Terpaksa Menikahi Janda
“Mama...! “ Abian berlari turun dari gendongan tuan Alan. Ekspresinya tuan Alan sungguh terkejut mendapati aku berada di atas pohon mangga ini. Tidak tahu apa yang sedang ia pikiran.
“Iya sayang, mama akan segera turun, “ ucapku sambil bergegas turun. Saat aku melompat dari atas dahan yang agak pendek, tuan Alan menatapku dengan terpaku. Seakan tengah menonton akrobatik. Apa aku terlihat aneh?
Saat sampai di bawah aku menyerahkan sarang dan beberapa ekor burung pada Abian, “Bian, mama dapatkan anakan burung. “