"Yono, apa yang kamu lakukan di sini?" tanya Dita cemas. Tatapannya tertumbuk pada tas ransel kosong dan kerangkeng besi di tangan Sugiono.Sugiono menunduk, merapikan tali ransel di bahu. "Aku sudah dipecat dari proyek pembangunan, Bu Dita."Ibu Dita yang berdiri di samping putrinya langsung mendelik kaget, sebelah tangan menutup mulut. "Astaga! Siapa yang berani memecatmu...?""Ceritanya panjang, Bu. Kalau begitu, karena sudah tidak ada barang yang mau diangkat, saya pamit permisi dulu mau cari jalan," jawab Sugiono datar, berniat segera melangkah pergi menghindari kerumitan."Eh, jangan pergi dulu!" cegah Ibu Dita cepat, menahan lengan putrinya. "Dita, kamu ajak Pakde ini untuk ikut bersama kita di rumah saja. Kasihan, loh, sudah jam segini tapi dia malah mau pergi entah ke mana."Dita mengangguk cepat, mendukung penuh usul sang ibu. "Betul kata Mama, Yono. Sebaiknya kamu ikut kami masuk ke mobil belakang, ambil alih juga kerangkeng besi mu itu. Kucing belang, kucingmu kan?""Iya,
最後更新 : 2026-08-02 閱讀更多