Shirea
“Itu saja.”
Rasa kesal ku berlipat-lipat. Pertama, ikan tangkapan ku diaku-aku olehnya. Kedua, gadis sialan itu memasak tanpa menyisakan ikan mentah untukku. Dan ketiga, masakannya enak sekali sampai aku merasa iri. Sialan!
“Ah, satu lagi Sarah.” Sebuah kalimat terlintas di kepalaku begitu saja. “Hasil milik orang lain memang sangat menyenangkan.”
Hot Chapters