Pelayan itu terdiam.Ia tahu ucapan Sophia bukanlah kebencian, melainkan kekecewaan yang terlalu lama dipendam."Nyonya..."Sophia menutup matanya sejenak."Aku membesarkannya seorang diri selama ini.""Saat dia demam, aku yang berjaga semalaman.""Saat dia gagal, aku yang menguatkannya.""Saat dia memutuskan menjadi dokter, aku mendukungnya meski banyak yang menentang."Suara Sophia mulai bergetar."Lalu sekarang...""Dalam sekejap, keluarga Gu datang dan mengambil semuanya."Pelayan itu menundukkan kepala. Ia tidak berani menyela.Sophia bangkit perlahan, berjalan menuju jendela ruang tamu. Lampu-lampu kota mulai menyala, tetapi hatinya terasa semakin gelap."Charles masih hidup...""Berarti selama ini dia sengaja membiarkan kami hidup menderita."Air mata mengalir tanpa bisa ditahan."Aku bahkan datang ke makam kosong setiap tahun.""Aku menangisinya.""Me
اقرأ المزيد