Dua Kakak Tiriku Yang Posesif
Kakiku yang kecil membawaku melompat-lompat hingga jauh menyusuri pesisir, menuju ke area yang dipenuhi batu-batu karang besar yang mencuat dari air laut yang jernih.
"Nadine! Kembali, Nak! Sebentar lagi kita akan tiup lilin!" suara Ibu terdengar sayup-sayup dari kejauhan, terbawa angin.
"Sebentar lagi, Bu! Aku melihat sesuatu yang cantik di balik batu ini!" teriakku bersemangat, mengabaikan peringatan mereka.
Namun, saat aku melompat melewati sebuah celah batu karang yang lembap, jantung kecilku nyaris melompat keluar dari dadanya.