Benih Mantan Pacar
Di bandara yang riuh, Elara harus merelakan separuh jiwanya pergi.
Axel memilih terbang ke Tokyo, meninggalkan kota kecil—dan perempuan yang paling ia cintai—demi satu mimpi besar: menjadi seseorang yang pantas untuk Elara. Di antara janji, pelukan terakhir, dan air mata yang tak tertahan, mereka percaya bahwa cinta mampu menunggu, bahwa jarak hanya sementara.
Namun, perpisahan tak pernah sesederhana janji.
Saat langkah Axel menghilang di balik pintu keberangkatan, dunia Elara runtuh perlahan. Kesepian, ketakutan, dan rasa kehilangan menyesakkan dadanya—hingga tubuhnya sendiri memberi sinyal bahwa ada sesuatu yang tak beres. Sesuatu yang tak terduga. Sesuatu yang bisa mengubah segalanya.
Ini bukan hanya kisah tentang cinta yang terpisah oleh jarak,
melainkan tentang janji yang diuji waktu,
dan sebuah perpisahan yang mungkin bukan sekadar perpisahan.