LOGINDemi masa depannya, suamiku menyuruhku bekerja sebagai pengasuh di rumah atasannya. Tak disangka, atasannya itu punya niat buruk. Tatapannya begitu vulgar hingga membuat diriku merasa tak nyaman. Di telepon, kata-kata sanjungan suamiku masih terngiang di telinga. Namun kenyataannya, atasannya menyuruhku menggunakan dada untuk mengeringkan noda air di celananya. Rasa bersalah atas pengkhianatan membuat seluruh tubuhku gemetar, tapi pada saat yang sama, sensasi kenikmatan yang tak terkendali juga membasahi dadaku….
View MoreMelihat tubuh pria itu yang hampir telanjang, jantungku berdebar kencang.Aku langsung menyadari apa yang mau dia lakukan.Aku buru-buru menatap Siska untuk meminta bantuan, tapi dia bersikap acuh tak acuh. Dia tampak berbeda total dengan wanita lemah lembut di kafe siang tadi.Siska dengan cekatan memasang kamera video mengarah ke ranjang besar.Kemudian dia mengangkat alisnya, melemparkan tatapan penuh kebencian padaku.“Jangan-jangan kamu benaran mengira aku menganggapmu sahabat?”“Edy itu suamiku, aku itu wanitanya. Tentu saja aku harus memikirkan segala sesuatu demi dia.”“Apalagi posisi Edy begitu penting di perusahaan, bisa menghasilkan begitu banyak uang, emangnya kenapa kalau dia bermain-main dengan beberapa wanita?”“Selama posisiku sebagai istri sah tak tergoyahkan, sebanyak apapun simpanannya di luar, aku juga bersedia!”“Tapi kalau ada yang mau mencelakakan suamiku, aku orang pertama yang akan melawan!”“Bukannya kamu merekam diam-diam? Aku akan merekam video memalukanmu!
Aku membawa Siska ke sebuah kafe dan langsung memutar rekaman suara itu.Mendengar isi rekaman itu, kepalan tangan Siska semakin mengencang. Wajahnya yang cantik dipenuhi amarah dan kesedihan.“Dasar bajingan, aku baru saja melahirkan anaknya, dia sudah mau mencari simpanan?!”“Terima kasih. Kalau nggak ada kamu, aku masih tertipu dengan citra suami baik yang dia tunjukkan sampai sekarang.”Aku menghela napas.Awalnya, aku tak ingin menjadi orang jahat yang merusak rumah tangga orang lain.Namun, Edy benar-benar bajingan.Sebagai wanita, aku juga harus berdiri untuk melindungi keluargaku sendiri.Sekarang aku sudah kasih tahu semua ini pada istri Edy dan aku juga punya bukti tindakan Edy yang mencurigakan di perusahaan.Aku yakin Edy tidak akan mencari masalah lagi dengan diriku dan suamiku.Siska menyeka air matanya, bilang ingin cerai dengan bajingan seperti Edy. Tapi, dia juga menangis tak punya pegangan uang.“Mey, aku sudah menganggapmu sahabat karena sudah mau memberitahuku masa
Kalimat terakhir yang diucapkan Edy sangat lambat.Seolah ada maksud lain.Aku tidak menjawab dan segera pergi sambil menutupi tubuhku.Aku tahu apa yang dimaksud Edy. Aku bisa menghindarinya hari ini, tapi tak bisa menghindarinya di lain hari. Habislah riwayatku di sesi menyusui selanjutnya.Namun, jika aku tidak datang atau menolak, bagaimana dengan pekerjaan suamiku?Kenapa? Kenapa dia harus mengincarku?Aku melihat pantulan buah dada yang besar dan bulat di cermin, hatiku pun menjadi sedih. Di era kapan pun, suami yang tak punya kekuasaan dan uang, punya istri cantik itu hanya akan menjadi bencana.Namun, aku benar-benar tak boleh mengkhianati suamiku.Aku galau seharian penuh di rumah. Akhirnya, saat suamiku pulang, aku pun mencari alasan untuk bilang tidak mau pergi menyusui lagi.Namun, belum sempat aku berbicara, suamiku langsung menciumku begitu pulang.Matanya tampak berbinar dan sangat senang.“Sayang, kamu tahu nggak? Pak Edy menaikkan gajiku! Naik dua juta!”“Dia bahkan me
Napas Edy menjadi berat.“Pakai saja roti untuk menyerap airnya!”Aku menggigit bibirku, hendak menarik risleting celananya. Namun, cahaya yang masuk dari balkon membuatku reflek menutupi mata dengan tangan.Saat menuruni tangan, aku melihat cincin berlian berkilauan di jari.Itu cincin pernikahanku dengan suamiku. Suamiku….Hatiku langsung tersentak. Seolah-olah ada celah yang tiba-tiba terbuka di otakku yang sedang kacau dan hembusan angin dingin yang menyadarkan pun meniup masuk.Suamiku sedang berbicara di telepon, “Pakai roti? Sepertinya serapan roti itu nggak terlalu efektif. Sayang, lebih baik kamu cari handuk saja. Jangan sampai merusak celana Pak Edy.”Aku menunduk, melihat diriku dan Pak Edy yang tampak berkuasa.Astaga, apa yang sedang kulakukan?Menganggap suamiku orang bodoh dan selingkuh di depan matanya?Aku menggigit bibir bawahku dengan kuat, membiarkan rasa sakit membuatku lebih sadar.Setelah melihat dengan jelas tindakanku, aku pun buru-buru merapikan pakaianku da
Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.