Istri Bookingan
Mengumpulkan tenaganya yang tersisa, dengan menangkis pulukan keras itu, hampir mengenai kepala, namun Mistha berhasil menampik dengan kedua tangannya.
Mistha kembali menyerang, tunggang langgang Mistha menghampiri, seperti singa di ladang fauna Mistha menghampiri, menangkis beberapa pukulan yang seolah semua tubuhnya sudah mati rasa. Gantian Mistha yang memegang parang itu, seperti tersulut bara api, Mistha tersungut-sungut. Matanya merah menyala nyaris kesetanan.
Mistha pun akhirnya berhasil menggebug dan memukul wanita jalang yang masih tersisa, berteriak-teriak melampiaskan kekesalannya. Mistha tak peduli, rasanya sebuah nyawa menjadi pertaruhan di sana.