Flower
Menjalani hubungan rahasia dengan atasanku selama tiga tahun, kami telah menghabiskan 999 kondom.
Sebelum bersamaku, setiap bulan dia berganti pasangan hingga 20 wanita.
Namun, setelah bersamaku, dia hanya berhubungan intim denganku.
Dia berjanji akan memberiku kejutan pada hari ulang tahunku. Awalnya, kupikir kejutan itu akan berupa lamaran yang megah.
Namun, ketika jam berdentang menandakan pukul 12 tengah malam, dia justru meneleponku dan berkata.
"Celine, sekarang belikan kondom dan antar ke lantai 31 Hotel Jenda."
"Ingat, yang ekstra tipis."
Saat itu, aku benar-benar tidak percaya dengan apa yang baru saja kudengar.
Tanpa memberiku waktu untuk bereaksi, dia sudah kehilangan kesabarannya dan mendesak.
"Jangan bengong saja, cepat kemari! Aku dan Lili lagi bergairah."
Lili Bamanta, sekretaris seksi yang baru direkrut.
Wajahku seketika memucat. "Daffa, kamu tidur dengannya? Lalu aku ... aku ini apa bagimu?"
Di seberang sana, dia terdiam sejenak, lalu terkekeh pelan. "Kamu? Nggak lebih dari teman tidur buat melampiaskan hasrat seksual."
Ternyata, kejutan yang dimaksud bukanlah lamaran, melainkan sebuah kesalahpahaman perasaan yang begitu menyeluruh.
Di hari ulang tahunku yang ke-25, gelembung cinta itu akhirnya pecah.
Kemudian, sebuah kecelakaan mobil mengubah segalanya.
Saat mereka bertemu kembali, dia sudah tidak mungkin lagi mendapatkan kembali "peliharaan" yang dulu menjadi miliknya.