Tidak butuh waktu lama bagi para pelayan benteng batu untuk menyiapkan segalanya. Mereka semua diarahkan menuju sebuah ruang makan yang sangat besar di dalam kastel. Ruangan itu memiliki arsitektur megah dengan pilar-pilar batu hitam yang kokoh, sementara jendela-jendela tinggi di sisinya memperlihatkan pemandangan pegunungan yang diselimuti kabut tipis.Sebuah meja panjang membentang di tengah ruangan, cukup untuk menampung Aaron, Fay, Aldrick, Lucien, bahkan seluruh barisan pemburu elit yang ikut serta dalam perjalanan tersebut.Segala jamuan terbaik telah disiapkan. Daging panggang, sup hangat yang kaya rempah, buah-buahan pegunungan yang segar, hingga berbagai hidangan khas tersaji rapi di atas meja. Aroma makanan yang menggugah selera segera memenuhi ruangan, menghadirkan kehangatan yang kontras dengan ketegangan yang belum lama berlalu.Fay duduk di kursi yang telah disediakan untuknya, tepat di sebelah Aaron.Baru setelah mereka duduk, lengan Aaron yang sejak tadi melingkari pi
Mehr lesen