“Saya … pikir-pikir dulu, Pak,” jawab Dinda tanpa ragu. Dalam hal seperti ini, ia memang tidak akan segan memperjelas semuanya dari awal. Jika suka, Dinda pasti akan langsung menyambutnya. Jika tidak, ia juga tidak akan segan menolaknya seperti Raksa. Namun, untuk kasus Felix, hati Dinda masih diliputi keraguan. Ia tidak bisa menolak, tetapi tidak juga bisa langsung menerima. Secara materi, Felix sudah sangat-sangat memenuhi kriteria Dinda. Untuk penampilan, juga tidak perlu diragukan lagi. Bahkan, obrolan receh mereka pun selalu nyambung dan seolah tidak ada habisnya. Terkadang, justru Dindalah yang kehabisan kata untuk menghadapi pria matang itu.Namun, status duda beranak satu itulah yang membuat Dinda harus berpikir ulang. Baginya, jika di awal hubungan saja sudah ribet, bagaimana nanti ke depannya?“Kenapa saya harus mikir dulu? karena ada beberapa pertimbangan. Salah satunya, Bapak sudah punya anak,” sambung Dinda menambahkan.“Salah lainnya?” tanya Felix mengangguk paham dan
ปรับปรุงล่าสุด : 2025-12-17 อ่านเพิ่มเติม