Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
The Moment Of Us

The Moment Of Us

Hanya itu saja interaksi kami. Untuk melindungi gendang telingaku dari dentuman musik di kamarnya, akhirnya aku membeli busa untuk kutempel di celah - celah pintu kamarku sehingga suara bising dentaman musik tak begitu menggangguku. Sepertinya Madame Fatima melakukan hal yang sama untuk mengamankan indera pendengarannya. Saat Ied tahun lalu, aku sempat memberinya hadiah beberapa pieces ear plug, dan dia terlihat luar biasa senang, jelas sekali kalau benda itu bukan hal yang asing untuknya. "Ya Tuhan, bagaimana ini!!!!" Aku memekik di balik bantal saat sampai di kamarku.
102.6K viewsOngoingAdded to Library 52 Times as mused
Read
+Library
MENANTU MUSUHKU

MENANTU MUSUHKU

Aura mereka terlalu terlatih. Salah satu menoleh dan menatap pintu. “Ada orang.” Arga masuk lebih dulu. “Maya, kita harus bicara.” Maya kaget. “Arga? Kenapa kau—” Delia muncul di belakang Arga. Pria tegap itu langsung berdiri. “Kalian berdua tidak boleh di sini.” Delia menatap Maya tajam. “Kami tahu tentang MK Foundation.”
706 viewsOngoingAdded to Library 25 Times as mused
Read
+Library
Me and You

Me and You

terangnya. Aku mengangguk. Kepalaku yang tadinya menuduk demi menyeruput mie, sedikit terangkat dan menatap wajah mereka satu persatu. Sayangnya, saat menatap Liana, tenggorokanku justru tersedak. Segera kuraih teh botol dan meneguknya sampai habis. Jujur, aku malu setengah mati. “Pelan-pelan, Rian,” ucap Liana.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 110 Times as mused
Read
+Library
Miss C

Miss C

memandang tajam pada Stefi “toh aku juga gak peduli sama kehidupanmu.” Grace mengambil headset dan memutar musik agar tidak perlu berbicara dengan Stefi, pekerjaan yang dikerjakan banyak bahkan kehadiran Stefi tidak membantu dirinya sama sekali malah semakin banyak karena tidak dikerjakan dengan berbagai macam alasan yang dibuat. Yusuf datang meletakkan tas dihadapan Grace membuat dirinya menghentikan gerakan menatap apa yang Yusuf lakukan, setumpuk kertas diletakkan depan meja Grace yang langsung paham apa itu lalu Yusuf mengeluarkan sesuatu lagi membuat Grace melepaskan headset dengan menatap Yusuf lekat. “Ramond masih ingat?” Grace memutar bola matanya malas mendengar pertanyaan Yusuf nam
9.938.2K viewsCompletedAdded to Library 955 Times as mused
Read
+Library
Hear Me

Hear Me

Sesampai nya di dalam mobil, Jeff langsung menyalakan mesin, disusul menyalakan radio untuk menemani nya mengemudi. Apocalypse milik Cigarettes After Sex terputar, Jeff mengulas senyum nya. Itu adalah salah satu lagu yang sering dia dengar. Tidak ada makna khusus, dia hanya suka mendengar nya saja. Terlebih ketika dia sedang sendian seperti ini. Sangat menenangkan. Tenaga yang terbuang karena bekerja pun jadi terisi kembali. Drrt...Drtt
3.1K viewsOngoingAdded to Library 80 Times as mused
Read
+Library
Mandul

Mandul

Rasanya wanita itu membutuhkan udara segar untuk mengatasi badmoodnya sedari pagi. "Wah wah siapa ini?" suara yang pernah mengisi hari-harinya kali ini terdengar sangat tidak enak. Riri menoleh. Seketika dia mendesah kesal. Hari yang buruk! Umpatnya dalam hati. "Kakak maduku ternyata pergi ke mall? Apa kau yakin memiliki uang?" ledek Nisa dengan bergelayut manja di lengan Ayus.
105.1K viewsOngoingAdded to Library 174 Times as mused
Read
+Library
Me and You

Me and You

Rara mengangguk kemudian berkata, “yuk, acara juga belum dimulai.” Mereka beranjak menuju musolah yang sudah disediakan. Selesai sholat Rara mengeluarkan peralatan make up miliknya. “Sini aku dandanin.“ Rara menarik tangan Ica agar lebih dekat dengannya. “Enggak atau aku pulang?” Ica memberikan pilihan.
1.9K viewsOngoingAdded to Library 55 Times as mused
Read
+Library
Magic You

Magic You

Aku mulai menjawab soal. Ngak terlalu sulit sih... Kan bisa searching. Ngak kayak tadi. Huh. Ya paling-paling cuma capek nulis aja. Aku menulis dengan begitu fokus sambil mendengarkan lagu menggunakan headset. Rasanya moodku kembali naik mendengarkan lagu Eenie Meenie - Justin Bieber. "You seem like the type To love 'em and leave 'em And disappear right after this song So give me the night
104.3K viewsCompletedAdded to Library 160 Times as mused
Read
+Library
Mistpouffer

Mistpouffer

Namika terpaku ketika melihat itu. Pemandangan matahari yang terbenam itu terlihat sangat bagus karena tidak ada awan yang menghalangi. Sebuah lagu dari grup Ciggaretes After Sex berjudul Sunsetz mulai terputar. And when you go away, I still see you. With sunlight on your face, on my rear view. Yah, Namika tahu dia akan memutar lagu ini berulang-ulang ketika mereka sudah berpisah nanti. Bahkan jika Aruna sudah tak ada di dunia ini, Namika masih bisa melihat laki-laki itu di dalam pikirannya. Namika pun segera mengambil ponselnya dan memotret Aruna. Sial, foto itu sangat bagus.
1.8K viewsOngoingAdded to Library 57 Times as mused
Read
+Library
Me

Me

Ring ring…. Terdengar pelan musik dari nada dering ponsel milik Pak Joko. Dia meletakkan sendok yang dia pegang dan mulai merogoh kantung miliknya. Tatapan matanya terlihat sangat fokus, dia mengangkat ponsel itu dengan wajah yang bercampurkan seluruh emosi. Di luar hujan mulai turun, Pak Joko mengangkat ponselnya dan izin untuk menjauh dari meja makan.
2.8K viewsOngoingAdded to Library 58 Times as mused
Read
+Library
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status