Hanya Sesal yang Tertinggal
Kenapa kamu lakuin ini ke aku?
[Asal kamu kembali, mulai sekarang aku akan dengerin semua kata-katamu, oke?]
[Sayang, aku tahu kamu udah lupain banyak hal. Kembalilah, aku akan kasih tahu kamu semuanya dan minta maaf secara langsung, ya?]
[Shania, kamu nggak boleh ninggalin aku begitu aja. Aku mohon.]
Aku memandangi pesan-pesan yang dikirim pada waktu dan tanggal berbeda itu.