Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
SUSUK JAIPONG

SUSUK JAIPONG

Ada biru, hijau, dan marun. "Tok....tok....tok...." "Tari ayo kita ke masjid." "Iya Teh, sebentar." "Subhanalah, Kamu cantik Tari pakai gamis merah marun ini." "Terima kasih Teh." Aku tersipu malu mendengar perkataan Teh Sinta. Kami pun berjalan menuju masjid. Tak lupa teh Sinta membawa Alia putri pertamanya. "Allahuakbar- Allahuakbar."
1010.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 374 Beses bilang alam jin
Read
+Library
PARANORMAL CANTIK

PARANORMAL CANTIK

Jin itu berkata dengan cuek. "Gompalda, kamu tidak bisa muncul dengan wujud seperti ini, sebaiknya kamu menyamar menjadi manusia," Alena berkata kepada jin itu. "Baik tuan putri," Jawab Jin itu. Wusss! Seketika jin itu berubah menjadi seorang pemuda tampan dengan rambut jangkrik, di kupingnya tercantel anting besar. "Bagaimana sekarang?" Tanya jin itu.
1036.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.3K Beses bilang alam jin
Read
+Library
Accidentally In Love (INDONESIA)

Accidentally In Love (INDONESIA)

Yang bercampur dengan cahaya Nirvana. "Kamu mencolok banget sih," Justin melihat penampilan Alice dari ujung kepala sampai ujung kaki. Ia menggunakan pita matahari, kalung matahari, anting matahari, dan cincin matahari. Bajunya yang berwarna orange stabilo juga membuat Alice terlihat mencolok di siang hari. "Biarin," Alice tidak mempedulikan kata Justin. Justin baru ingat kalau kedatangannya di Myeongdong adalah mencari Karina.
4.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 131 Beses bilang alam jin
Read
+Library
Pendekar Pedang Bulan Sabit

Pendekar Pedang Bulan Sabit

Jinhwan menganggukkan kepalanya hingga membuat Jochen menghela napas pendek dan kembali menatap wajah Jinhwan dengan sorotan mata tajamnya. "Musuhku adalah Ryujin dari Kalajengking Naga Emas, Wonam dan pasukan Segye, dan yang terakhir adalah Aeshin, siluman rubah berekor 9 yang abadi."
102.7K viewsOngoingIdinagdag sa Library 57 Beses bilang alam jin
Read
+Library
ATURAN LANGIT!

ATURAN LANGIT!

Anjala sang Raja Jin yang memegang Wilayah Timur menjura dengan hormat di hadapan Langit. Raja Jin yang berhasil ditaklukan oleh Langit, ketika kasus Pembunuhan Berantai di Kampus Wangsa Sanjaya Tempo hari ini memang cukup sering menemuinya. Padahal Langit sendiri jarang memanggil ataupun sekedar memgundangnya. Kecuali untuk hal-hal yang bersifat urgent dan mendesak. "Kalian para Jin sangat senang kalau ada manusia bertengkar? Apa kalian memang sengaja melakukannya karena kalian membenci manusia?"
9.272.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 1.9K Beses bilang alam jin
Read
+Library
Lelaki Sang Penguasa

Lelaki Sang Penguasa

ucap Meta " Hallo anyeong-meong ehh aduh gimana sih, Hallo Aleta perkenalkan Namaku Jingga Pertiwi paling cantik,imut, pintar dan seksi" ucap Jingga dengan tingkat kepedean tembus genteng, bercanda genteng😀 " cih najisss, oh iya aku Nana Daneja panggil Nana saja" ucap Nana " Hallo aku Aleta Kim Jon, salam kenal" ucap Aleta
9.580.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 3.2K Beses bilang alam jin
Read
+Library
NAJENDRA

NAJENDRA

Sesosok jin kecil melintas tepat di hadapan mereka, dengan sekantung berisi emas dia berhenti sejenak sambil menatap Najendra. “Jin macam apa kau? Bukankah di sini seharusnya para jin tidak bisa masuk?” “Wah! Ada manusia yang bisa melihatku?!” pekik Jin kecil dengan terkejut. Jin itu memiliki wujud seorang anak kecil yang tingginya tidak lebih dari lutut Najendra. Begitu kecilnya bahkan kantung yang membesar karena emas di dalamnya pun memiliki tinggi yang sama dengan jin itu.
101.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 45 Beses bilang alam jin
Read
+Library
Godaan Jin Dasim

Godaan Jin Dasim

“Hahaha .. sifat alami manusia, selalu menganggap dirinya yang paling benar, dan ‘tak mau ngeakui kesalahan, jarang bersukur dan selalu kurang dengan pemberian Tuhannya, tetapi kenapa mereka justru menjadi ahli syurga?” “Kau tidak perlu berpikir terlalu jauh, tugasmu hanya menghasut dan menggoda mereka, supaya mereka ingkar kepada Tuhannya!” ingat salah satu Jin yang kebetulan ada di rumah itu, “Hei—Al-Dasim, pergilah ke rumah-rumah, hasut wanitanya, berilah dia rasa lelah yang bertubi-tubi, hilangkan rasa syukurnya, buat dia merasa kalau bebannya di rumah terlalu berat. Dengan begitu dia akan selalu mengeluh tentang pekerjaannya yang tak habis-habis, maka dia kehilangan hormatnya pada suami
103.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 89 Beses bilang alam jin
Read
+Library
PREV
123456
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status