Bab 102 Aku merampas undangan itu dari tangan kasim yang gemetar bahkan sebelum ia sempat menyelesaikan kalimatnya. Kertasnya terasa berat, terbuat dari serat sutra terbaik khas selatan yang halus, masih memancarkan aroma harum bunga melati dan cendana yang khas. Tulisan kaligrafinya begitu indah, setiap goresannya tegap, sengaja, dan penuh keanggunan yang tak bisa ditiru sembarangan orang. Undangan Resmi Perayaan Musim Semi Kekaisaran Selatan. Mataku menelusuri setiap baris kalimat itu dengan teliti. Ini adalah dokumen yang sah, ditandatangani langsung oleh Kaisar Zhou sendiri, mengundang seluruh penguasa dan bangsawan besar dari berbagai wilayah untuk menyaksikan momen pemilihan pendamping hidup Putri Mahkota. "Tiga bulan," gumamku pelan, kata itu terasa berat di lidah. "Utusan itu mengatakan peristiwa ini sangat bersejarah, Yang Mulia," imbuh Kapten Lin sambil melirik sekilas dari bahuku. "Kekaisaran Selatan belum pernah sekalipun
Last Updated : 2026-07-29 Read more