로그인น้องสาวเพื่อน! บุคคลต้องห้าม! เขาก็ไม่อยากผิดสัญญากับเพื่อนหรอกนะ แต่เด็กมันก็ยั่วเหลือเกิน "ถ้าพี่ไม่พูดหนูไม่พูด แล้วเฮียภีมจะรู้ได้ไง" ความอดทนของเขานั้นยิ่งกว่าเหล็กกล้า แต่เมื่อเจอขาว ๆ อวบ ๆ บวกกับเด็กมันอ้อนขนาดนั้น ถามจริงจะเอาอะไรมากล้าได้อีก ความคิดฝ่ายเทวดากับซาตานตีกันให้ยุ่งในหัว สุดท้ายแล้วเขาจะจัดการอย่างไรกับความสัมพันธ์ต้องห้ามนี้ **************************** #ไม่มีนอกกายนอกใจ
더 보기Joko Irawan, sosok lelaki dengan perawakan tubuh sedang. Perkiraan tinggi 170 senti meter. Ditambah paras manis khas wajah lelaki Jawa. Pernikahannya telah berlangsung lima tahun dan belum dikaruniai seorang anak.
Kehidupan rumah tangga dengan segala problematika mulai dia jalani. Termasuk urusan ranjang.
“Apakah kehidupan pernikahan itu hanya bertolak ukur dari ranjang?”
Dia hanya mengangkat kedua pundaknya. Saat sebuah pertanyaan terlontar dari kawan wanita sekantornya.
“Serius ini pertanyaanku? Apa kalian para kaum lelaki, hanya memikirkan pernikahan dari urusan ranjang?” Kembali pertanyaan itu terlontar.
_oOo_
_Surabaya,2010_
Sore itu Joko Irawan diajak beberapa teman kantor untuk sekedar mencari hawa segar ala kota Surabaya. Sepakat mereka melaju ke arah jalan beraspal yang tidak seberapa lebar menuju gang yang terkenal sebagai salah satu tempat prostitusi terbesar di Asia Tenggara. Yaitu gang Dolly.
Para lelaki berbaju batik, sudah mulai sibuk dengan pekerjaan mereka mengatur lalu lintas jalan dan parkir. Mereka pun saling menawarkan rumah yang berisi wanita cantik, pada setiap mobil yang berhenti di kawasan itu.
“Maju, Bos! Stop … cakep!” ujar salah seorang lelaki berpakaian batik, memandu mobil Joko.
“Ini tempatnya?” bisik Joko yang seumur-umur baru kali ini ke gang Dolly.
“Iyo, mosok kamu enggak pernah ke sini, Jok?” sahut Yono.
Joko hanya menggeleng pelan.
“Enggak mungkin!” sahut Setyo dan dua orang temannya yang lain. Seperti kompak menyangkal ucapan Joko.
“Yo, wes kalau enggak percaya,” cetus Joko.
Tok tok tok!
Kaca mobil diketuk seorang lelaki berbatik. Joko menurunkan kaca jendela dan tersenyum.
“Opo, Cak?”
“Sudah dapat rumahnya belum, Bos?”
Sontak Joko menoleh pada Yono yang duduk sejajar dengannya di jok depan.
“Ada yang sip, enggak?” sahut Yono yang seperti nya sudah terbiasa ke tempat seperti ini.
“Buanyak, Bos. Mari aku antar Bos. Penghuninya banyak yang gress … pokoknya markotop,” ucap sang lelaki dengan mengangkat kedua jempol.
Seketika Yono berkedip , seolah memberi kode pada teman-temannya. Tak menghiraukan Joko yang tengah bergelut antara iya dan tidak.
“Ayo!” Yono menepuk bahu Joko keras.
Dia pun gelagapan. Akhirnya Joko turun mengikuti langkah Yono dan yang lain. Mengikuti sang lelaki berbaju batik.
Sampai lelaki itu berhenti di depan sebuah rumah yang terang benderang. Dengan jendela kaca yang sangat lebar. Hingga mereka yang berada di luar, bisa melihat dengan jelas. Apa saja yang ada di dalam rumah.
Pandangan mata Joko jelalatan. Saat melihat rumah yang berjejer rapi dibuat bak aquarium dengan hiasan wanita cantik di dalamnya saling duduk berjajar. Yono dan Setyo terkikik melihat tingkah Joko.
“Ini pengalaman pertama aku datang ke Dolly. Jadi enggak usah ngetawain!” seru Joko kesal.
Ucapan Joko langsung disambut gemuruh tawa Yono dan yang lain.
“Let’s go everybody!” ajak Yono pada keempat temannya. Mereka pun memasuki sebuah rumah yang tadi ditunjukkan oleh lelaki berbatik.
Saat menginjak lantai keramik rumah berwarna biru. Hati Joko langsung bergetar. Dia melirik pada Yono, Setyo dan kedua temannya yang lain. Mereka jauh terlihat tenang . Seperti bocah TK yang sedang diajak ke suatu taman bermain.
Sejenak Joko melupakan Ana yang sudah menanti di rumah. Biasanya wanita itu duduk di teras depan menunggu kedatangan sang suami. Sesaat hati Joko kembali berdesir.
“Ayok!” Setyo menarik lengan Joko yang masih terpaku di ambang pintu.
Ketika mereka masuk ke dalam. Para wanita cantik itu, mulai melambaikan tangan dan tersenyum ramah. Seolah menggoda mereka berlima. Keringat dingin semakin membasahi kening dan punggung Joko. Kedua lututnya pun ikut bergetar. Tak hanya jantung yang ikut berdebar.
Salah seorang wanita dengan senyum mengembang lebar. Langsung menyambut kedatangan mereka. Dia mengusap manja lengan Yono. Dari raut wajahnya dia berumur kisaran kepala empat.
“Mas e lagi cari yang model gimana?” ujar sang wanita berbisik.
Pakaiannya sangat minim. Hanya mengenakan gaun terusan yang sangat ketat. Bagian leher sangat rendah, seperti sengaja mempertontonkan bagian yang menonjol empuk. Rambutnya yang berwarna ungu kehitaman tergerai bebas. Sesekali dia mempermainkan rambutnya dengan senyum yang menggoda.
“Kok, pada malu-malu sih. Ada yang montok, rambut pendek, panjang, ada yang bokongnya gede. Ayo dong!”
Dia pun menarik lengan Yono untuk segera memilih. Tanpa malu Yono menunjuk seorang wanita muda kisaran dua puluhan. Lalu Setyo dan kedua teman yang lain pun memilih sesuai keinginan hati mereka.
Tinggallah Joko yang masih berdiri terpaku dengan mata melotot dan mulut terperangah. Belum pernah sebelumnya dia melihat banyak wanita cantik dan seksi seperti ini.
“Joko … woiii! Pilihen, Cuk. Jangan diam aja,” celetuk Setyo yang disambut gelak tawa teman dan para wanita itu.
Lalu Yono menghampiri Joko.
“Kamu lihat yang berbaju merah itu! Coba kamu perhatikan serius!”
Telunjuk Yono mengarah pada seorang wanita yang tengah melambaikan tangan, “Hai, Mas Joko!”
Sontak Joko menundukkan kepala. Jantungnya semakin berdegup kencang tak karuan. Apalagi harus menahan pipis sedari tadi.
“Lihatlah dulu wajahnya, Jok. Mirip istri kamu,” ujar Yono berbisik.
Sontak Joko mendongak.
“Mirip istri kamu ‘kan?” ulang Yono.
“Jancuk ! Ojo (Jangan) bawa-bawa istriku,” sentak Joko kesal.
“Sorry, Bro. Kalau kamu tak segera pilih aku tinggal. Tuh kamu lihat yang lain udah pada masuk.”
Tubuh Joko semakin gemetaran. Wajahnya pun bagai udang rebus. Menahan malu.
‘Kenapa aku juga nekat mengikuti mereka?’ Rasa penyesalan menyibak hati Joko. Dia pun terus menggaruk-garuk kepalanya.
Hanya tertinggal Yono yang masih menemani Joko. Dia memberanikan diri memperhatikan wanita berbaju merah tadi.
Joko mulai mencuri pandang sang wanita dari depan meja tamu. Memang tidak salah Yono bilang kalau wanita itu memang mirip dengan istrinya. Postur tubuh dan anatomi wajah sang wanita, memang persis. Hanya saja terdapat sebuah perbedaan yang menonjol.
‘Kenapa wanita ini terlihat lebih menarik?’
“Milih seng endi kon? Milih yang mana kamu ?” tanya Yono sambil menarik lengan Joko.
Merasa terdesak dan Joko tak tertarik pada wanita yang lain. Spontan dia menunjuk wanita bergaun merah. Rambut yang panjang hitam tergerai, langsung tersenyum padanya.
Sontak Yono terkekeh. Mungkin saat ini para wanita itu, juga mentertawakan sikap Joko yang konyol dan terlihat culun.
“Ayo, Mas. Ikuti saya!” Suaranya begitu merdu bak buluh perindu.
Joko pun masih terpaku di tempatnya berdiri. Namun wanita itu tak tinggal diam. Dia langsung menarik lengan Joko dan bergelayut manja.
Mereka berdua berjalan menuju sebuah lorong yang terdapat banyak kamar. Lalu naik ke lantai dua. Tak ada perbincangan yang terjadi. Hanya saja wanita cantik ini masih terus bergelayut di lengan Joko. Sangat pintar dia menggoda dan merayunya.
“Kenapa Mas gemeteran? Baru pertama kali ya?”
“Ehhh … iya!”
“Aku akan buat Mas Joko ketagihan mencari aku!” bisiknya lirih. Membuat dada Joko semakin berdebar-debar. “Itu kamarku, Mas! Aku jamin Mas akan ketagihan. Layanan aku sangat memuaskan.”
_II_
Hai readers. Jangan lupa tambahkan ke rak ya.
Jangan lupa juga baca cerita aku yang lain, Elegi Wanita Kedua, The Duke William ( 9 Istri ), Kuku Bu Sapto, Geishaku Karmila.
ตอนพิเศษ 6 ป้ารหัส (หงส์ ซัน)ถ้าใครยังไม่รู้จักฉัน อันดับแรกฉันต้องขอแนะนำตัวก่อนนะคะ ฉันชื่อหงส์เป็นน้องรหัสของพี่นีน่า เป็นพี่รหัสของแก้วและเป็นป้ารหัสของไอ้เด็กเปรตอย่างไอ้ซันจะไม่ให้เรียกว่าเด็กเปรตได้อย่างไรเล่า ใคร ๆ ต่างก็รู้ว่ามันมาเรียนที่นี่เพราะตามพี่นีน่าพี่รหัสฉันมา แต่ความรักเขาไม่มีคะแนนความพยายาม มันก็เลยอกหักเมื่อมันอกหัก ในขณะที่พี่รหัสของมันอย่างแก้วกำลังอินเลิฟ คนที่ต้องกินเหล้ากับมันก็เลยเป็นฉัน“เจ้หงส์กินเหล้ากัน”“ใครเจ้แก”“ก็เจ้ไง แก่กว่าไม่เรียกเจ้แล้วให้เรียกอะไร” นอกจากไม่มีมารยาทมาบ้านคนอื่นโดยไม่ขออนุญาต มันยังไม่มีมารยาทเรียกผู้หญิงที่อายุมากกว่ามันปีเดียวว่าเจ้อีกใช่ค่ะ ฉันอายุมากกว่าไอ้หมาซันแค่ปีเดียวเพราะฉันเรียนเร็วกว่าปกติ คงเพราะได้เส้นแม่เป็นครู“กินเหล้ากันซื้อมาเพียบเลย”“แกไม่กลับบ้านเหรอ” ช่วงนี้เป็นช่วงปิดเทอมสั้น คนส่วนมากก็กลับบ้านกัน แต่ฉันที่มีบ้านอยู่ที่นี่ก็ไม่ต้องไปไหน“กลับบ้านแล้วใครจะอยู่เป็นเพื่อนเจ้” ฉันได้แต่กลอกตามองบน บ้านหลังนี้ฉันอยู่มาตั้งแต่เกิด ทำไมต้องให้ใครมาอยู่เป็นเพื่อนด้วย“เออ นี่สั่งหมูกระทะร้านย่างให้แดกมาด้
“รออะไรคะ กดจองตั๋วเลยดีไหม” นีรนาผู้ทำหน้าที่พีอาร์รีบส่งเสริม ผัวหาบเมียคอนคู่จริง“บรรยากาศด้วย เราได้กินอาหารทะเลสด ๆ กลิ่นและลมทะเลพัดเย็นสบายและที่ขาดไม่ได้เบียร์เย็น ๆ เอ้าชนค่ะเพื่อน” พิชชี่ยกแก้วน้ำสีเหลืองทองฟองกำลังดีขึ้นชู ที่เหลือก็รีบยกขึ้นชน ยกเว้นคนที่ยังให้นมลูกยังคงกินไม่ได้“นักท่องเที่ยวเต็มตลอดเลยเหรอ” ชาร์มมี่ที่นั่งมองไปยังโซนห้องพักซึ่งมองเห็นคนเข้าออกและบริเวณบาร์และร้านอาหารคนก็ค่อนข้างเยอะ“ก็มีช่วงโลแหละครับ ไม่ได้เต็มตลอด”“เชียงใหม่นี่แทบหาช่วงโล ไม่เจอ เต็มไปด้วยผู้คน” พิชชี่เสริม“นี่ว่าจะพาเด็กเกาะไปเที่ยวดอยเหมือนกัน” เอกภพจับศีรษะเด็กเกาะโยกไปมา สามสาวเพื่อนของนีรนาได้แต่ยิ้มในความหลงเมียของพี่หมอเอก ไม่ว่าจะผ่านไปนานแค่ไหนพี่หมอเอกคนหลงเมียยังคงเป็นคนเดิม“ไปสิคะ คิดถึงตอนเรียน” ชาร์มมี่สนับสนุน พร้อมทั้งถอนหายใจ“ตอนเรียนปีหนึ่ง นีน่ามีคนมาจีบเยอะมาก สาวจากเมืองกรุงใคร ๆ ก็อยากเป็นแฟ...” พิชชี่ต้องรีบใช้มือปิดปากตัวเอง ลืมว่าพูดถึงเพื่อนตอนที่ยังไม่ได้คบกับเอกภพโอ้...แล้วนั่นคุณหมอเอกภพหน้าตึงยิ่งกว่าฉีดโบท็อกทันที“อย่าบอกนะคะว่าหึงย้อนหลัง บอกเล
“มีเพื่อนเป็นคนดังก็ดีอย่างนี้แหละ ดีจัง” พิชชี่กอดคอเพื่อนรักอีกครั้งพร้อมทั้งถูแก้มของตัวเองกับเพื่อนแรง ๆ“ดีจังที่มีพวกแกเป็นเพื่อน” นีรนาน้ำตาซึม“อย่าดึงดรามากูยังไม่พร้อม” ชาร์มมี่ร้องห้ามแต่มือกลับควานหาผ้าขนหนูผืนเล็กขึ้นซับน้ำตา“ตอนที่กูเลือกเรียนเชียงใหม่ตอนนั้นอกหักโคตร ๆ เรียกว่าช้ำรักสุด ๆ แต่ใครจะคิดพอมีพวกแกเป็นเพื่อนเท่านั้นแหละ ลืมแม่งทุกอย่างไม่มีเวลาเศร้าเลย วัน ๆ มีแต่เรื่องวายป่วง”“ตกลงดีหรือไม่ดีวะ เหมือนพวกเราเป็นคนบ้าเลย” พิชชี่ถามเพื่อนอีกสองคน“คงดีแหละ เพราะฉันเองก็รู้สึกแบบนั้นเหมือนกัน” พริณตาผู้หอบหัวใจบอบช้ำจากกรุงเทพฯ ขึ้นเชียงใหม่เช่นกันพูดอย่างอารมณ์ดี เพราะเธอเองก็ไม่ต่างจากนีรนา เมื่อรวมตัวกันสี่คนแล้วทุกอย่างมันดีมากมิตรภาพที่ไม่อาจลืมเลือน สี่ปีในรั้วมหาวิทยาลัยให้อะไรมากกว่าใบปริญญาค่ำคืนกลางทะเลทั้งสี่สาวนอนรวมกันในห้องนอนใหญ่ของเรือ ซึ่งเตียงนอนขนาดหกฟุตกับคนสี่คนแม้จะเบียดกัน แต่ทั้งสี่ก็ชอบใจ นานมากแล้วที่ไม่ได้นอนรวมกันแบบนี้นอนคุยกันเรื่องนั้นเรื่องนี้ ถามถึงคนนั้นคนนี้ ว่าใครเป็นอย่างไร ใครเลิกกับใคร ใครแต่งกับใคร ใครมีลูกกับใครแต่ส
“คิดถึง คิดถึง” ทั้งสี่ต่างพูดเป็นเสียงเดียวกัน คงเพราะไม่ได้เจอกันนานความคิดถึงจึงท่วมท้นล้นหัวใจ“คิดถึงจริง หลานชั้นอยู่ไหน”“อยู่กับปู่กับย่า ทางโน้น” สาว ๆ ทั้งสามตั้งใจข้ามทะเลเพื่อมาหาเพื่อนบนเกาะนี่คือจุดประสงค์รอง อีกจุดประสงค์หนึ่งคือมาส่องหนุ่ม ๆ ตามชายหาดได้ยินว่าแถวนี้หนุ่มเยอะทั้งไทยทั้งเทศหลังจากเล่นกับหลานพอเป็นพิธี ทั้งสามคนก็ฉกตัวคุณแม่ออกทะเล นั่งเรือยอช์ตชมวิวกลางทะเล ทั้งยังมีโปรแกรมค้างคืนอีกด้วย“พวกเราอุตส่าห์หนีผัวมาหามึง มึงจะไม่ไปด้วยกันไม่ได้นะ” คำขู่ของชาร์มมี่ทำให้นีรนาต้องหอบเสื้อผ้ามานอนค้างบนเรือด้วยเช่นกัน“จะว่าน่ากลัวก็น่ากลัวเนอะ มองไปรอบ ๆ มีแต่น้ำทะเล” พริณตาออกความเห็น เพื่อนสาวพยักหน้าเห็นด้วย“ไม่ต้องกลัว เขามีระบบรักษาความปลอดภัยอีกอย่างมีเรือลำอื่นด้วย ไม่ใช่มีแค่เรา” นีรนาผู้อยู่กับทะเลจนชินบอกกับเพื่อน แรก ๆ เธอเองก็กลัวเช่นกัน แต่เดี๋ยวนี้ไม่กลัวแล้ว“ฉันเพิ่งรู้ว่าเรือเจ้านี้เป็นของพ่อสามีแก” พิชชี่เอ่ยถึงเรือยอช์ตที่พวกเธอเช่าเหมาลำคืนนี้ ที่แท้ก็เป็นอีกหนึ่งธุรกิจของพ่อสามีของนีรนา“พ่อจอมทำหลายอย่าง แก่แล้วก็งี้แหละ ใครขอให้ช่วยลงทุน
“มันอร่อย หนูร้องไห้เพราะมันอร่อย อร่อยมากเลยค่ะพ่อ” นีรนารีบอธิบายต่อว่าสิ่งที่เธอร้องไห้เป็นเพราะทุเรียนที่อร่อยมาก อร่อยจนน้ำตาไหลมีอยู่จริงเธอไม่เคยกินทุเรียนอะไรอร่อยเท่านี้มาก่อน“เป็นทุเรียนสุกแบบธรรมชาติไม่ได้บ่ม มันก็เลยอร่อย” จอมทัพรีบอธิบายเรื่องทุเรียน ก่อนจะหยิบพูหนึ่งขึ้นฉีกป้อนเข้าป
“น้องเพิ่งเซ็นสัญญากับผู้ผลิตอาร์ตทอยกับตัวการ์ตูนใหม่ก่อนหน้านี้ก็มีงานเข้ามาบ้างแต่ไม่เยอะ แต่คราวนี้ได้เยอะเพราะเขาจะเอาการ์ตูนที่น้องวาดไปทำอาร์ตทอย เขาจะขายทั่วโลกด้วยนะ น้องได้ส่วนแบ่งจากการขายด้วยตั้งสองเปอร์เซ็นต์ หลังจากนี้น้องก็ไม่ว่างหรอกโพรเจกต์นี้ใช้เวลาเป็นปีโน่นแหละ”นีรนาอธิบายยืดยา
“ที่แม่ห่วง ที่แม่กลัว ก็เพราะรักแกนะเอก”“แม่ครับผมอายุย่างยี่สิบหกแล้วนะครับ ไม่ใช่หนุ่มอายุสิบแปด แม่จะกันทุกความเสียใจออกจากชีวิตผมไม่ได้นะครับ”นารียกมือขึ้นทาบอก มองหน้าลูกชายอย่างต้องการคำตอบ“ผมเพิ่งเจอลุงจอมเมื่อสัปดาห์ก่อน แม่พรากผมออกจากคนที่ผมรักเหมือนพ่อ ตอนนี้แม่ก็จะพรากผมจากคนที่ผมรั
“พี่เอกกับหนูเพิ่งคบกัน น้ำเชี่ยวคุณแม่อย่าเอาเรือมาขวางเลยค่ะ คบกันไม่นานเดี๋ยวพี่เอกอาจจะทิ้งหนูไปมีคนใหม่ก็ได้”นีรนาบอกกับแม่ของแฟน คำพูดของเธอไม่เกินจริงนัก เวลานี้เธอกับเขายังคบกันไม่ถึงปี ช่วงนี้อะไรมันก็หวานชื่นเป็นธรรมดา แต่เมื่อผ่านไปปีสองปีอาจไม่เป็นอย่างนี้“หึ” นารีส่งค้อนให้แฟนของลูกช