Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Hanya Sesal yang Tertinggal

Hanya Sesal yang Tertinggal

Kenapa kamu lakuin ini ke aku? [Asal kamu kembali, mulai sekarang aku akan dengerin semua kata-katamu, oke?] [Sayang, aku tahu kamu udah lupain banyak hal. Kembalilah, aku akan kasih tahu kamu semuanya dan minta maaf secara langsung, ya?] [Shania, kamu nggak boleh ninggalin aku begitu aja. Aku mohon.] Aku memandangi pesan-pesan yang dikirim pada waktu dan tanggal berbeda itu.
3.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 76 kali sebagai aku hanya pelarian
Baca
+Pustaka
Istriku, Jangan Lari Dariku

Istriku, Jangan Lari Dariku

“Ayo pergi, kita tidak memiliki banyak waktu.” Layla merasa hatinya hancur sehancur-hancurnya. Dia begitu marah karena setelah semua hal yang ia berikan untuk Jason, pria itu bahkan tidak memiliki rasa kasihan sedikit pun padanya. Mata Layla menyala dengan kemarahan yang berkobar. Jika dia tidak bisa keluar … maka tidak seorang pun pantas keluar dengan tenang. Dia dengan sengaja berteriak sekeras mungkin, “Penjaga … ada tahanan yang kabur! Penjaga … cepat kemari! Penjaga …!”
1029.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 909 kali sebagai aku hanya pelarian
Baca
+Pustaka
Janji Setia

Janji Setia

Dor! Sekali lagi terdengar suara letusan peluru. Kuda-kuda itu berlari ke sembarang arah. Kai dan Nuwa juga ikut berlari. Jika ada sidak dari pemerintah, lari adalah jalan terbaik. Sehebata apa pun ilmu bela diri mereka, akan percuma melawan lesatan timah panas. “Nuwa cepat, berlindung di antara kuda.” Kai mendorong tubuh istrinya.
106.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 180 kali sebagai aku hanya pelarian
Baca
+Pustaka
Putri Terbuang itu Istri Sah CEO

Putri Terbuang itu Istri Sah CEO

tanya Aluna. ​Raka mendekat, duduk di samping Aluna, dan meraih tangannya. Ia tidak bisa menyembunyikan kebenaran ini. ​“Kayla melarikan diri dari penjara, Sayang. Tadi malam.” ​Aluna terbelalak, wajahnya langsung pucat. “Melarikan diri…?”
106.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 120 kali sebagai aku hanya pelarian
Baca
+Pustaka
Gairah di Balik Tirai Kehidupan

Gairah di Balik Tirai Kehidupan

"Kamu bukan pelarian." "Aku adalah pelarian. Aku adalah safe haven-mu. Tempat kamu berlindung ketika dunia di luar sana terlalu menakutkan untuk dihadapi." Reno menggelengkan kepalanya. "Dan yang paling bodoh, aku bahkan merasa bangga dengan peran itu. Aku pikir, suatu hari nanti, kamu akan menyadari bahwa akulah yang terbaik untukmu." "Kamu memang yang terbaik untukku."
3.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai aku hanya pelarian
Baca
+Pustaka
Rahim Terakhir di Sektor 7

Rahim Terakhir di Sektor 7

"Aku akan tetap jadi aset mereka." Zen terdiam. Kalimat itu berputar di kepalanya beberapa kali. "Jadi meskipun aku berhasil kabur, mereka akan terus mengejarku." Aruna menyandarkan punggung ke dinding. "Dan orang-orang di sekitarku akan terus dijadikan ancaman." Zen mengusap dagunya pelan. Rencana pelarian yang selama ini ia susun terasa sia-sia. "Lalu maumu apa?"
10806 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20 kali sebagai aku hanya pelarian
Baca
+Pustaka
Jodoh Takdir yang Ditolak Membawa Pewaris Alpha

Jodoh Takdir yang Ditolak Membawa Pewaris Alpha

“Apakah kita masih berlari?” Aku menatapnya. Melihat kejujuran di matanya. “Ya,” kataku. “Kita masih berlari.” Bahkan saat dinding semakin menyempit. Bahkan saat ikatan itu menjerit. Bahkan saat jalan di depan semakin gelap. Aku bergerak maju. Sudah tahu. Pelarian ini tidak akan berhasil. Namun tetap memilih bergerak daripada menyerah. Tetap memilihnya.
101.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai aku hanya pelarian
Baca
+Pustaka
Yes! Please, Daddy

Yes! Please, Daddy

“Di pulau itu, tidak ada gangguan. Tidak ada laporan kematian dari utara, tidak ada telepon yang berdering setiap lima menit. Hanya ada kita.” “Kau hanya ingin mengurungku di tempat yang lebih terpencil agar aku tidak bisa lari, kan?” tuduh Gia dengan suara bergetar. “Katakan yang sebenarnya, Marco. Ini bukan bulan madu. Ini adalah pelarian karena musuhmu sedang mengejarmu!” Mata Marco berkilat tajam mendengar kata 'pelarian'. Dia lalu mencengkeram pinggiran pagar balkon di kedua sisi tubuh Gia, mengurung gadis itu dalam ruang gerak yang sangat sempit.
109.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 261 kali sebagai aku hanya pelarian
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status