DENDAM- Siang Pertama "Aku nggak boleh mempermalukan diriku dengan cara seperti ini. Aku memang akan mencarinya, tapi bukan bertanya pada sembarang orang." Langkah Vania terhenti di lorong rumah sakit. Padahal jaraknya dengan dua orang dari Buana Raya tinggal beberapa langkah saja.Vania berbalik dan hendak kembali ke parkiran. Namun baru saja melangkah, dari ujung lorong muncul seorang lelaki berseragam Buana Raya. Vania menepi untuk menghindari lelaki itu. Akan tetapi dia malah menghadang langkah Vania. "Maaf, Mbak. Saya mau tanya, kamar Anggrek 5 mana, ya?""Bapak lurus saja. Ujung lorong itu belok kiri. Nanti ada lift atau tangga untuk naik ke lantai dua. Kamar Anggrek ada di lantai dua, Pak." Vania menerangkan."Baik, Mbak. Terima kasih banyak. Tadi saya ketinggalan bos," ujarnya."Oh, jadi dua orang tadi bosnya, Bapak?""Iya. Beliau Pak Adit sama rekan saya. Maaf, saya permisi dulu, Mbak." Lelaki itu menangkupkan tangan kemudian melangkah cepat ke arah yang ditunjukkan oleh Va
Last Updated : 2025-07-17 Read more