Tawa Syifa pecah, ia terbahak sembari menyeka air mata. "Nggak mungkin, Ayah. Demi apapun itu nggak mungkin!" tegas Syifa berusaha kembali tenang. "Kamu selalu begini, Fa! Kalau sudah cinta sama laki-laki, langsung jadi bodoh." maki Burhan bercampur dengan isak tangis. "Perempuan itu hamil, Syifa. Mantan pacar Yaksa, Helena, dia hamil!"Deg! Tunggu, Helena? Mata Syifa membulat, otaknya langsung memproyeksikan sosok itu dengan segera. Dokter bedah plastik itu .... "Ini ayah dalam perjalanan ke Kale, dimintai tolong untuk dia mau minta tanggungjawab." ucap Burhan kemudian. "Kamu pulang, kemasi barang kamu dan balik ke rumah Ayah, Fa. Sampai kapanpun kamu tetap anak ayah.""Yah ... ini nggak mungkin, Ayah. Nggak mungkin kalau mas Yaksa itu ha--""SYIFA!" hardik suara itu keras. "Kamu berharga lebih dari apapun, kamu nggak pantas buat laki-laki macam itu. Anton ... Yaksa ... semua sama saja!""Ayah tapi--""Ayah mau kamu pulang, Syifa! Apa perlu Ayah seret kamu dari sana?"Tut! Samb
Читайте больше