Teilen

Wanita Matre Juga Punya Batas
Wanita Matre Juga Punya Batas
Candy

Bab 1

Candy
Media sosial kembali gempar.

#Celine Halim, Si Matre Kelas Atas, Kembali Diputus Tunangannya!

#Masuk Keluarga Konglomerat Ternyata Tak Mudah! Andrew Gutama Kembali Membatalkan Pernikahan demi Mantan Istri dan Anaknya!

Foto yang paling banyak dibagikan adalah foto beresolusi tinggi saat aku berdiri sendirian di pinggir jalan dengan gaun pengantin, sibuk mencari taksi.

Kolom komentarnya telah dipenuhi lebih dari sepuluh ribu komentar.

Aku bahkan tidak perlu membacanya untuk tahu apa yang mereka katakan.

Sebagian menyindirku karena dianggap terlalu berambisi dan tidak tahu diri.

Sebagian lainnya menertawakanku karena dianggap sengaja mencari malu.

Aku membaca semuanya tanpa ekspresi, lalu menutup aplikasi.

Setelah melepaskan gaun pengantin dan berganti pakaian biasa, aku masuk ke dapur dan memasak semangkuk mi untuk diriku sendiri.

Mi kuah bening dengan sebutir telur setengah matang di atasnya.

Aku memotretnya, lalu mengunggahnya tanpa menuliskan keterangan apa pun.

Lima menit kemudian, sebuah komentar muncul.

[Gagal menggaet keluarga kaya, sekarang Nona Celine mulai pura-pura malang?]

[Di hari pernikahan malah makan mi polos? Sungguh menyedihkan.]

Aku tidak membalas.

Aku hanya menunggu seseorang melihat unggahan itu.

Benar saja, sepuluh menit kemudian, ponselku kembali bergetar. Uang sejumlah enam miliar telah masuk ke rekeningku.

Bersama transferan itu, Andrew hanya meninggalkan satu pesan: [Jaga dirimu baik-baik.]

Aku tersenyum puas.

Siapa yang akan percaya kalau semangkuk mi sederhana bisa bernilai enam miliar?

Lima tahun lalu, ketika Andrew baru saja bercerai, aku menemukannya mabuk di sebuah bar dan membawanya pulang bersamaku. Malam itu, aku juga memasakkan semangkuk mi untuknya.

Aku tidak memanfaatkan kesempatan itu untuk tidur dengannya.

Aku juga tidak memaksanya menjelaskan apa pun, apalagi terus mengusiknya.

Begitulah cara seorang matre kelas atas bermain.

Kini, ketika melihat semangkuk mi yang sama, rasa bersalah Andrew justru makin dalam.

Kalau pada akhirnya kami memang harus berpisah, tentu lebih baik aku mengambil sebanyak mungkin.

Setelah mendapatkan semuanya, aku akan pergi.

Linda Yanuar meneleponku.

Suaranya terdengar malas dan santai, sedikit serak karena alkohol.

"Aku sudah lihat berita yang sedang trending. Sudah ketiga kalinya. Kamu masih sanggup bertahan?"

Aku menjawab lirih, "Hm."

"Masih."

"Masih saja pura-pura kuat."

Dia juga seorang wanita matre, hanya saja levelnya jauh di atasku.

Dulu, ketika aku masih bimbang antara cinta dan uang, dialah yang pernah mengatakan sesuatu kepadaku.

"Menjadi wanita matre bukan cuma soal mengeruk uang. Kita juga harus tahu cara menikmati hidup."

"Kita sudah berusaha jadi perempuan sebaik ini. Jadi, kita pantas dapatin yang lebih baik."

Ketika bertemu Andrew, aku benar-benar mengira telah menemukan pria yang ditakdirkan untukku.

Sayangnya, Linda tidak pernah berpikir demikian.

"Kamu nggak akan pernah bisa ngalahin mantan istri dan anaknya."

"Daripada terus begini, lebih baik keruk sebanyak-banyaknya, lalu pergi!"

Saat itu, aku tidak bisa menerima perkataannya.

"Kali ini, aku ingin dapatin kebahagiaan dalam hidup."

Aku pernah berkata kepada Andrew, "Segala sesuatu ada batasnya. Batasnya tiga kali saja." Itu adalah kesempatan yang kuberikan kepadanya sekaligus batas terakhir yang sanggup kutoleransi.

Namun, aku terlalu meremehkan besarnya kasih sayang Andrew kepada anaknya.

Ikatan darah ternyata begitu kuat hingga mampu mengalahkan segalanya.

"Kak Linda, aku nyesal."

Linda terdiam sejenak. Dia tidak menyangka bahwa aku, yang selama ini keras kepala, akhirnya mengakui kekalahan.

Dia tidak menertawakanku. Sebaliknya, ada sedikit rasa iba dalam suaranya.

"Datanglah ke Suisend. Aku akan bawa kamu nyari pria yang lebih baik."

"Aku akan kirimin tawaran pekerjaan. Jadi kamu bisa dapat visa selama tiga tahun."

Suaminya orang terkaya di Suisend. Aku tahu, hal seperti itu memang bukan masalah baginya.

Aku menatap angka yang tertera di rekening bankku, lalu terdiam beberapa saat.

Ternyata, harga Andrew hanya sampai di sini.

Setelah tiga kali, dia sudah tidak layak lagi untuk terus kuperas.

Lies dieses Buch weiterhin kostenlos
Code scannen, um die App herunterzuladen

Aktuellstes Kapitel

  • Wanita Matre Juga Punya Batas   Bab 9

    Andrew memang sudah kembali, tetapi hadiah-hadiah darinya terus berdatangan.Aku tidak mau menerima satu pun. Semuanya kukembalikan.Menjadi wanita matre bukan berarti aku tidak punya prinsip.Andrew benar-benar mengajukan perceraian. Ketika Yasmin menerima "Perjanjian Perceraian", dia sampai terpaku.Keesokan harinya, berita tentang perceraian mereka langsung menjadi sorotan.#Andrew Gutama Kembali Mengajukan Cerai kepada Yasmin Chandrata demi Mendapatkan Celine Halim!#Pernikahan Keluarga Konglomerat Berbalik Arah Secara Dramatis, Si Wanita Matre Celine Halim Menang Telak!Kolom komentar pun langsung dipenuhi perdebatan.Ada yang memuji Andrew karena dianggap setia pada cintanya, ada yang merasa kasihan kepada Yasmin, dan ada pula yang mencibirku karena dianggap tidak tahu diri dan terus mengusik mereka.Namun kali ini, Andrew tidak tinggal diam. Dia justru mengeluarkan pernyataan pribadi.[Aku menikah kembali dengan Yasmin demi membantu anak kami menjalani pengobatan. Kini kami meng

  • Wanita Matre Juga Punya Batas   Bab 8

    Tanpa terasa, setahun telah berlalu. Kini, aku akan segera bertunangan.Sebenarnya, aku ingin semuanya berlangsung sederhana dan tidak terlalu banyak diketahui orang. Sayangnya, identitas calon suamiku memang tidak memungkinkan kami untuk tetap rendah hati. #Bintang Baru Dunia Keuangan Negara Ini Akan Menikahi Celine Halim!#Wanita Pemburu Harta Celine Halim Akhirnya Berhasil Naik Kelas! Pernikahan Mewah Di Kastel Akan Digelar Sebulan Lagi!Aku membaca berita itu dan hanya tersenyum."Aku akan hapus semua berita yang sedang trending itu."Bastian Hendriks sudah hendak mengambil ponselnya untuk menelepon seseorang.Aku segera menggeleng."Nggak perlu. Biarin saja mereka nulis apa pun yang mereka mau."Bagiku, lebih baik membuat orang iri daripada membuat mereka merasa kasihan. Itulah prinsip yang selalu kami pegang sebagai perempuan pemburu harta.Bastian menatapku. Sorot matanya dipenuhi rasa sayang."Tapi ini nggak adil buat kamu."Aku hanya tersenyum."Selama kamu tahu gimana kenyat

  • Wanita Matre Juga Punya Batas   Bab 7

    Waktu berlalu begitu cepat. Tanpa terasa, enam bulan telah berlalu.Setiap kali Andrew hendak pergi mencariku, selalu ada saja yang menghalanginya. Kadang Jody kambuh, kadang ibunya melarang, dan tak jarang perusahaan tiba-tiba dilanda masalah besar.Tubuh dan pikirannya sudah sama-sama kelelahan. Meski begitu, dia tetap berusaha menghubungiku, bahkan sampai berkali-kali berganti nomor.Lama-kelamaan, aku memilih mengganti nomor ponselku sekalian.Sejak saat itu, dia benar-benar kehilangan cara untuk menghubungiku.Ketika mengetahui bahwa aku pergi menemui Linda, hatinya kembali terasa sesak.Sebelumnya, Linda sudah pernah berniat mengenalkanku kepada pria lain, tetapi akulah yang menolaknya.Namun sekarang, setelah terluka karena cinta, apakah mungkin aku akan menerima orang lain hanya karena sedang terbawa emosi?Pikiran itu membuat Andrew makin gelisah.Namun, dia selalu berhasil menemukan alasan untuk menenangkan dirinya sendiri.Bagaimanapun, kami sudah menjalin hubungan selama li

  • Wanita Matre Juga Punya Batas   Bab 6

    Berita tentang ritual penghormatan leluhur di kediaman Keluarga Gutama kembali memicu keributan.Banyak orang mengatakan bahwa Yasmin masih merupakan istri sah, sementara Celine hanyalah wanita simpanan yang selama ini mengincar kekayaan Keluarga Gutama.Ritual penghormatan leluhur berlangsung selama tiga hari. Selama itu pula, komentar tentang hubungan mereka terus bermunculan.Begitu ritual selesai, Andrew langsung datang mencariku.Namun, bahkan sebelum sampai di depan pintu, tubuhnya sudah membeku.Rumah itu telah kosong melompong. Tidak ada lagi barang-barang milikku. Hanya beberapa pekerja renovasi yang sedang sibuk mengukur ruangan.Seorang pria paruh baya memegang kontrak jual beli rumah sambil menatap Andrew dengan bingung."Nona Celine sudah jual rumah ini ke saya."Andrew langsung merebut kontrak tersebut dan membolak-balik beberapa halamannya.Itu kontrak yang pernah dilihatnya hari itu.Jadi, selama ini Celine bukan sedang membeli rumah, melainkan menjualnya?Lalu sekarang

  • Wanita Matre Juga Punya Batas   Bab 5

    "Celine, kamu kenapa?"Andrew buru-buru membantuku berdiri.Keluarga Gutama memang tidak memiliki banyak keturunan.Kakak laki-laki Andrew memilih menjadi biksu.Kakak perempuannya juga memutuskan untuk tidak menikah.Karena itu, Ayah dan Ibu Andrew menaruh harapan besar kepadanya. Setidaknya, Andrew harus memiliki tiga anak.Saat melahirkan Jody, Yasmin mengalami kerusakan pada tubuhnya dan tidak bisa memiliki anak lagi.Itulah sebabnya, meskipun Andrew sangat menyayangi putranya, saat mereka bercerai dia tetap memilih menyerahkan hak asuh kepada Yasmin.Namun, sekarang ketika melihatku terjatuh dengan darah membasahi tubuhku, Andrew justru panik. Matanya bahkan memerah.Aku meraba rok putih yang terjepit di bawah tubuhku. Ketika tanganku kuangkat, telapak tanganku sudah penuh darah.Aku sendiri sampai tercengang.Saat itulah aku baru teringat. Sudah lebih dari sebulan aku tidak mengalami menstruasi.Wajah Andrew langsung berubah panik."Dokter! Di mana dokternya?"Ketika petugas medi

  • Wanita Matre Juga Punya Batas   Bab 4

    Sudah seminggu Andrew tidak datang mencariku.Aku sendiri sedang sibuk mencairkan berbagai aset yang kumiliki, jadi tidak punya waktu untuk memikirkan ke mana dia pergi.Sampai hari itu, dia tiba-tiba muncul. Aku sempat panik dan buru-buru menyelipkan kontrak penjualan rumah sebelum dia melihatnya."Jody sudah jalanin evaluasi psikologis. Tingkat kecemasannya bahkan lebih tinggi daripada sebelumnya."Aku tidak menyela. Aku hanya menunggu apa lagi yang hendak dia katakan."Dokter nyaranin agar kedua orang tua mendampingi dia menjalani terapi setidaknya selama enam bulan .…"Andrew terdiam. Raut wajahnya tampak sulit dibaca, seolah dia sendiri tidak tahu bagaimana menyampaikan kalimat berikutnya.Setelah cukup lama, akhirnya dia berkata, "Rujuk mungkin akan jadi cara yang paling efektif buat membantu pemulihan anak."Aku langsung tahu ke mana arah pembicaraan ini."Lalu, hubungan kita gimana?""Tentu saja bukan berarti kita putus!"Dia buru-buru meraih tanganku, seakan takut aku salah pa

Weitere Kapitel
Entdecke und lies gute Romane kostenlos
Kostenloser Zugriff auf zahlreiche Romane in der GoodNovel-App. Lade deine Lieblingsbücher herunter und lies jederzeit und überall.
Bücher in der App kostenlos lesen
CODE SCANNEN, UM IN DER APP ZU LESEN
DMCA.com Protection Status