ANAK TUKANG CUCI PIRING
Perlahan aku menggelengkan kepala.
“Maaf, saya kira kamu sudah tahu.” Sejenak aku bergeming, apa iya dia benar-benar akan menikah?
“Kalau boleh tahu, dengan siapa?”
“Dengan teman kerjanya, Dewi.”
“Dewi?” ulangku, Pak Azzam mengangguk lagi. Kemudian dia menyodorkan ponsel, memperlihatkan undangan online. Benar saja, nama mempelai itu adalah Abidzar Al-Ghifary dan Dewi Trihapsari. Gelar keduanya yang tersemat di belakang nama mereka terlihat begitu cocok.