Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Aduh Ndoro, Ini Sudah Berlebihan

Aduh Ndoro, Ini Sudah Berlebihan

"Kau... kau membiarkan dirimu tertekan selama berbulan-bulan hanya untuk mengumpulkan ini?" ​"Kau yang mengajari caraku bermain, Haryo," jawab Brata, mencondongkan tubuhnya ke depan, menatap tajam pria paruh baya itu tanpa berkedip. "Kesabaran adalah kemewahan yang dibeli oleh penderitaan. Sekarang, pilihannya ada dua: tandatangani surat pelepasan klaim atas seluruh aset keluargaku hari ini juga, atau nikmati sisa umurmu di balik jeruji besi dengan dakwaan korporasi kelas kakap."
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai ada-ada aja
Baca
+Pustaka
Mas Duda, Tolong Buat Aku Puas

Mas Duda, Tolong Buat Aku Puas

Dengan sedikit ragu, Nadine menggeser tombol hijau di layar. “Halo?” suaranya pelan dan hati-hati. “Selamat sore, apakah ini dengan Ibu Nadine?” suara berat dan formal terdengar dari seberang. “Iya, betul. Ini siapa ya?” “Perkenalkan, saya Adrian, pengacara Pak Darma." Nadine langsung menegang di tempat. “Pa—pak Darma?” gumamnya tak percaya, matanya perlahan melebar. "Maksudnya Papa saya?"
10320.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 10.6K kali sebagai ada-ada aja
Tampilkan Ulasan (29)
Baca
+Pustaka
CH. Blue Lilac
Halo kakak-kakak readers semua, makasih banyak ya sudah mampir ke buku ini, makasih juga yang udah kasih ulasan, dan gift. Moga kalian selalu sehat, dan makin lancar rejekinya. Love bgt buat kaliaaan... ......
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Baca Semua Ulasan
Wanita Kedua

Wanita Kedua

tanya Anna kemudian. "Bahasa lainnya misalkan apa?" tanya Aditya balik. Anna berpikir sebentar dan memberikan jawaban, "Bahasa korea!" Sebelum Aditya menjawab, Anna nyerocos terlebih dulu. "Kalau bisa bahasa Korea lebih keren tuh. Kalau pergi ke Korea ajak kamu terus ketemu Oppa-Oppa ganteng kamu bisa bantu terjemahin. Eh. Tapi, beneran mas kamu bisa bahasa Korea?"
101.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai ada-ada aja
Baca
+Pustaka
Andai Sinar itu Tak Pernah Ada

Andai Sinar itu Tak Pernah Ada

"Bukannya kemarin baru dikasih 40 juta?" "Apa? Udah abis buat judi?!" "Topan, kamu ini manusia bukan sih?" Aku duduk di balkon sambil berjemur. Tanganku memegang buku tetapi tidak ada satu kata pun yang masuk ke otak. Suara Rika terdengar dari pengeras suara sambil menangis. "Bu, tolongin ayah." "Orang-orang itu bilang, kalau nggak bayar utang, tangan ayah mau dipotong."
7.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 227 kali sebagai ada-ada aja
Baca
+Pustaka
Aduh Jenderal Tak Tahan

Aduh Jenderal Tak Tahan

Nabila menatap bulan di langit dengan tatapan dingin. "Bahan terakhir untuk buat Karis adalah Bunga Adia yang tumbuh di tempat yang dipenuhi dengan roh jahat. Alasan Levino membawa putranya dan Joseph ke dalam menara kemungkinan karena ada Bunga Adia di dalam menara." "Hanya saja, hal yang membuatku bingung adalah semua orang bilang Menara Abadi Sembilan hanya bisa masuk tapi tidak bisa keluar. Apakah mereka sama sekali tidak pernah memikirkan cara untuk keluar dari menara itu?"
9.84.7M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 188.7K kali sebagai ada-ada aja
Tampilkan Ulasan (967)
Baca
+Pustaka
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Nama Pena Anar
Hai kak author tersayang, 🫰🏻 ijin. Novel Panas tentang Petarung jalanan yang menaklukan Nyonya Besar Judul.. Suami Pengganti: Petarung Jalanan di Ranjang Nyonya Besar Mari mampiiir...🫰🏻 aku tunggu ya!!🫰🏻
Baca Semua Ulasan
Aku ADA

Aku ADA

"Ada apa dengan Kenya?" tanya Anita pada Akila. "Entahlah, Kak. Sepertinya Kak Kenya tampak bingung, Aku akan menghampirinya." Akila datang menghampiriku, Dia menepuk pundakku sehingga Aku tersadar dari lamunanku. "Akila," Aku bicara dengan gugup. "Ada apa, Kak? Kau terlihat gelisah," ucap Akila, Aku tidak tahu bagaimana harus menjelaskannya.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 112 kali sebagai ada-ada aja
Baca
+Pustaka
GADIS 100 KG

GADIS 100 KG

“Gak ada. Cuma aku agak pusing aja karena banyak data yang harus aku input,“ jawabnya. “Kasihan pacarku, cape banget ya?“ ujar Reynan sambil menyugar rambut Adeera. “Cape wajar sih, Rey. Ini kan hari pertama jadi aku masih harus menyesuaikan.“ Reynan tersenyum, “kalau gitu abisin makannya. Habis ini istirahat. Aku gak mau kamu sakit.“ Adeera mengangguk cepat tak ingin membuat Reynan semakin dilanda khawatir. “Oh iya, Rey. Ada yang mau aku tanyain,“ katanya. “Tentang?“ “Apa mungkin di dunia ini ada orang yang sama? Eh maksudku mirip. Mirip banget,“ ujar Adeera. Reynan terdiam sejenak. “Mungkin saja ada tapi biasanya beda versi, Ay. Misalnya si A dari Indonesia mirip dengan si B dari Korea, h
1015.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 608 kali sebagai ada-ada aja
Baca
+Pustaka
Bukan Jodoh Idaman

Bukan Jodoh Idaman

] "Nggak usah dijelaskan serinci itu juga. Pokoknya toppingnya pisang sama keju mozzarella." [Iya, Sayang. Tunggu ya] "Iya. Hati-hati." [Baik] Adara menutup teleponnya. "Dia emang agak-agak lain tapi aku lebih suka mode dia yang ini." °°° "Kamu masih ingat Candra, Kusuma sama Gina?" tanya Adara disela kunyahannya. Dia dan Ansel duduk di area taman kantor yang luasnya tidak seberapa hanya untuk menghabiskan leker yang dibawa oleh suaminya.
103.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 121 kali sebagai ada-ada aja
Baca
+Pustaka
Disayang Duda Kaya

Disayang Duda Kaya

tanya Samudera. "Jam delapan pagi, Pa. Papa gak repot emangnya?" tanya Samudera. "Enggak, gak ada yang ngerepotin buat cucu-cucu Papa." Diani dan Lila tersenyum mendengar percakapan keduanya. "Mama, kata Oma sama Opa, Mama mau bikin adek ya? Raga mau adek cewek satu," celetuk Raga. "Noah juga, cewek satu!" ucap Noah yang selalu tak mau kalah.
6.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 201 kali sebagai ada-ada aja
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status