Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Akhir Yang Bahagia

Akhir Yang Bahagia

Bu Sulis mempersilakan kedua lelaki yang berdiri di sampingnya. “Hai semuanya, gue Jevan Anandra. Gue harap kita jadi teman yang baik ya,” Jevan tersenyum sembari melambaikan tangannya dengan ramah. Para perempuan memekik kesenangan melihat senyuman dari Jevan. Sedangkan, lelaki hanya tak peduli. “Saya Narendra Barreska, penjaganya Rara,” kata Naren dengan datar. Perkataan Naren membuat Bu Sulis, Jevan dan satu kelas menatap Rara dan Naren bergantian. Rara hanya menunduk, bulu kuduknya merinding karena di tatap dengan tatapan menuntut penjelasan.
105.4K viewsCompletedAdded to Library 114 Times as canva narendra adalah
Read
+Library
Cinta Tersembunyi di Balik Dendam

Cinta Tersembunyi di Balik Dendam

Tak ada satu pun yang tak mengenali sosok pria itu. Narendra. Ia dikenal sebagai pebisnis handal, namanya kerap disebut-sebut di kalangan elite. Kehadirannya saja sudah cukup untuk membuat orang lain menahan napas. Melihat itu, Echa tersenyum sinis. Tanpa ragu, ia segera mendekati Narendra, lalu memeluk lengan kokoh pria itu dengan mata yang sengaja dibuat berkaca-kaca. "Ada apa, Sayang?" tanya Narendra, menatap dalam wajah Echa dengan nada tenang namun tegas.
101.6K viewsOngoingAdded to Library 32 Times as canva narendra adalah
Read
+Library
Karena Cinta, Tuan Penguasa tak Sanggup Menahan Gairah

Karena Cinta, Tuan Penguasa tak Sanggup Menahan Gairah

Priambodo menarik napas panjang, lalu berkata pelan, “Kita tidak bisa bertindak gegabah, Kev.” Kevin mengangkat kepalanya. “Maksud Om Priam?” Priambodo menoleh padanya. Tatap matanya tajam tapi tenang, seperti mata seorang pebisnis ulung yang terbiasa menghadapi badai. “Nama besar Narendra bukan sesuatu yang bisa kita tabrak begitu saja. Narendra adalah pengusaha besar, punya pengaruh, koneksi… bahkan reputasinya bersih. Kita tidak bisa menuduhnya tanpa bukti. Apalagi mengusiknya hanya karena dendam pribadi.”
1037.7K viewsCompletedAdded to Library 1.0K Times as canva narendra adalah
Read
+Library
Istana Yang Ternoda

Istana Yang Ternoda

rengeknya. Kania sudah mau melempar panci kecil, tapi sebelum itu terjadi .... Narendra melangkah dengan elegan. Pakai dasi kecil TK-nya, rambut klimis, dan ekspresi serius seperti calon CEO. “Nayaka, makan sekarang. Kamu tahu nggak, nutrisi pagi itu penting buat otak dan tubuh.” “Nggak mau!” “Kalau kamu nggak makan, aku nggak mau main bareng kamu sore nanti.”
1017.9K viewsCompletedAdded to Library 447 Times as canva narendra adalah
Read
+Library
HANCUR BERSAMA SELINGKUHAN

HANCUR BERSAMA SELINGKUHAN

Narendra mempertegas kalimat terakhirnya. Celine mulai menunduk. Suaminya memang benar. Narendra dulunya adalah salah satu orang kepercayaan mendiang sang suami. Kepiawaiannya membantu menjalankan perusahaan sudah tak bisa diragukan lagi. Untuk itulah Celine tak lagi ragu memberikan kepercayaan pada pria itu.
1044.4K viewsCompletedAdded to Library 1.8K Times as canva narendra adalah
Read
+Library
Suami Warisan

Suami Warisan

They wouldn’t! Juga, apakah Citra adalah ‘sesuatu’ yang ingin Narendra hidupkan kembali? No, she isn’t. Narendra itu egois, dia hanya melakukan hal yang menurutnya bisa memberinya ‘keuntungan’.
10158.0K viewsCompletedAdded to Library 6.0K Times as canva narendra adalah
Show Reviews (58)
Read
+Library
Kikiw
Baru tau cerita ini kemarin pas lg sale 70%. Asli! nyesel banget pagi ini krn gk langsung buka semua bab pdhl ada koin! gara2 ketiduran pas baca semalem ... But, semoga bisa ngelarin cerita si Akang, karena emang sekeren itu ceritanya meskipun belum ada 20 bab yg kubaca!
Mo Xiang Liu Yun
[...6] Saya baru pernah baca novel Indonesia sebagus ini, ceritanya lain daripada yang lain, bacanya engga mau udahan, selalu penasaran pengen tahu kelanjutannya, susah move on. Untung akhirnya Narendra jadian sama Rengganis jadi engga bikin kecewa. Di bab terakhir seharusnya ada Narendra menikah res
Read All Reviews
 The Third King

The Third King

“Saya tidak yakin, Yang Mulia.” “Jika Narenda adalah pria yang cerdas dan pandai menggunakan otak yang dimilikinya itu, dia pasti akan memilih antara Tuan Gyan dan Tuan Shankara yang kelak mungkin akan jadi orang yang memberikan dukungan untuknya. Sayangnya. . . .Narendra adalah orang yang tidak pandai menggunakan otaknya dan suka membuang – buang waktunya untuk hal yang tidak berguna. Jadi. . . dia pasti akan menerima permintaanku itu dan berusaha untuk membuat Indhira gagal dengan cara menjadi gurunya.”
85.1K viewsCompletedAdded to Library 202 Times as canva narendra adalah
Read
+Library
Jerat Pesona Gadis Manja

Jerat Pesona Gadis Manja

Perempuan itu menjabat tangan Aura sambil tersenyum ramah. “Kekasih baru, Marv?” Narendra bertanya namun nada suaranya terdengar menyindir. Kini Marvin yang terlihat kikuk, ia menggaruk kepalanya yang tidak gatal dengan senyum canggung menghiasi wajahnya. “Saya Narendra ... Ayahnya Kejora.” Gantian Narendra mengulurkan tangan memperkenalkan diri. Celena menganggukan kepala disertai senyum saat menjabat tangan Narendra.
1051.8K viewsCompletedAdded to Library 1.7K Times as canva narendra adalah
Read
+Library
Pilih saja selingkuhanmu!

Pilih saja selingkuhanmu!

Tidak jauh berbeda dengannya, pria bernama Narendra itupun juga membalas senang pelukan Kania. Narendra sendiri adalah teman baik Kania. Pria itu juga sempat menghadiri pernikahan Kania dan Raga, namun setelah itu harus pergi keluar kota untuk mengurus salah satu perusahaan orang tuanya yang sedang tidak baik-baik saja. “Nggak nyangka kita ketemu disini. Kamu ada waktu? Kita ngobrol bentar yuk?” “Aku harus kerja sih, tapi gapapa deh masih ada waktu 30 menitan. Kita ngobrol di warung depan aja gapapa kan?”
104.2K viewsOngoingAdded to Library 91 Times as canva narendra adalah
Read
+Library
Kontrak Hasrat Tuan Presdir

Kontrak Hasrat Tuan Presdir

“Yura?” Panggilan itu menjeda langkah Yura yang hendak menaiki anak tangga ke lantai tiga. Ia lantas berbalik ke arah sumber suara. Seorang pria berkulit putih mengenakan kemeja biru muda telah berdiri di ambang pintu seraya menatapnya dengan sebuah senyuman. Itu Narendra. Karyawan satu divisi dengannya yang diperbantukan sementara di cabang baru beberapa bulan yang lalu. Orang yang sempat membuat Rama dimakan api cemburu. “Eh, hai, Narendra! Kau sudah kembali ke Holding?” tanya Yura kemudian menuruni dua anak tangga yang telah ia naiki. Mereka berbalas jabat sejenak. Saling mengamati satu sama lain.
1087.7K viewsCompletedAdded to Library 2.0K Times as canva narendra adalah
Read
+Library
PREV
123456
...
9
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status