Yaksa tersenyum, entah apa yang dia rasakan saat ini, dia sampai tidak bisa mendiskripsikan. Pada akhirnya, setelah bertahun-tahun memendam dan berjuang dalam diam agar bisa memiliki orang yang dia cintai, Tuhan seperti seolah tengah mempermainkan perasaannya. Yaksa tidak pernah menduga bahwa dia diberi kelemahan ini, sebuah kelemahan yang membuat ia merasa tidak berguna menjadi laki-laki. Untuk apa jadi laki-laki kalau tidak bisa membuahi? Tapi hati sisi hati Yaksa yang lain berteriak menentang statmen itu. Laki-laki tugasnya tidak hanya membuahi, tetapi juga mencintai, menjaga, melindungi dan jangan lupa mencukupi. Hal-hal itu akan Yaksa usahakan bisa dia lakukan karena pada nyatanya, bukankah itu yang hanya bisa dia lakukan? "Jadi kita bisa ke rumah kakung?" tanya Syifa ketara sekali mencoba mengalihkan pembicaraan. Yaksa tersenyum, mengangguk dengan cepat. "Tentu, tapi setelah masalah klinik selesai."Kembali Syifa tersenyum, kalau dipikir-pikir setelah ada Yaksa, semua masa
Читайте больше