Compartilhar

64

Autor: Naomiliana
last update Data de publicação: 2026-05-05 22:46:42

“Ini…?”

Lian Wei membeku memandang lurus pada lukisan di depannya.

“Ini aku?”

Lukisan itu adalah potret Xinxin sebagai Komandan Militer yang baru menerima gelar. Sangat mirip dengan Lian Wei, yang berbeda hanya auranya saja.

“Dua jiwa yang tidak menyatu.”

Lian Wei membaca kalimat di bawahnya dan ia juga menggenggam gelang merah yang berbentuk seperti benang takdir.

“Sebenarnya apa yang terjadi?”

Terdengar suara keributan dari luar paviliun, Lian Wei segera merapikan lukisan itu. Ia juga memaka
Continue a ler este livro gratuitamente
Escaneie o código para baixar o App
Capítulo bloqueado

Último capítulo

  • Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!   293

    Setelah selesai mandi ia keluar dengan hanfu biru muda. Xie Nian dan Mingmei menghampirinya.Mingmei membantu Lian Wei menyisir rambut, sementara Xie Nian membantu merias wajah pucatnya.“Sudah didandani tapi tetapi saja pucat, kau tidak boleh pergi jauh dari kami.”Lian Wei hanya tersenyum mendengarnya.“Kau jadi ikutkan, Li Xinhua?” tanya Xie Nian.“Tidak kau pergi saja lebih dulu. Aku akan menyusulmu nanti,” ucap Lian Wei tenang.“Ah tapi?”“Tenang saja aku sudah lebih baik. Aku akan berdiam diri sebentar disini.”“Baiklah, cepat menyusul jika sudah selesai ya. Aku pergi dulu, sampai nanti.”Klap!Suara pintu tertutup, hanya menyisakan Lian Wei dan Mingmei di dalam kamar itu.“Nona, apa anda mau pergi?”“Pergi, seluruh murid harus berada di sana. Jika tidak pergi, itu sudah bertindak tidak sopan pada putra negara ini.”‘Putri anda kenapa?’ batin Mingmei yang tidak sanggup ia katakan.Tok… Tok…Suara ketukan jendela terdengar, Mingmei segera memeriksanya. Terlihat Yelu yang berdiri

  • Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!   292

    Jianying dan Xiuhuan semakin sering mengunjungi Resto Xinxin. Terkadang ia juga bertanya pada pelayan resto tentang pemilik resto ini. Namun jawabannya selalu sama, tuan mereka tidak ada di tempat. “Kak, kita tidak punya cara lain selain pergi ke goa itu.”“Tapi di sana berbahaya, kau hampir tidak bisa keluar dari sana.”“Tapi—”“Lebih baik kita menunggu disini.”“Ini salahmu karena ceroboh melewatkan waktu emas,” cibir Jianying.“Kau!”Jianying hanya menatap kesal pada kakaknya yang begitu bodoh.“Kita pikirkan cara agar kita bisa masuk kesana.”“Baiklah, lalu apa rencana mau kak?”“Belum terpikirkan olehku.”‘Hah… dasar payah,’ umpat Jianying dalam hati.“Oh ya, ayah menyuruhku untuk menemui Lien Hua dan Mayleen di akademi, apa kau ingin ikut?”“Tidak, mereka itu kan adik kesayanganmu. Adikku hanya Lian'er seorang, jika kau ingin pergi, pergi saja sendiri. Aku masih ada urusan lain,” ucapnya dingin. “Kau mau kemana?”“Perbatasan,” ucapnya lalu pergi dari hadapan Xiuhuan. Xiuhuan

  • Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!   291

    “Mingmei, bagaimana kau tahu herbal itu di simpan di sana?”“Ah… itu…” Mingmei tampak berpikir sejenak.“Aku dan Li Xinhua adalah teman masa kecil. Aku sudah sering masuk ke kamarnya dan Li Xinhua juga selalu mengatur kamarnya sama persis seperti di kediaman,” bohong Mingmei yang dipercaya oleh Xie Nian.“Pantas kau terlihat tenang saat pertarungan terakhir Li Xinhua.”“Ya benar. Kau kembali saja, biar aku yang menjaganya.”“Kalau begitu aku kembali dulu,” ucap Xie Nian.Sementara itu Wang Xuemin yang sedang mengganti bajunya karena kotor terkena cipratan darah. Tianzhi masuk ke dalam dan mempersiapkan pakaian gantinya.“Pangeran, pakaian ganti anda.”Wang Xuemin mengulurkan tangannya, Tianzhi membantu memakaikan bajunya.“Apa dia sudah mengatakan dimana tuannya berada?”“Tidak, pangeran.”“Apa? Lalu untuk apa kau kemari Tianzhi? Jika tidak mendapatkan informasi? Bukankah aku sudah mengatakannya cari sampai dapat?”“Dia pingsan pangeran, tapi ada—”“Apa tidak ada hal yang bisa kau lak

  • Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!   290

    Setelah kembali dari pertemuan para tetua, Luoyang berdiri di depan aula segera menemui Adipati Xinxi.“Guru, ada hal yang ingin kutanyakan.”“Katakan.”“Apa guru mengetahui identitas asli Tuan Xinxin? Kenapa aku merasa familiar dengan suaranya?”“Guru juga baru tahu, ada hal yang membuat guru yakin bahwa dia adalah orangnya.”“Siapa dia guru?”“Saat waktunya tiba, kau akan segera tahu.”Setelah mengatakan itu Adipati Xinxi pergi dari sana. Sementara itu, Lian Wei pergi ke kamarnya, ia bingung apakah harus datang untuk mengajari teman dan para seniornya atau tidak.“Apa yang harus ku lakukan?” ucapnya. Lian Wei bersandar pada rak buku, ia sedang memikirkan cara agar tidak ketahuan gurunya. Biar bagaimanapun ini menyangkut dengan harga diri tentaranya. Dia sudah berjanji, jika dia tidak datang akan membuat namanya hancur.Krieettt... “Woah!”Brukk!Lian Wei jatuh ke lantai dingin itu.“Aduh,” Lian Wei mengaduh kesakitan.Sebuah pintu terbuka dengan sendirinya. Tidak lebih tepat, jika

  • Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!   289

    “Yang Mulia, saya sudah mendapatkan orang yang anda cari.”Wang Xuemin meletakkan bukunya dan menatap Tianzhi.“Dimana dia?”“Ruang eksekusi, Yang Mulia.”Wang Xuemin segera berjalan kesana diikuti oleh Tianzhi. Ruangan bawah tanah terlihat sangat lembab. Tidak ada suara lain selain langkah kaki mereka.Lorong hanya diterangi oleh obor yang menyala di sepanjang dinding. Penjaga yang melihat kedatangan mereka segera berdiri dari duduknya.Brak!Pintu terbuka kuat, terlihat orang yang dicari itu terikat di tiang dengan tubuh penuh luka.“Yang Mulia!” seru pengawal yang berjaga di depan ruang eksekusi. Mereka langsung memberi hormat pada Wang Xuemin.Wang Xuemin langsung masuk kedalam ruangan. Orang itu berusaha untuk melihat Wang Xuemin.“Aku tidak perlu banyak bicara padamu. Katakan siapa tuanmu dan dimana dia? Lalu apa rencana kalian?” ucap Wang Xuemin mencengkram rahang pria itu kuat.“Lepaskan! Sampai matipun tidak akan aku katakan!”“Apa yang tertangkap hanya anak buah Dan Rui?”“B

  • Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!   288

    “Anda benar Tuan Xinxin?”“Benar. Jadi katakan apa keperluanmu mencariku?”“Semua murid langsung menghentikan aktivitas mereka.“Aku datang untuk memohon pada anda untuk mengajarkan murid kami ilmu anda tuan.”“Benar tuan,” ucap mereka lalu menyerahkan barang bawaan mereka.Qiu Mengambil barangnya dan membawanya pada Lian Wei.“Adipati sebenarnya aku tidak perlu barang seperti ini. Usaha ku ini sangat banyak. Jadi barang seperti ini sangat banyak di kediamanku.”Deg…Adipati Xinxi langsung berlutut, Lian Wei yang melihat itu terkejut. Ia tidak berani menerima sujud dari orang yang lebih tua.“Jangan berlutut seperti ini adipati.”“Akan ku berikan harta sekte terbaik kami pada anda, jika anda bersedia membantu kami. Saat ini kami sedang dilatih untuk persiapan perang dengan Kekaisaran Song.”“Adipati sebenarnya aku tidak ingin terlibat dengan urusan seperti ini. Aku hanya peduli jika itu adalah usaha yang menguntungkan aku.”Adipati Xinxi menoleh ke atas.“Tuan…” ucap Adipati Xinxi ter

  • Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!   2

    "Kau!"'Apa sampah ini mengingatnya?' batin Lien Hua itu takut.'Ah tidak, mereka tahunya aku hilang ingatan. Baiklah mari kita biarkan dia bersenang-senang dahulu,' batin Xinxin. Ia merasakan seseorang memeluknya dari samping.'Orang ini Li Jianying, orang yang selalu ada bagi pemilik tubuh ini dan

  • Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!   1

    Plak!Suara tamparan keras menggema di dalam ruangan.Kepala Li Lian Wei terhempas ke samping. Rasa panas menjalar di pipinya, disusul denyutan tajam di kepala.“Oh? Kukira kau sudah mati di danau itu.”Suara dingin penuh ejekan terdengar.Gadis yang berdiri angkuh itu adalah Li Lien Hua, putri kedu

  • Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!   5

    Bahkan ia saja mungkin tidak bisa menghentikan laju serangannya, namun gadis di depannya menghentikannya tepat waktu. Semua orang kembali tercengang dengan kejadian itu. Lian Wei menurunkan kakinya, segera Jingmi terjatuh lemas."Kau beruntung aku tidak menendang kepalamu, jika aku benar-benar menen

  • Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!   3

    Satu kata sudah dapat memprediksi secara keseluruhan. Tubuh ini lemah dan jelek, tentu saja itu karena racun. Ia harus mengeluarkan racun ini dalam tubuhnya. Ia mengambil cermin yang terbuat dari perunggu, ia terkejut betapa jeleknya dia saat ini."Ini pasti ulah para rubah itu, aku yakin jika tubuh

Mais capítulos
Explore e leia bons romances gratuitamente
Acesso gratuito a um vasto número de bons romances no app GoodNovel. Baixe os livros que você gosta e leia em qualquer lugar e a qualquer hora.
Leia livros gratuitamente no app
ESCANEIE O CÓDIGO PARA LER NO APP
DMCA.com Protection Status