Novel
Cerita Pendek

Genre

Semua
Romansa
Realistis
Manusia Serigala
Mafia
Vampir
Mitologi
Fantasi
Kehidupan Sekolah
Imajinasi
Reinkarnasi
Romansa Menggoda
Misteri/Thriller
Mistis Rakyat
Romansa Sejarah
POV Pria

Karakter

27
Mafia×
Semua
Psikopat
Mandiri
Pelakor
Munafik
Wanita Kuat
Mafia
Istri Muda
Cinta Pertama
Kejam
Teman Masa Kecil
Dokter
Cinta Sejati
Pengasuh
Bestie
Pengganti
Guru
Bucin
Menantu
Sekretaris
Identitas Tersembunyi
Tetangga
Influencer
Vampir
Ahli Forensik
Pilot
Selebriti
Teman Sekamar
Tampilkan lebih banyak

Alur & Latar

27
Karma×
Semua
Dewasa 18+
Menggoda
Penyesalan
Pernikahan
Selingkuh
Karma
Hubungan Keluarga
Balas Dendam
Kesadaran Diri
Pura-pura Mati
Kriminal
Dunia Kerja
Perundungan
Kehamilan
Penebusan
Sistem
Nikah Kontrak
One Night Stand
Cinta Lama Bersemi Kembali
Kekuatan Super
Melawan Takdir
Kutukan
Dunia Hiburan
Petualangan
Dunia Paralel
Perjalanan Waktu
Pusat Perhatian
Tampilkan lebih banyak

Tema

15
Plot Twist×
Semua
Plot Twist
Drama
Cerita Enak
Reinkarnasi
Bangkit
Manis
Obsesi
Toxic
Healing
Cinta Terpendam
Motivasi
Pusing
Kocak
Multi POV
Semangat
Tampilkan lebih banyak

Cerita Pendek Plot Twist & Novel Mafia Karma

Temukan kumpulan cerita pendek Plot Twist yang menarik dengan tokoh Mafia dan latar Karma, alur cerita yang memikat, dan penceritaan yang imersif. Sempurna untuk pembaca yang mencari cerita pendek satu jam dan bacaan cepat yang imersif secara online.
Harga Sebuah Pengkhianatan dan Penghinaan - undefined novel & cerita
Bagel
Baru saja, setelah hampir mati kehabisan darah, aku berhasil melahirkan pewaris untuk Keluarga Rosano. Namun suamiku, Jerry sebagai orang nomor dua setelah bos di Keluarga Rosano, justru membiarkan orang kepercayaannya yang bernama Sofia merekam proses persalinanku hanya karena bilang dia bosan. Dia merekam semuanya, termasuk saat aku kehilangan kendali atas tubuhku, jeritanku, wajahku yang meringis kesakitan. Setelah itu, dia mengambil tangkapan layar, dan mengubahnya menjadi gambar stiker, lalu menyebarkannya di grup obrolan pribadi keluarga dekat. Dari balik pintu kamar rumah sakit, aku masih bisa mendengar tawa Sofia yang liar. "Jerry, ini hiburan terbaik sepanjang masa. Kau selalu tahu persis apa yang aku inginkan." "Tapi Rana pasti akan mengamuk saat dia bangun dan melihat ini." Efek anestesi belum sepenuhnya hilang. Kelopak mataku terasa berat, namun dalam keadaan setengah sadar, aku masih bisa mendengar nada suara Jerry yang santai dan acuh tak acuh seperti biasa. "Dia nggak akan benar-benar marah. Kau tahu sendiri Rana, dia selalu patuh padaku." "Aku hanya perlu sedikit membujuknya. Lagipula, anak kami sudah lahir sekarang, dia nggak mungkin meninggalkanku." Jari-jariku yang tersembunyi di bawah seprai sutra mengepal erat. Pikiranku dipenuhi dengan semua hal yang telah kukorbankan untuknya selama bertahun-tahun ini. Jerry mungkin telah lupa siapa yang sudah membuatnya menjadi pria yang menguasai jalanan ini. Karena kau sangat suka bermain, maka aku akan memainkan permainan sungguhan denganmu. Pada hari aku pergi, kau akan menyesali semuanya!
Ketika Ingatan Pulih, Aku Melepaskan Cintaku - undefined novel & cerita
Bagel
Ada sebuah aturan tidak tertulis di dunia mafia Corvano. Saat seorang ketua mafia mempertahankan wanita baru di sisinya selama tiga bulan berturut-turut, sang nyonya harus secara pribadi melepas cincin meterai yang melambangkan kekuasaannya dan memakaikannya ke jari wanita baru itu di depan seluruh keluarga. Ketika suamiku, Lukas, ketua dari Keluarga Nugraha, mengumumkan bahwa dia akan membawa Mia pergi berdua untuk perjalanan bisnis selama tiga bulan, seluruh dunia mafia Corvano menunggu reaksiku. Aku sudah bersama Lukas Nugraha selama tujuh tahun. Aku mengikutinya ke mana pun dan menolak berpisah darinya. Bahkan di tengah malam, aku sering terbangun hanya untuk menyentuhnya, memastikan dia masih ada di sana agar aku merasa tenang. Mereka semua tahu betapa posesifnya aku dan mereka bertaruh aku tidak akan pernah bisa melepaskannya. Namun, saat Mia mengulurkan tangannya kepadaku dengan suara manis yang dibuat-buat, aku bahkan tidak meneteskan air mata sedikit pun. Dengan tenang, aku melepas cincin meterai berukir lambang keluarga itu dan menyelipkannya ke jari manisnya. Lukas, yang bersandar santai di kursi kulit di ujung meja, memutar gelas wiski di tangannya. Dalam mata birunya melintas kepuasan. "Elara, akhirnya kamu tahu posisi dirimu." Aku menunduk menatap jariku yang kini kosong, tanpa mengatakan sepatah kata pun. Yang tidak Luca ketahui adalah, sebulan lalu aku telah mendapatkan kembali seluruh ingatanku yang hilang selama tujuh tahun. Aku sama sekali bukan anak jalanan yatim piatu, melainkan putri Keluarga Ruswita yang telah lama hilang. Keluargaku adalah keluarga paling berkuasa di antara keluarga-keluarga Dunia Lama. Tiga hari lagi, konvoi bersenjata milik kakakku akan memasuki Corvano untuk membawaku pulang.
Tunanganku Menyesal Setengah Mati - undefined novel & cerita
Jena
Pada hari mengurus akta pernikahan, nama pengantin pria di akta malah berubah. Tunangan pacarku, si putri mafia itu memeluknya sambil menatapku dengan senyuman penuh kemenangan. "Penipu cinta dan tuan muda palsu, bukankah sangat serasi? Aku tak meladeninya dan hanya menatap pacarku. Dulu, saat dia baru saja dijemput kembali oleh keluarga mafia sebagai tuan muda yang asli, dia bahkan sanggup menanggung hukuman keluarga selama tiga hari tiga malam demi bisa menikahiku. Namun, dia malah mengangguk setuju hari ini. "Hanya bercanda saja, kamu nggak akan marah, 'kan?" "Ini hanya akta pernikahan, tunggu sampai Tasya sudah puas dan senang, kalian bisa cerai. Setelah itu kita bisa membuat akta pernikahan baru." Aku tersenyum. Lalu berbalik dan melangkah ke arah tuan muda palsu itu. "Akta pernikahan sudah di tangan, suamiku. Sudah saatnya kita merencanakan pernikahan kita baik-baik."
Putri Kesayangan Sang Ketua Mafia - undefined novel & cerita
Vesper Shaw
Ayahku adalah Enzo Kusnadi, sang ketua mafia dari salah satu keluarga mafia paling berkuasa di Nevala. Dan aku adalah putrinya, sang putri kecil yang paling dia sayangi. Harta paling berharga dalam hidupnya. Ayah sembunyikan aku dari dunianya demi lindungi aku. Namun dia juga nggak ingin aku hidup sendirian. Karena itu, dia atur sebuah pernikahan untuk aku. Pria yang akan jadi suamiku adalah Leon Sudirman, putra dari pria terkaya di Nevala. Tampan, kaya raya, dan seorang bintang baru yang sedang bersinar di dunia bisnis. Jika dilihat dari luar dia adalah pria yang sempurna. Untuk pernikahan kita, Ayah bahkan pesan gaun pengantin khusus yang dibuat oleh seorang desainer ternama dari Milana. Hari ini adalah jadwal fitting gaunku. Namun begitu aku melangkah masuk ke butik pengantin itu, jantungku seakan berhenti berdetak. Nina Melati, teman masa kecil Leon, sedang kenakan gaun pengantinku. Saat lihat aku, senyuman kecil penuh kesombongan perlahan muncul di sudut bibirnya. Lalu dia ambil sebuah gaun pengiring pengantin putih berbahan poliester murahan dari atas meja dan lemparkan itu ke tanganku. "Pakai ini," katanya sambil angkat dagunya, seolah tempat itu adalah miliknya. "Kamu bisa pakai ini saat upacara nanti." Aku menatap kain tipis dan murahan di tanganku. Kemudian aku kembali menatapnya. Suaraku berubah jadi dingin. "Aku ini calon pengantin wanita. Kamu malah suruh aku pakai ini?" Nina tertawa kecil. Tawanya tajam dan penuh penghinaan. "Sudah, turuti aku saja dan nggak usah buat masalah. Leon sudah putuskan aku yang akan jalan menuju altar gantikan kamu. Sedangkan kamu cukup berdiri di sana seperti pengiring pengantin yang baik. Ikuti saja semuanya sampai selesai." Selama beberapa detik, aku nggak mampu berkata apa-apa. Lalu aku keluarkan HP-ku. Aku cari nomor Leon dan langsung telepon dia. Telepon itu berdering dua kali sebelum akhirnya diangkat. "Leon, soal Nina yang akan gantikan aku di altar. Apa menurutmu, kamu nggak mau jelasin ke aku?"
Putri yang Mereka Biarkan Mati - undefined novel & cerita
Finn
Bella Basuki sekarat. Leukemia mieloid akut stadium tiga. Dokter keluarga kabari aku lewat telepon, satu-satunya harapan adalah transplantasi sumsum tulang. Dibutuhkan donor yang benar-benar cocok. Dan saudara kembar identik punya tingkat kecocokan hingga sembilan puluh sembilan persen. Aku remas lembar hasil diagnosis itu. Di bagian paling atas tertulis namaku: Gemma Basuki. Namun suara dokter bergetar saat dia berulang kali minta maaf. Terjadi kesalahan administrasi. Yang sakit bukan aku. Melainkan saudara kembarku Bella. Dan obatnya adalah aku. Aku harus segera pulang. Hujan menghantam jendela taksi tanpa henti. Sepanjang perjalanan, aku terus bayangkan gimana semuanya akan terjadi. Ayah akan letakkan cerutunya. Ibu akan terkejut. Lalu aku akan jelaskan kekeliruan itu. Nama di laporan itu memang namaku, tetapi hasil pemeriksaan darah adalah milik Bianca. Aku masih bisa perbaiki semuanya sebelum terlambat. HP-ku tiba-tiba menyala. Grup keluarga. Sebuah pesan singkat dari Ayah muncul di layar. [Gemma divonis penyakit terminal. Bianca nggak boleh jadi pendonor. Ini keputusan keluarga.] Darahku seketika membeku. Mereka sudah lihat berkas yang salah kirim. Mereka kira akulah yang lagi sekarat dan mereka pilih biarkan aku mati. Saat aku dorong pintu rumah hingga terbuka dan lihat sosok Ayah berdiri di sana, aku langsung rasakan hawa di sekelilingku berubah. Seolah suhu ruangan mendadak turun drastis. Seakan seluruh dunia membeku di sekitarku. Mataku mulai terasa panas. Air mata menggenang, nggak mampu kutahan lagi. "Ayah," ucapku lirih, berusaha jaga suaraku agar nggak pecah. "Aku mau tanya sesuatu." Dia angkat kepala dari cerutunya dengan raut kesal. "Kalau yang sedang sekarat itu Bianca," bisikku. "Apa Ayah akan minta aku donorkan sumsum tulangku untuk selamatkan dia?" Ruangan itu langsung sunyi. Ayah perlahan letakkan cerutunya. Keheningan panjang penuhi udara. "Aku nggak akan lakukan itu," jawabnya akhirnya. "Tentu saja nggak. Keluarga kita punya cukup sumber daya. Kita akan cari pendonor lain. Kita nggak akan pernah minta kamu ambil risiko sebesar itu." Senyum tipis terukir di bibirku. Senyum kecil yang pahit. "Bagus," kataku pelan. "Itu jawaban ayah sendiri, jangan nyesal nanti."
Sistem Yang Memberiku Keadilan - undefined novel & cerita
Aria Salvatore
Ketika aku kembali ke Keluarga Virera sebagai anak perempuan mereka yang telah lama hilang, aku malah mengenakan pakaian bekas adik angkatku, dan sopir keluarga hanya datang untuk menjemputnya. Namun, mereka justru merasa bersalah terhadap anak perempuan yang telah mereka besarkan selama ketidakhadiranku. Jadi, ketika pemerintah meluncurkan Sistem Perlakuan Adil, mereka mendaftarkan seluruh keluarga sebelum aku sempat menyadarinya. Ayahku menghela napas lega. "Sistem ini akan menegakkan keadilan yang tidak bisa diganggu gugat, dan Bianca tidak akan pernah menderita lagi." Ibu menggenggam tanganku, suaranya tidak memberi ruang untuk bantahan. "Kau kembali ke rumah ini dan mencuri semua yang sudah menjadi miliknya. Itu tidak adil buat Bianca." Kakakku bahkan tidak berusaha menyembunyikan rasa jijiknya. "Aku hanya mengakui satu adik. Kau sudah mendapatkan lebih dari yang pantas kau terima. Jangan coba-coba berulah." Aku menyantap makanan sisa, sementara dia memiliki koki pribadi. Aku berkeringat tinggal di dalam gudang, sementara dia tidur di kamar yang dirancang khusus. Aku hampir tertawa. Ketika Sistem tersebut mulai beroperasi, justru merekalah yang hancur berantakan.
Dicap Kuno, Aku Menyaksikan Kehancuran Mafia - undefined novel & cerita
Jelly Pudding
Tadi malam, aku menerima pemberitahuan bahwa pihak keluarga memutuskan untuk menyingkirkanku. Alasan yang mereka berikan sangat dibuat-buat. Pemikiranku dianggap sudah ketinggalan zaman, aku menolak mengikuti perkembangan, dan aku dituduh menghambat ekspansi keluarga secara serius. Pagi itu, tunanganku menghentikanku di koridor dengan ekspresi dingin. "Kelly benar. Orang sekeras kepala dan sekaku kamu cuma akan menghambat perkembangan keluarga." "Dan jangan salahkan aku karena menyingkirkanmu. Kamu sudah menyinggung orang yang seharusnya nggak kamu singgung." Kelly bersandar di pagar pembatas dengan dikelilingi anak buahnya, sambil menatapku dengan senyum penuh kemenangan. Dia adalah keponakan sang bos sendiri. Dua minggu sebelumnya, dia tiba-tiba ditempatkan untuk mengambil alih operasi inti keluarga. Dengan dalih melakukan reformasi, dia menyingkirkan semua tetua satu per satu. Dalam rapat keluarga kemarin, aku terang-terangan menolak rencana ekspansinya yang gegabah di depan semua orang. Dari tengah kerumunan, Kelly melirikku dengan dingin. Nada suaranya sarat penghinaan. "Ada beberapa orang tua yang sudah nggak mampu mengikuti perkembangan zaman, sebenarnya sudah nggak berguna sejak dulu. Terus berpegang pada kekuasaan hanya akan menyeret seluruh keluarga ke bawah." "Kalau kamu tahu diri, pergi saja." Ekspresiku tetap datar dan tidak menunjukkan apa pun. Tanpa berkata sepatah kata pun, aku menandatangani dokumen pengunduran diriku dari keluarga. Yang tidak dia ketahui adalah aku sebenarnya tidak pernah perlu bertahan di keluarga ini. Seseoranglah yang dahulu memohon kepadaku agar tetap tinggal dan menjaga keluarga ini tetap berdiri. Setelah itu, aku mengunggah sebuah postingan di Instagram. [ Aku sudah meninggalkan keluarga. Aku menantikan apa yang akan terjadi selanjutnya. ] Begitu unggahan itu tayang, seluruh dunia mafia langsung gempar.
Cinta Buta Sang Mafia - undefined novel & cerita
Mountain
Suamiku, Rian adalah sosok bos mafia yang paling ditakuti di Keluarga Liam dan dia selalu benci anak kecil. Namun, semuanya berubah sejak adik tiriku, Melisa pindah ke rumah sebelah bersama bayinya yang baru berusia enam bulan. Tiba-tiba saja, suamiku jadi sangat terobsesi dengan bayi itu. Dia menyuapi susu sendiri, menyanyikan lagu dan bahkan menggendong bayi itu ke mana pun dia pergi. Setiap hari dia pulang subuh dalam keadaan lelah, tapi wajahnya selalu dihiasi senyuman, seolah-olah bayi itu telah menyita seluruh jiwanya. Sementara aku menjadi sosok transparan di dunianya. Tiga hari yang lalu, mobilku diserempet orang dengan sengaja hingga menabrak pembatas jalan. Dengan kening berdarah dan kepala pening, aku meneleponnya lima puluh lima kali. Tak satu pun panggilanku diangkat, tapi dia malah mengunggah foto bayi itu di media sosialnya dengan keterangan, [Malaikat kecil sudah bisa tersenyum hari ini!] Aku sudah muak. Malam ini, di acara perjamuan makan keluarga yang dihadiri semua anggota keluarga. Aku menghabiskan gelas terakhirku dan meletakkannya. “Aku mau cerai.” Semua orang ternganga. “Kamu sudah gila?” teriak orang tuaku. Rian mencengkeram pergelangan tanganku dengan tatapan tidak percaya. “Yossi, hanya karena aku sibuk mengurus bayi dan nggak angkat teleponmu, kamu mau minta cerai?” “Bisa-bisanya kamu cemburu sama bayi enam bulan?” Aku tak membalas tatapannya. Mataku malah tertuju pada bekas cupang yang mencolok di belakang telinganya. “Kalau kamu memang begitu sayang sama bayi itu, aku akan merestui keinginanmu. Silakan jadi ayah dari anak itu saja,” ujarku dengan tenang.
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status