:16

'Ini aneh, sepertinya aku mulai jadi gila karena mau menuruti lelaki tidak waras yang baru kukenal ini.' umpat Liora dalam hatinya.

"Kau sedang mengumpat." tebak Luzark yang tepat sasaran.

"Bagaimana kau tahu?"

"Mana mungkin aku tidak tahu jika matamu saat melihatku seperti akan memancarkan sinar laser?!"

Luzark mulai menggambar sesuatu di lantai, polanya sangat rumit. Tapi Luzark sangat cekatan dan tidak garisnya tidak melenceng sedikit pun.

"Boleh juga."

"Ini hanya sebagian kecil dari kekuata
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • The Werewolf's Bride   Bab 188. Pernikahan

    "Tidak Liora, itu isi hatiku yang sesungguhnya." ucapan Morgan terdengar lebih tegas dari sebelumnya.Morgan mundur satu langkah, memerhatikan Liora yang salah tingkah.Liora menunduk sesaat, kemudian mengangkat wajah lagi. Ia bingung harus bereaksi seperti apa. Jemarinya betaut gelisah di depan tubuhnya.Morgan menelan ludah. Untuk pertama kalinya setelah sekian lama, ia merasa sangat sulit mengendalikan dirinya sendiri.Sial. Liora terlalu cantik.Morgan memalingkan wajah, berusaha menenangkan isi kepalanya."Aku pergi saja," ucap Morgan tiba-tiba. Liora berkedip. "Pergi? Kenapa?"Morgan menarik napas panjang sebelum menjawab."Jangan tanya kenapa, Liora. Kau akan menyesal jika tahu apa yang kupikirkan saat ini.""Lalu kau mau kemana?" terlihat sedikit sesal di wajah Liora."Jangan memasang ekspresi seperti itu, Baby."Liora menahan rasa kesalnya, apa maunya pria di hadapannya ini."Ukh, aku bisa gila. Maaf, aku benar-benar harus pergi. Aku tidak boleh lebih lama di sini.""Kau seb

  • The Werewolf's Bride   Bab 187. Gaun Pernikahan

    "Kau ingin aku hidup?""Tidak."Sontak Zevariel terkejut dengan jawaban singkat Liora."Matilah Zevariel, dan jalani hidupmu sendiri dengan bahagia." setelah mengucapkan kalimat itu, Liora membalikkan badan dan pergi.Melihat punggung Liora yang menjauh, langkah kakinya yang semakin samar, membuat dada Zevariel perih."Kalau aku tidak menculikmu.. mendekatimu perlahan.. dan menunjukkan ketulusanku.. apa hasilnya akan berbeda?" gumam Zevariel.Keesokan harinya, berita menyiarkan jika Zevariel bunuh diri di dalam penjara. Berita itu langsung menyebar ke sepenjuru daerah, hingga ke kerajaan Velmoria. Namun kabar itu pun menghilang dalam sekejap, tertutup dengan berita pernikahan antara Liora dan Morgan.Morgan sudah diberi gelar kehormatan serta status bangsawan karena telah menyelamatkan Liora, itulah kenapa pernikahan mereka bisa terjadi. Banyak bangsawan yang menyayangkan hal itu karena mereka tidak diberi kesempatan sedikit pun untuk mendekati sang putri.Persiapan dilakukan dengan c

  • The Werewolf's Bride   Bab 186. Kunjungan Rahasia

    Zevariel tersenyum tipis"Aku sungguh kehilangan segalanya, bahkan kau.." gumam Zevariel.Matanya kembali terpaku pada Liora. Zevariel memandangnya lama, hingga para penjaga menariknya pergi.Zevariel keluar dari aula dengan langkahnya yang tegas, dia tidak goyah sedikit pun. Seolah bahkan tanpa mahkota dan kekuatan sihirnya, dia masih seseorang yang berbahaya.Liora menatap kepergian Zevariel, dia tidak tahu.. entah kenapa ada rasa hampa yang terasa."Liora.." panggil Morgan, berusaha mengalihkan perhatian Liora kembali padanya.Namun Liora yang terlalu sibuk dengan pikirannya, tidak mendengar. Morgan mendengus kesal, dengan berani dia menyentil dahi Liora pelan."Ukh! Sakit Morgan." sungut Liora."Kau mengabaikanku, aku sedih." protes Morgan."Aku? Kapan aku..""Kau tidak dengar kan, tadi aku memanggilmu.." potong Morgan."Ehem, benarkah? Di sini terlalu ramai, jadi aku tidak dengar." Liora berkelit.Morgan yang enggan membahas tentang Zevariel lebih lama, bertanya mengenai hal lain

  • The Werewolf's Bride   Bab 185. Pengadilan

    "Kedekatan kami memang spesial." balas Leonel santai."Pengecut. Kalian seperti sekumpulan anak ayam." sarkas Zevariel."Memang kenapa? Yang penting cepat selesai." Leonel menguap. "Hoamm, aku mulai mengantuk. Ini waktu seharusnya aku tidur." jawab Leonel tak acuh.Di belakang mereka, Luzark belum bergerak. Matanya hanya tertuju pada adiknya, Liora."Dia tidak terluka kan?" gumam Luzark pelan.Liora menoleh, dia menatap balik ke arah Luzark. Sorot mata Luzark yang terlihat begitu mengkhawatirkannya sekaligus amarah bercampur. Liora mengisyaratkan pada kakaknya itu bahwa dia baik-baik saja.Dan tepat pada saat itu..Luzark bergumam, kekuatan sucinya menguar. Meski masih dalam wujud manusia, muncul tanduk naga di kepalanya.Seketika seluruh area langsung terkunci, tidak ada yang bisa masuk maupun keluar dari sana.Cahaya putih yang menyilaukan berbentuk lingkaran raksasa muncul di tanah dan menjulang tinggi ke atas, menjalar bagai rantai yang tak terlihat.Akibatnya, energi Zevariel men

  • The Werewolf's Bride   Bab 184. Hutan Perbatasan

    Kereta kuda yang membawa Liora pergi tidak memiliki jendela, mungkin Zevariel menggunakan kereta barang untuk membawa Liora.Dari celah kecil yang ada di sudut, Liora tidak melihat adanya cahaya, menandakan waktu malam telah mengiringi kepergiannya.Saat itu, Liora bahkan tidak sempat berteriak. Tubuhnya ditarik dari balkon kamarnya, seseorang berambut hitam membungkam mulut Liora. Angin seketika menghantam wajahnya saat Zevariel melesat menembus penjagaan secepat kilat.Suara seseorang membuyarkan lamunan Liora."Makanlah." suara Zevariel rendah, hampir seperti bisikan yang berusaha menenangkan badai yang bergejolak di hati Liora.Liora tidak bergerak, dia hanya menatap sekilas ke nampan berisi makanan yang diletakkan Zevariel di depannya."Aku tidak akan meracunimu." lanjut Zevariel."Zevariel, belum terlambat untuk menghentikan semua ini."Zevariel mengernyit, "Apa maksudmu?""Kau tahu yang kau lakukan ini gila kan? Kau tidak berpikir ini akan merugikan kerajaanmu?""Kau mengkhawat

  • The Werewolf's Bride   Bab 183. Penculikan

    Pembicaraan itu pun berakhir dengan kesepakatan awal. Luzark sudah sedikit lega dengan adanya bantuan dari Leonel, namun Morgan masih merasa berat hati."Liora, bisa kita bicara?" cegat Morgan sebelum Liora kembali ke kamarnya. "Kau tidak keberatan jika kita berjalan-jalan sebentar? Sambil berbincang..""Baiklah."Tapi kenyataannya, Morgan hanya melangkah tanpa mengucapkan sepatah kata pun."Ada apa? Katanya kau mau bicara?""Liora," langkah Morgan terhenti. "Kumohon, masih ada waktu untuk mengubah keputusanmu. Luzark juga pasti langsung setuju jika kau menolak sekarang. Ya?" bujuk Morgan. "Kita tetap bisa menjalanlam rencana kita tanpa kau jadi umpan Liora.." ratap Morgan. "Bukankah itu tujuan sang kaisar sampai datang ke sini?" "Aku tahu, tapi dengan begini.. kita bisa mendapatkan dua hal sekaligus. Menangkap Zevariel, sekaligus memberimu gelar bangsawan.""Aku bisa pergi ke medan perang untuk itu.""Berapa lama? Tiga tahun? Lima tahun? Sepuluh tahun? Dan tidak ada jaminan kau kemb

  • The Werewolf's Bride   Bab 173. Sumpah Sihir

    "Bajing*n itu yang membuat tanganmu jadi begini?" geram Luzark.Mata Luzark langsung tertuju pada pergelangan tangan Liora yang memerah. "Apa yang kau lakukan?! Aku menyuruhmu untuk melindungi adikku!" teriak Luzark pada Morgan."Luz, itu bukan salah Morgan." bela Liora."Jangan selalu memanjakan d

  • The Werewolf's Bride   Bab 172. Kejujuran Pahit

    "Yang Mulia.""Iya, Liora?" jawab Zevariel lembut dengan senyum yang terpatri di wajahnya.Liora muak melihatnya."Jangan seperti ini Yang Mulia, tindakan anda ini sudah termasuk kejahatan. Jika kakak saya tahu, pasti akan terjadi keributan besar dan memicu perang antara Luminous dan Velmoria. Mung

  • The Werewolf's Bride   Bab 171. Perpustakaan

    Zevariel masih berusaha untuk menemui Liora, namun itu sangat sulit karena Liora selalu dikawal kemana pun dia pergi.Setelah dua hari Zevariel memperhatikan Liora dalam diam (menguntit), dia tahu kapan waktunya Liora sendirian. Liora biasanya tidak ditemani hanya saat dia ada di perpustakaan. Dia

  • The Werewolf's Bride   Bab 170. Hadiah

    Morgan jadi teringat memorinya saat kecil dulu, dia pernah terserang flu. Dia tidak mau diobati Liora karena takut energi Liora akan habis jika terus-terusan mengobatinya. Namun sakitnya tidak kunjung sembuh, jadilah Morgan kecil dengan ingus yang selalu hampir keluar dari hidungnya.Liora menginga

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status