JEJAK RINDU YANG TERLARANG
Air yang menggenang di sudut matanya hampir menetes, tetapi ia menahannya.
Ia membawa teh mertuanya kembali ke depan, mencoba mengabaikan kekacauan akibat ulah keponakannya.
"Lun, ada air di situ, pel dulu! Nanti Sheril kepleset lagi," titah Siska menunjuk genangan air dekat pintu.
Belum sempat Luna mengambil alat pel, Rasya berlari dan terpleset, lalu menangis keras. Siska malah mencubit anaknya, membuat tangis Rasya semakin kencang.
Hot Chapters