Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
From Mecca With Love

From Mecca With Love

Chitthi taaron mein bhi mera tu salaam rakhna (Baiklah, sekarang waktunya aku untuk pergi Ingatlah aku dalam doamu, Sebutlah namaku dalam ucapanmu, Jagalah kebaikanku di dalam hatimu, Simpanlah salamku dalam surat-suratmu) Andhera tera, maine le liya ujjlaa sitara tere naam kiya Channa mereya mereya Channa mereya mereya Channa mereya mereya Beliya o piya piya o piya (Kan kubawa kegelapanmu dan menamai bintang gemerlapku atas namamu Bulanku, sayangku, cintaku Bulanku, sayangku, cintaku Bulanku, sayangku, cintaku Sayangku, cintaku) ~Channa Mereya (Ost. Ae Dil Hai Mushkil)
3.2K viewsOngoingAdded to Library 77 Times as col mek
Read
+Library
RETAK

RETAK

[Enggak, memangnya berita apa? Belum satu menit, Amelia sudah lebih dulu membalas. Membuat Vitaloka membuka link artikel yang dibagikan oleh perempuan itu. Selain satu sekolah bersama, dia dan Amelia satu pekerjaan bersama. Walaupun berbeda departemen.
103.5K viewsOngoingAdded to Library 111 Times as col mek
Read
+Library
Vila Melati

Vila Melati

Pak Hektor nampak serius. "Wow, dia membalasnya!" pekik Pak Hektor dengan wajah gembira. "Benarkah? Coba video call, kita ceritakan panjang lebar padanya," usulku bersemangat. Bak gayung bersambut, Mia Uwa si penulis, mau berdiskusi lewat video call. Dia mendengarkan cerita kami dengan baik. Memastikan privasi mana yang perlu di-cut, serta dari mana harus mulai menulis.
102.5K viewsCompletedAdded to Library 55 Times as col mek
Read
+Library
ALKEMIS TERAKHIR

ALKEMIS TERAKHIR

"Kita akan membuat mereka kehilangan arah." Dengan cepat, ia merogoh kantong kecil di pinggangnya, mengeluarkan sebuah botol kaca berisi cairan berwarna perak. "Bom asap alkemis. Ini akan memberi kita waktu." Zidan melempar botol itu ke lantai. Begitu kaca pecah, asap tebal berwarna ungu menyelimuti lorong. Pengawal-pengawal itu panik, terbatuk-batuk dan kehilangan arah.
1010.9K viewsCompletedAdded to Library 261 Times as col mek
Read
+Library
Me

Me

aju Bu Joko. Lea hanya mengangguk dengan senang, Bu Joko juga menawarkan Nana untuk membawa bekal, namun Nana menggelengkan kepalanya dengan sangat cepat. “ Kamu malu?” tanya Pak Joko dengan senyuman. Nana hanya diam dan menggelengkan kepalanya untuk kedua kalinya. Setelah semua telah selesai, merekapun berangkat menuju kampus. Di perjalanan Lea hanya menatap pasrah keluar jendela mobil, dia melihat segala aktifitas publik yang sangat memuakkan. Bagaimana tidak, dia menatap macetnya jalan dipagi hari dengan berbagai macam emosi didalamnya, suara klakson yang mengganggu, ekspresi yang terburu-buru dan tidak sabaran pengendara motor.
2.8K viewsOngoingAdded to Library 107 Times as col mek
Read
+Library
THE KOLONI

THE KOLONI

Mata El membulat sempurna sebelum menatap kearahku meminta penjelasan. "Yap! namanya Arrone Maagsolf, calon Alpa Koloni Redmood". Aku menarik nafas kasar mengingat takdir jodohku yang bergitu buruk dipasangkan dengan Werewolf seperti Arrone. Aku menceritakan dengan detail perlakuan Arrone padaku dan juga reaksi Dami. El hanya diam dan menjadi pendengar yang baik seperti biasanya.
107.0K viewsOngoingAdded to Library 154 Times as col mek
Read
+Library
Rantai Gen Mekanik

Rantai Gen Mekanik

Dia tidak membuka sistem pemindaian eksternal untuk memeriksa kali ini, karena dia tidak tahu level perekam yang dipasang akademi di dalam kotak mekanis. Jika itu melebihi batas deteksinya dan menarik perhatian akademi, dia akan dianggap curang. Lagi pula, membuka kunci ini pasti dianggap sebagai pertanyaan ujian pertama dari penilaian ulang kedua. Kotak mekanis itu berwarna hitam legam, panjangnya tiga puluh sentimeter, lebar lima belas sentimeter, dan setinggi kepalan tangan. Bahannya adalah Baja Karat No. 1 standar.
104.2K viewsOngoingAdded to Library 164 Times as col mek
Read
+Library
MAKE ME GO

MAKE ME GO

maki Mino “Ku pikir kau telah dirasuki hantu perawan !! tingkahmu aneh sejak kemarin Alvin Edward Kim !! kau tidak sadar huh? Kau marah- marah tidak jelas, semalam tiba- tiba pergi membawa koper lalu kembali lagi. Dan pagi ini !! sungguh ini masih pagi Alvin Edward Kim !! Kau justru senyum – senyum sendiri bahkan tersipu malu” ujar Mino dengan raut frustasinya “Bahkan aku berniat ingin membawamu ke psikiater” lanjut Mino dan mendapat pelototan api kemarahan dari Alvin
9.736.2K viewsCompletedAdded to Library 940 Times as col mek
Read
+Library
Choose Me!!

Choose Me!!

Cassie berkata dengan penuh kebanggaan sembari menyodorkan kotak bening yang dengan jelas memperlihatkan isinya kepada Aksa. Aksa melirik ke arah kotak yang dipegang Cassie, kotak yang masih lengkap dengan label dari tokonya. Sepertinya Cassie lupa melepas label merk coklat tersebut sebelum mengaku-ngaku kalau kue itu adalah hasil kerja kerasnya di dalam mimpi.
85.7K viewsOngoingAdded to Library 135 Times as col mek
Read
+Library
Mémoire

Mémoire

Pertemuan itu diadakan di ruang bawah tanah Mansion milik keluarga Mcgregory, bukan sembarang ruang bawah tanah karena ruangan luas itu dilapisi baja setebal lima senti dan juga titanium dengan ketebalan enam puluh. Tak ada satupun alat komunikasi yang dapat di gunakan di dalam ruangan itu, dan tidak ada pelacak yang bisa menembus ruangan favorit Liam itu. Ruangan teraman yang memang dibutuhkan oleh mereka saat ini.
102.5K viewsOngoingAdded to Library 84 Times as col mek
Read
+Library
PREV
12
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status