Dokter Sakti Penguasa Dunia
Dengan marah dia berkata, "Tua bangka, kamu ini ketua dari sebuah akademi. Masa kamu mau main sama dua wanita sekaligus? Kamu cari mati, ya?"
"Bocah sialan, kamu salah paham." Nazar tertawa. "Maksudku, carikan aku dua murid. Aku nggak pergi ke tempat-tempat seperti itu. Aku orang yang serius."
Ewan mendengus dingin. "Katakan. Apa sebenarnya kegunaan Cambuk Pemukul Dewa ini?"
Barulah Nazar menjawab, "Dengan cambuk ini, kamu bisa mencambuk sesuka hati seorang ahli yang tingkat kultivasinya satu alam lebih tinggi darimu."