Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Gadis Di Ujung Cangkir

Gadis Di Ujung Cangkir

jelas si pesepeda sambil sesekali meringis menahan sakit di lututnya. “Wow, gambarmu bagus juga. Apakah itu untuk kekasihmu?” tanya pesepeda itu yang sekarang kita tahu dia bernama Lintang. “Oh, ini? Bukan, dia hanya seorang gadis yang saya ciptakan sendiri. Saya masih belajar membuat sketsa wajah.” tukasnya pria yang langsung merapikan alat-alat lukisnya dan ia masukkan ke dalam tasnya. Tetapi gadis tersebut menahannya dan segera meminta buku sketsa tersebut untuk dilihatnya. Timbul ketertarikan untuk melihat beberapa lembar dari buku tersebut. Mereka memulai obrolan tersebut tepat di gambar sebuah burung kenari yang terbang melintang diantara kedua ranting pohon.
102.5K viewsOngoingAdded to Library 86 Times as dongeng ciung wanara
Read
+Library
Arya Tumanggala 2

Arya Tumanggala 2

Wanita tua itu duduk di atas satu dingklik kayu, menghadap pawon yang sedang menyemburkan api berkobar-kobar. Pawon yang terbuat dari tanah liat itu berbentuk memanjang. Terdapat dua lubang di atasnya yang kala itu sama-sama ditumpangi dua kuali berukuran sedang. Asap memenuhi ruangan, membuat mata perih berair. "Ah, andika sudah bangun rupanya," ujar bibi Citrakara begitu melihat Tumanggala. "Mana Citra? Apa masih tidur?"
1015.8K viewsCompletedAdded to Library 505 Times as dongeng ciung wanara
Read
+Library
Fantazia

Fantazia

Tidak tega sebenarnya melihat Ibu kesusahan. Aku menghela nafas dengan berat, bergegas untuk mengantarkan kue pesanan. Ku kendarai motorku melintasi pusat kota. Layar besar di tengah kota memperlihatkan acara perilisan penemuan baru yaitu Energizer Food, dan aku melihat tuan Jasper di sana bersama para ilmuan bawahannya. Sialan bagaimana kejahatan mereka berhasil sedangkan aku disini sangat menderita berkat ulah mereka.
102.3K viewsOngoingAdded to Library 70 Times as dongeng ciung wanara
Read
+Library
Wedding Doll [INDONESIA]

Wedding Doll [INDONESIA]

''Baiklah, apa kau tidak ingin memberikan satu ciuman sebagai bentuk rasa terima kasih? Luna langsung menunduk, mengecup ringan bibir Allard. ''Terima kasih, Allard. Mungkin aku bisa mencintaimu setelah kita pacaran.'' NB: Halo semuanya, Wedding Doll sudah hadir versi cetak! Yang mau meluk bukunya bisa dipesan melalui igku: Mesir_Kuno8181 Dan juga ke no WA: 082280531689
9.967.7K viewsCompletedAdded to Library 2.0K Times as dongeng ciung wanara
Read
+Library
Kinara Setengah Manusia Setengah Burung

Kinara Setengah Manusia Setengah Burung

“Tunggu beberapa saat lagi! Flaseland akan menunjukkan keajaiban dalam hidupmu.” “Lantas, apa yang sebaiknya kita lakukan di sini?” Kinara sudah mulai bersungut-sungut saking bosannya. “Diam.” Kata-kata Rhara mengingatkan Kinara pada serial kartun nickelodeon yang dibintangi oleh hewan-hewan laut seperti Spongebob, Patrick Star, Mr. Crab, dan Squidwod Tentakel. Beberapa adegan sering menampilkan tayangan tunggu satu jam kemudian dan masih dalam kondisi yang sama bahkan ada yang lebih parah hingga dua bulan kemudian. Keadaan sekarang tidak jauh berbeda saat Spongebob, Patrick, dan Squidwod terjebak di tengah hutan. Sialnya Patrick dan Spongebob tidak bersedia mencari jalan keluar karena perca
109.4K viewsOngoingAdded to Library 339 Times as dongeng ciung wanara
Read
+Library
Kita dan Cerita

Kita dan Cerita

tanya Raynal. “Serius ini tanya kenapa tiba tiba kamu muncul sambil bawa payung kaya pemeran Goblin di Drama Korea” Raina teringat dengan adegan payung didalam sebuah drama yang pernah ia tonton. Lalu tiba tiba gadis itu menggelengkan kepalanya. “Kenapa geleng geleng?” tanya Raynal heran. “Kalau dipikir pikir lebih gagah dan tampan yang didrama daripada kamu Nal” jawab Raina.
18.9K viewsOngoingAdded to Library 377 Times as dongeng ciung wanara
Read
+Library
Dendam Wanita Simpanan

Dendam Wanita Simpanan

sambungnya lagi. Kalimat-kalimat manis itu … malah menjelma layaknya anak panah yang berulang menancap jantung. Bunga cantik yang disebut Kak Anoy, tak lain hanya sisa kelopak-kelopak layu yang terinjak lalu bercampur debu. Jangankan memiliki sari-sari madu, warna cantiknya pun telah tergerus. “Bagaimana kabar kamu sekarang, Nay? Bagaimana di sana? Apa kamu bahagia? Apa kamu baik-baik saja?”
104.5K viewsOngoingAdded to Library 120 Times as dongeng ciung wanara
Read
+Library
Maukah Kau Menemaniku Pergi Ke Dunia Dongeng?

Maukah Kau Menemaniku Pergi Ke Dunia Dongeng?

Ketiga gadis kecil itu mengangguk, wajah mereka berseri-seri bahagia sambil Lola mulai bermain-main dengan mengulurkan tangannya ke arah kawanan cahaya biru itu, yang dengan lincah menghindar lalu mendekat lagi, seperti permainan tag ajaib. Perlu dicatat, seharusnya mereka tidak memahami nama kunang-kunang aneh ini. Karena Tn. Apel mengucapkannya dalam bahasa Alaran: "In'kara Yn'avel Vio Tirus", yang secara harfiah berarti "Serangga Cahaya Ungu Tirus"—dan dalam budaya Tanah Kebahagiaan, "serangga cahaya" merujuk pada kunang-kunang.
554 viewsOngoingAdded to Library 12 Times as dongeng ciung wanara
Read
+Library
Sang Penunggu Pengantin

Sang Penunggu Pengantin

Apakah benar namanya Rara, nama yang sama kudengar seperti didalam mimpiku. Rara nama gadis yang disebutkan oleh suara seorang perempuan di dalam kamar orang tua Mas Bayu di mimpiku, bila benar berarti suara yang kudengar dari dalam kamar orangtua Mas Bayu di dalam mimpiku itu adalah suara Ibu Mas Bayu yang sudah meninggal, karena dia berkata, “Rara putri kita satu-satunya Pah! Kamu tega mengorbankan putri kita satu-satunya Pah.” Suara seorang perempuan dari kamar orang tua Mas Bayu di dalam mimpiku itu terngiang-ngiang di telingaku.
102.4K viewsOngoingAdded to Library 68 Times as dongeng ciung wanara
Read
+Library
Menggenggam Awan

Menggenggam Awan

Wuri masih diam. “Kemarin gue cium wangi parfum perempuan di baju Awan,” Wuri berkata pelan, “Awan juga sering nggak pulang beberapa hari. Alasannya ada operasi cito*.” Sambung Wuri lagi. Gian dan Umara terdiam, “kemarin, malam-malam, Awan izin keluar sebentar malam-malam, alasannya bayar hutang di tukang nasi goreng, tapi gue merasa Awan berbohong. Awan sebelumnya paling anti makan di pinggir jalan. Apalagi makan nasi goreng begitu.”
2.1K viewsOngoingAdded to Library 50 Times as dongeng ciung wanara
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status