Pure Blood (DARAH MURNI)
Pria ini kemudian menggaruk kepalanya yang tidak gatal, "Aku benar-benar bingung. Sejak kapan di sana ada sebuah kastel? Dan seorang... Yang Mulia ada di sana? Yang aku tahu tidak ada siapa pun yang tinggal di sana karena ekstremnya udara dingin, dan salju yang terus saja turun.”
Rena menghela napas, "Percuma jika aku jelaskan sekarang. Kau akan tahu ketika kita sampai di sana," dan si pria tua kembali mengangguk.
***
BAM!
Suara pintu mobil yang ditutup terdengar, kemudian memperlihatkan si pria tua, Rena, dan rombongannya yang turun dari mobil. Mereka semua berdiri seraya melihat hamparan luas salju yang ada di depan Kastel Raltz.