Terjebak Mantra!
Atau dengan menyusuri padas tempat ikan bersembunyi, mengamati lubangnya, kemudian saat ikan atau udang keluar, jari mungil mereka segera menarik buntut ikan atau udang tersebut.
Setelah memperoleh ikan atau udang, mereka akan membakarnya dengan klaras (daun pisang kering) di pinggir kali, kemudian memakannya beramai-ramai. Ketika mereka saling menatap, mereka tergelak bersama-sama karena saling melihat mulut mereka hitam penuh jelaga. Satu orang kemudian ada yang usil. Tangan mereka mengambil jelaga, kemudian diusapkan ke wajah temannya. Mereka kembali terbahak, kemudian berlariang dan..byuuurr….terjun ke kali lagi. Sungguh indah masa-masa itu.