Novels
Short Stories

Genres

Romansa×
All
Romansa
Realistis
Manusia Serigala
Mafia
Vampir
Mitologi
Fantasi
Kehidupan Sekolah
Imajinasi
Reinkarnasi
Misteri/Thriller
Mistis Rakyat
Romansa Sejarah
POV Pria

Characters

22
Mandiri×
All
Mandiri
Pelakor
Wanita Kuat
Munafik
Mafia
Cinta Pertama
Kejam
Teman Masa Kecil
Cinta Sejati
Bestie
Pengganti
Dokter
Identitas Tersembunyi
Sekretaris
Bucin
Psikopat
Pengasuh
Influencer
Tetangga
Ahli Forensik
Pilot
Selebriti
Show more

Plot & Setting

26
Penyesalan×
All
Penyesalan
Pernikahan
Selingkuh
Karma
Hubungan Keluarga
Balas Dendam
Kesadaran Diri
Pura-pura Mati
Dunia Kerja
Kriminal
Perundungan
Penebusan
Sistem
Kehamilan
Nikah Kontrak
Cinta Lama Bersemi Kembali
Menggoda
Melawan Takdir
Kutukan
Dunia Hiburan
Dunia Paralel
Perjalanan Waktu
Kekuatan Super
Pusat Perhatian
One Night Stand
Petualangan
Show more

Themes

15
Plot Twist×
All
Plot Twist
Drama
Cerita Enak
Reinkarnasi
Bangkit
Obsesi
Manis
Healing
Cinta Terpendam
Toxic
Motivasi
Pusing
Kocak
Semangat
Multi POV
Show more

Plot Twist Romansa Short Stories & Mandiri Penyesalan Novels

Discover a collection of engaging Plot Twist Romansa short stories featuring Mandiri and Penyesalan, with compelling plots and immersive storytelling. Perfect for readers seeking one-hour short stories and quick, immersive reads online.
Bunga yang Bersemi Dalam Mimpi - Romansa novels & stories
Ochos
"Kak, aku sudah setuju untuk nikah sama orang yang kalian jodohkan." Suara tenang Fiona Kongadi terdengar sangat jelas di tengah keheningan malam. Mendengar hal itu, Francis Kongadi akhirnya mengembuskan napas lega. "Kamu akhirnya rela putus dengan pacarmu itu? Setelah bertahun-tahun pacaran, dia nggak pernah mau pulang bersamamu untuk ketemu aku, Ayah, dan Ibu. Sejak awal, sudah kutahu hubungan kalian nggak akan berakhir baik." Mendengar nada bicara kakaknya yang penuh keyakinan, Fiona menunduk dan mengiakan dengan pelan, "Dulu, aku yang salah. Aku akan selesaikan urusanku di sini secepat mungkin. Mengenai masalah pernikahan, kalian tolong aturkan dulu, ya. Beri aku waktu dua minggu saja."
Jalinan Cinta Dan Benci yang Akhirnya Harus Diputus - Romansa novels & stories
Airey
Carol memeluk putranya yang kehilangan lengan akibat kecelakaan sambil menunggu bantuan di bandara. Tiba-tiba, dia menerima kabar bahwa pesawat itu telah disewa secara mendadak oleh seseorang. "Nggak bisa! Tolong bantu beri kelonggaran ...." Carol menggenggam tangan petugas sambil memohon. "Lengan anakku putus. Aku harus membawanya pulang ke negara kami untuk menjalani operasi dalam waktu tiga jam!" Kantong es yang berisi lengan putus itu dipeluk erat di dadanya. Meski tubuhnya menggigil kedinginan, dia sama sekali tidak mau melepaskannya. Petugas itu memasang ekspresi serba salah. "Maaf, Bu. Pak Brad membayar tiga kali lipat untuk menyewa seluruh pesawat ini demi mengadakan pesta perayaan untuk muridnya. Dia sudah berpesan agar jangan ada siapa pun yang mengganggu." Pak Brad? "Brad yang mana?" tanya Carol. Petugas itu menjelaskan, "Pianis terkenal, Pak Brad." Brad, suaminya.
Perpisahan di Suhu Minus Lima Belas Derajat - Romansa novels & stories
Jan
Malam sebelum keberangkatan, Marcel me-mention namaku di grup. [Coba cek tiket pesawatmu, deh.] Aku membuka detail pesanan. Statusnya menunjukkan tiket sudah dibatalkan. Waktu pembatalannya tiga hari yang lalu. Belum sempat aku mengetik balasan, pesan-pesan di grup langsung bermunculan satu demi satu. Vania: [Aku taruhan sama Marcel, kamu bakal cek tiket sebelum berangkat atau nggak. Aku yakin kamu nggak bakal cek. Eh, dia malah nyuruh kamu cek sendiri. Curang!] Marcel: [Udah, deh. Toh, kamu tetap kalah. Buktinya, dia baru sadar sekarang. Buruan pesan ulang sana. Cuma nggak bisa duduk bareng lagi aja.] Mereka mengobrol dengan begitu riangnya. Sama persis seperti taruhan yang mereka buat waktu itu. Tentang berapa lama waktu yang kubutuhkan untuk menyadari bahwa kamar hotel kami yang awalnya twin room telah diubah menjadi kamar bertiga, sampai-sampai aku harus tidur di folding bed. Begitu juga dengan taruhan-taruhan mereka sebelumnya. Apa aku akan menyadari bahwa satu-satunya galeri seni di dalam itinerary sengaja diganti menjadi escape room. Setiap kali aku bilang keberatan, jawaban mereka selalu sama. “Kalau kamu nggak bilang, gimana kita tahu kamu keberatan?” Padahal, mereka tak pernah sekalipun bertanya. Aku tak memesan ulang tiket itu. Sebaliknya, aku membuka aplikasi lain dan mencari penerbangan menuju Islavia. Melihat aurora di suhu minus lima belas derajat. Sendirian. Mungkin, justru itu yang terbaik.
Setelah Sang Teman Tidur Tersadar, Sang CEO Menyesal - Romansa novels & stories
Flower
Menjalani hubungan rahasia dengan atasanku selama tiga tahun, kami telah menghabiskan 999 kondom. Sebelum bersamaku, setiap bulan dia berganti pasangan hingga 20 wanita. Namun, setelah bersamaku, dia hanya berhubungan intim denganku. Dia berjanji akan memberiku kejutan pada hari ulang tahunku. Awalnya, kupikir kejutan itu akan berupa lamaran yang megah. Namun, ketika jam berdentang menandakan pukul 12 tengah malam, dia justru meneleponku dan berkata. "Celine, sekarang belikan kondom dan antar ke lantai 31 Hotel Jenda." "Ingat, yang ekstra tipis." Saat itu, aku benar-benar tidak percaya dengan apa yang baru saja kudengar. Tanpa memberiku waktu untuk bereaksi, dia sudah kehilangan kesabarannya dan mendesak. "Jangan bengong saja, cepat kemari! Aku dan Lili lagi bergairah." Lili Bamanta, sekretaris seksi yang baru direkrut. Wajahku seketika memucat. "Daffa, kamu tidur dengannya? Lalu aku ... aku ini apa bagimu?" Di seberang sana, dia terdiam sejenak, lalu terkekeh pelan. "Kamu? Nggak lebih dari teman tidur buat melampiaskan hasrat seksual." Ternyata, kejutan yang dimaksud bukanlah lamaran, melainkan sebuah kesalahpahaman perasaan yang begitu menyeluruh. Di hari ulang tahunku yang ke-25, gelembung cinta itu akhirnya pecah. Kemudian, sebuah kecelakaan mobil mengubah segalanya. Saat mereka bertemu kembali, dia sudah tidak mungkin lagi mendapatkan kembali "peliharaan" yang dulu menjadi miliknya.
Meski Cinta Ini Palsu, Air Mata Tampak Sungguhan - Romansa novels & stories
Melody
Saat Keenan Wijaya pulang sambil membawa seorang anak laki-laki berusia tiga tahun, aku sedang melihat-lihat ranjang bayi. Anak itu memiliki sepasang mata yang persis sama dengan cinta pertama Keenan. "Dia baru pulang dari luar negeri dan nggak punya tenaga untuk mengurus anak ini. Mulai sekarang, aku yang akan membesarkannya." Suara Keenan dingin dan tegas, terkesan tidak memberi kesempatan untuk dibantah. Namun, tatapannya tertuju pada perutku yang sedikit membuncit. "Kalau anak dalam kandunganmu ... gugurkan saja. Anak ini sangat sensitif. Untuk sementara, dia belum bisa menerima kehadiran adik." Jari-jariku yang menggenggam hasil USG sedikit gemetar. Aku terdiam cukup lama. Saking lamanya hingga rasa kesal dan bersalah yang ditahannya mulai terlihat di mata Keenan. Barulah aku mengangguk patuh. "Oke, aku turuti kemauanmu." Keesokan harinya, aku keluar dari ruang operasi seorang diri dan menyerahkan surat keterangan aborsi kepadanya. Keenan meletakkan surat itu kembali ke atas meja dengan santai, lalu berkata datar, "Besok, penthouse dupleks di Peninsula akan dialihkan atas namamu." Aku mengangguk tenang. "Oke, terima kasih." Tidak melihat tangisan atau keributan seperti yang dia bayangkan, alis Keenan sedikit bergerak. Dia pun tidak berkata apa-apa lagi. Namun, dia tidak tahu kalau aborsiku hanya pura-pura, sedangkan rumah itu benar-benar menjadi milikku. Lagi pula, dalam profesi kami sebagai wanita simpanan, ada sebuah aturan mutlak. Air mata harus sungguhan, hati harus pura-pura. Setiap rasa bersalah seorang pria harus bisa diuangkan.
Pernikahan yang Direbut Kakakku - Romansa novels & stories
Tedy
Pada malam lajang sebelum pernikahan, Sacha, sahabat Mauren, tiba-tiba mengusulkan untuk bermain permainan cosplay. Semua perempuan harus berdandan menjadi sosok yang paling disukai oleh mempelai pria, sedangkan semua laki-laki harus berdandan menjadi sosok yang paling disukai oleh mempelai wanita. Mauren dan Roury telah bersama sejak masa sekolah. Kini, akhirnya mereka akan melangkah ke jenjang pernikahan dan akan menemani satu sama lain selamanya. Demi memberikan kejutan kepada Roury, Mauren sengaja mencari seragam sekolah mereka saat SMA. Saat dia tiba di ruang VIP, Roury sudah dicekoki minuman hingga mabuk berat. Roury bersandar sendirian di sofa, dengan beberapa kaleng minuman kosong tergeletak di depannya. Dengan langkah ringan, Mauren berjalan menghampirinya. Dia membungkukkan tubuh sambil tersenyum, hendak memanggil Roury. Namun, Roury yang matanya sedikit terpejam, tiba-tiba menariknya ke dalam pelukan. Lengannya melingkari bahu Mauren dengan erat, sementara mulutnya berulang kali memanggil nama Maurah. "Maurah, akhirnya kamu datang. Bisa kamu tinggal malam ini? Setelah pernikahan minggu depan selesai, aku nggak akan bisa lagi memelukmu dan menciummu seperti sekarang." Senyum Mauren langsung membeku di wajahnya. Maurah ... adalah kakaknya.
PREV
1234
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status