CINTA DALAM DUSTA : AKU BUKAN WANITA LEMAH
Auranti kemudian meliht Alinta siuman.
“Alinta, anakku sayang. Kamu kenapa tidak bilang dan mengadu ke tante?” Auranti terisak. Air mata Auranti menetes di pipi Alinta. “Maaf kan tante, tante bersalah.”
“Tan-te, aku... yang... harus... minta... maaf,” ucap Alinta. Ia tidak bisa berkata dengan jelas.
“Tidak sayang. Tidak, tante yang tidak bisa menjaga kamu. Tante tahu ini akan terjadi, tapi tante banyak masalah,” ucap Aulanti.