Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Wedding Doll [INDONESIA]

Wedding Doll [INDONESIA]

Melemparnya dengan asal ke atas ranjang. Kaki wanita itu sudah bermain, sebaiknya ia berikan hukuman apa untuk kedua kaki itu? Dan juga kedua tangan itu? Allard berjalan menuju lemarinya untuk memilih beberapa alat-alat yang tergantung. Cambuk, penutup mata dan mulut, lilin, dan juga berbagai macam rantai besi, ditambah dengan berbagai macam pisau kecil.
9.967.7K viewsCompletedAdded to Library 2.7K Times as alat cambuk
Read
+Library
My Accidental Wife

My Accidental Wife

tegas Alan dengan menekan setiap kata dalam kalimatnya. Mendengar itu, nafas Azzura lantas jadi begitu cepat. Lalu detik berikutnya, Alan menunjukkan padanya cambuknya. Cambuk Alan—anyaman kulit berwarna coklat tua. Saat melihat itu, mata Azzura lantas tersentak, sementara mata Alan menyala dengan api dan sedikit geli. "Kita bertujuan untuk menyenakan, Sayang," tukas Alan pada Azzura dengan berbisik. "Ayo." Alan mengamit siku Azzura dan memposisikannya di bawah kisi-kisi.
109.3K viewsCompletedAdded to Library 240 Times as alat cambuk
Show Reviews (41)
Read
+Library
d.pujiana
i found ma favorite author here,, mb dev as iced coffee hhehe. saya penggemar mb dev dari 2014 dan mengikuti semua novel-novel yg mba dev tulis dan rilis. dari jaman di wp sampai di gn sekarang ini. mb,, thx ya sdh up bab baru maw tiap hari. semangat trs mb
Ms Iced Coffee
Halo pembaca setia Goodnovel... Tambahkan "MY ACCIDENTAL WIFE" ke daftar bacaan kamu dan ikuti ceritanya. Mohon berikan juga komentar, ulasan terbaik, dan vote bintang lima. Karena support kamu adalah hadiah dan motivasiku untuk kreasiku sebagai penulis. I really respect all of u, anyway 🫶
Read All Reviews
RASHVA: LEGENDA PENAKLUK IBLIS

RASHVA: LEGENDA PENAKLUK IBLIS

Hal ini sangat penting saat mereka menjalankan misi mendatang. “Kita sparring tanpa Daimon dulu yaa!” kata Ava. “Oke!” Ava mengeluarkan senjatanya. Sebuah cambuk! Cambuk itu terbuat dari sebuah bahan yang aneh. Seperti dari kulit hewan namun berwarna metalik seperti logam. Di ujungnya ada ada mata rantai berbentuk panah. “Awas serangan!” bentak Ava dengan bersemangat. Ia masih melayang di udara dengan kecepatan tinggi.
102.1K viewsOngoingAdded to Library 73 Times as alat cambuk
Read
+Library
Perjanjian Terlarang

Perjanjian Terlarang

Secara naluri dia menunduk untuk memastikan kembali poin – poin yang terungkap di atas kertas perjanjian, membaca dengan hati – hati sambil menyatakan langsung. “Di sini tertulis cambuk, rantai, dan beberapa alat seks berbahaya milikmu.” Moreau mengernyit, lagi – lagi mencoba memahami bagian tertunda seraya memikirkan sesuatu yang menyergap masuk di benaknya. “Kau menyukai seks yang dibumbui dengan adegan kasar. Maksud-mu seperti sadistic?“
1032.0K viewsOngoingAdded to Library 767 Times as alat cambuk
Read
+Library
BANGKIT

BANGKIT

Menggunakan pakaian yang sudah disediakan oleh pihak rumah sakit membuatnya hanya pasrah. Arga berjalan pelan menuju berangkar adiknya, dari depan pintu ia sudah dapat melihat jika banyak alat medis di tubuh adiknya. Tidak hanya alat medis melainkan juga ada perban dibagian pipinya, tangis yang tadinya sudah reda jatuh kembali.
101.9K viewsOngoingAdded to Library 63 Times as alat cambuk
Read
+Library
Kama Sutra

Kama Sutra

“Aku yang akan memimpin permainan kali ini. Kau diamlah.” Tubuh Sutra bergetar hebat. Bulu kuduknya mulai meremang, saat lidah pria itu mulai bergrilya di area dadanya yang tampak sedikit terbuka. Setelah merasa puas, Kama melepaskannya. Kemudian, pria itu berjalan menuju sebuah lemari kaca transparan yang berisi peralatan aneh. Ya, sangat aneh. Kama mengeluarkan sebuah cambuk serta tutup mata yang terbuat dari pita berumbai, berwarna hitam.
10117.3K viewsCompletedAdded to Library 3.8K Times as alat cambuk
Show Reviews (61)
Read
+Library
Lasma Wati
akhirnya ending juga ... makasi kk novelnya bagus banget , smoga kama tenang disana dan sutra dan anak anaknya ikhlas. kama pergi hadir lagi kama junior .......... sukses karya ,sukses juga bikin aku kebawa suasaba saat baca...
Jw Hasya
Terima masih untuk pembaca KamaSutra, berkat kalian saya bisa menuntaskan sampai akhir cerita. Setiap cerita ada kenangan manis, pun luka. Seperti Sutra dan Kama, mereka saling merasakan kehilangan. Mohon maaf kalau nggak sesuai ekspektasi. Tunggu karya saya selanjutnya. Saya sayang kalian semua.
Read All Reviews
Balas Dendam Istri Jenderal Qu

Balas Dendam Istri Jenderal Qu

Napasnya terengah-engah, dadanya naik turun dengan susah payah seolah udara di sekitarnya tiba-tiba berubah menjadi sangat berat. Seorang algojo kemudian melangkah keluar dari barisan penjaga. Tubuh pria itu tinggi dan kekar, dengan wajah tanpa ekspresi seperti batu. Di tangannya tergenggam cambuk kulit panjang yang berkilat di bawah cahaya obor. Ujung cambuk itu bergoyang pelan di udara malam, menghasilkan suara lirih yang membuat bulu kuduk para pelayan di kejauhan berdiri meremang.
1026.6K viewsCompletedAdded to Library 531 Times as alat cambuk
Read
+Library
Hello, Nanny!

Hello, Nanny!

Di sini, mereka menawarkan jasa tempat yang bisa puas-puasin melampiaskan emosi dengan cara memukul, menendang, atau banting barang-barang bekas yang sudah disediakan. Mulai dari botol kaca, elektronik rusak, sampai furnitur kecil, semuanya bisa dihancurin pakai alat-alat seperti tongkat baseball, linggis, palu, dan alat bantu lainnya. Ekstrem juga. Namun mendengar itu, Kalla sudah bersemangat ingin mencoba. “Sumpah, saya nggak espek kamu bakal ngajak ke tempat begini,” ujar Kalla ketika dia dan Wima sedang menggunakan wearpack dan safety lainnya. “Sebelumnya pernah ke sini?”
1086.0K viewsCompletedAdded to Library 2.2K Times as alat cambuk
Show Reviews (34)
Read
+Library
Eliyen Author
Bab-bab awalnya nendang banget! Komedinya lucu. Ceritanya warming buat heart-heart yang sedang galau sama hidup. Ini novel recommended banget dibaca sebelum kerja, istirahat kerja, pulang kerja, sebelum tidur. Interaksi Reyga-Kael-Kalla bikin senyum-senyum terus. ,,,^^
Yoshi Dwi Ramadani
hai kak beb, br baca cerita ini gegara liat chap terakhir ceritamu di hello, husband. semoga aku bisa nyelesain ini, penasaran Ama cerita Kalla n om Reyga hehe... awal chapter aja udah menarik hati,, semangat berkarya terus kak beb...<3
Read All Reviews
Pengantin Kecil Tuan Xavier

Pengantin Kecil Tuan Xavier

geram Anjani. Lagi dan lagi Alarich hanya tertawa, bahkan lebih keras dari tadi. Lalu ia menunjuk salah satu anak buahnya. “Ambilkan aku cambuk,” ujar Alarich dingin. Lelaki bertubuh gempal itu pun mengangguk, dan mengambil sebuah cambuk dengan ujungnya bermata pisau yang sangat tajam. Alarich menyeringai kala ia menerima cambuk tersebut.
9.854.5K viewsOngoingAdded to Library 1.3K Times as alat cambuk
Read
+Library
Kultivator Surgawi

Kultivator Surgawi

Namun, ketika mereka melihat para pengikut penegak hukum membawa cambuk, ekspresi mereka langsung berubah. Cambuk yang ada di hadapan mereka sama sekali tidak seperti cambuk yang mereka bayangkan. Cambuk ini terbuat dari logam lunak khusus. Seluruh cambuk ditutupi dengan duri logam yang tak terhitung jumlahnya, yang berkilauan dengan cahaya dingin dan jelas sangat tajam. Jika mereka dicambuk seperti ini, daging mereka akan terkoyak sepenuhnya. Apalagi membayangkan dicambuk seperti itu, hanya membayangkannya saja sudah membuat bulu kuduk mereka merinding.
1037.6K viewsOngoingAdded to Library 1.3K Times as alat cambuk
Read
+Library
PREV
123456
...
8
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status