KISAH GLORY : Panglima Perang
Brockley sengaja memilih empat ratus orang yang tampak biasa saja supaya orang Kekaisaran Omra mengira bahwa hanya segelintir orang yang mau ikut berperang bersama Brockley dan terdiri dari rakyat biasa yang tidak mahir berperang.
“Aku yang akan memimpin seribu pasukan tersebut!” Brockley mengenakan baju besi full semua badan. Seorang pemimpin pasukan perang sudah sewajarnya menggunakan katafrak. Lalu dia menggantungkan pedang bermata dua nya di pinggang, tanpa membawa tameng.
Herbert tidak setuju. “Panglima, biarkan salah satu komandan atau perwira mu saja yang memimpin seribu pasukan tersebut.”